Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 184


__ADS_3

"Karena kita tidak bisa menggunakan sementara hp kita, makanya Pak Arya dan pak Wiguna menyuruh saya untuk menyusul bapak ke rumah sakit," jelas asisten pribadinya pak Wiguna.


Mereka pun segera memeriksa hpnya dan ternyata benar apa yang dikatakannya kalau ternyata ada yang mensabotase dan menghecker hp Mereka.


"Ayok kita segera ke rumah utama," ajak Dimas.


"Tolong infokan kepada istri-istri kami kalau, kami pulang karena ada masalah di perusahaan yang harus kami tangani tapi cegah mereka untuk membuka hpnya," perintah Dimas.


Dimas, Mark, Adrian dan Emre sudah berada di dalam mobil. Adrian mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Mereka tidak ingin terlambat datang ke rumah utama.


"Gimana Dimas, apa kamu sudah bisa memperbaiki jaringan hp kita?" tanya Mark dengan harap cemas.


Dimas yang memangku laptopnya sudah berusaha untuk menemukan akar permasalahan yang membuat hp mereka gangguan. Wajah Dimas sangat serius tidak seperti biasanya.


"Mereka mengajak kita untuk bermain, baiklah aku akan layani mereka," sarkas Dimas.


Mobil mereka sudah memasuki area pekarangan rumah utama keluarga besar Wiguna Albert Kim Said. Tapi Dimas belum juga bisa menembus pertahanan sistem it musuh.


"Ternyata lawan kita kali ini bukanlah lawan yang mudah untuk kita kalahkan dan kita harus waspada karena mereka tidak bisa kita remehkan," jelas Dimas yang berjalan dan masih memainkan laptop ditangannya.


Wajah mereka tampak serius, Karena untuk pertama kalinya mereka melihat wajah Dimas yang sangat serius bahkan cukup tegang.


Mereka sudah duduk di dalam ruangan khusus yang mereka buat jika mereka ingin bertemu dan membahas rahasia dan masalah besar.

__ADS_1


"Gimana dengan perkembangannya uncle?" tanya Emre.


"Beberapa saham kita turun drastis dan sudah banyak investor yang ingin menarik investasi mereka dari perusahaan kita," imbuhnya Pak Wiguna.


"Kita tidak bisa mengetahui informasi itu karena mereka menganggu sistem jaringan IT kita bahkan hp kita dibuat tidak berguna oleh mereka," jelas Arya.


"Mark! Ayah ingin bertanya kepada kamu, apa benar kamu pernah melakukan hubungan intim dengan perempuan di luar sana?" tanya Pak Wiguna.


Mark yang ditanya kaget dengan Pertanyaan ayah Mertuanya. Sedangkan Mark tidak bisa berkata apa-apa karena shock setelah melihat dan membaca semua artikel tentangnya di Sosial media.


"Berita ini lah yang awalnya memicu saham kita turun,anjlok dan ditambah lagi dengan ini," ungkap Pak Wiguna lagi yang lagi-lagi mereka terkejut setelah membaca berita tentang kematian putra dari Dessy yang disebabkan oleh Ibu kandungannya Amanda yang secara tidak langsung berita tersebut mengarah ke Dimas.


Mereka yang ada di sana shock mendengar kabar tersebut. Tanpa mereka sadari bahwa semua rahasia yang Mark dan Dimas tutupi terkuak juga.


Kejadian perselingkuhan yang Mark lakukan adalah tidak ada unsur kesengajaan dari Mark hal itu terjadi karena Mark mabuk dan hal itu terjadi sekitar empat belas tahun lalu. Sedangkan kejadian meninggalnya putra Dessy sudah bertahun-tahun lamanya.


"Lawan kita kali bukanlah orang biasa mereka memegang kendali kartu as kita," pungkas Dimas.


"Usahakan istri kalian tidak ada yang memegang hpnya terutama Dessy," sahut Pak Wiguna.


Mark pun menjelaskan kepada mereka apa yang sebenarnya terjadi, dan membenarkan semua foto tersebut asli tapi alasan dibalik artikel tersebut yang mengatakan bahwa Mark sengaja itu tidak dibenarkan oleh Mark. Mark pun menjelaskan kalau Eliana tahu permasalahan ini.


Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan My Queen Heart loh...

__ADS_1



dilema diantara dua pilihan


cinta dan dendam


pelakor pilihan


hanya sekedar pengasuh


cinta ceo pesakitan


ketika kesetianku dipertanyakan


menggenggam asa


cinta kedua ceo


kau hanya milikku



Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...

__ADS_1


Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...


__ADS_2