Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 56. Bahagia


__ADS_3

Segitu banyaknya materi dan harta yang Kamu miliki, tapi bagaimana Kamu bisa membuat dan melihat senyuman yang tercipta dari orang-orang yang Kamu sayangi.


Kamu tidak akan menemukan kebahagiaan jika terus menuntut kesempurnaan. Syukuri apa yang kamu miliki, maka di sana akan kau temukan kebahagiaan.


Kebahagiaan tidak menghampiri mereka yang memiliki segalanya, namun kebahagiaan akan menghampiri mereka yang berterus bersyukur atas nikmatnya.


"Stop Baby, aku ganti baju dulu," ucapnya lalu bangkit dari baringnya dan segera berlari ke arah kamar ganti pakaiannya.


Andreas terduduk di atas ranjangnya dengan tetap tersenyum melihat tingkah istrinya saat berlari kecil. Andreas menciumi satu kelopak bunga mawar merah yang ada di dalam genggaman tangannya.


"Wangi sekali, merah menggoda."


Andreas lalu melempar ke atas bunga yang ada di dalam pegangannya.


Pricilla berjalan mengendap-endap dengan langkah kaki yang sangat pelan seakan-akan kakinya hanya berpijak di lantai sebagian saja.


Cilla menutup ke dua pasang mata suaminya. Tubuh polos Andreas memunggungi pintu sehingga tidak melihat kedatangan Cilla.


"Jangan balik dan buka matanya sebelum kau perintahkan untuk buka," ucapnya yang menutup matanya suaminya dengan tangannya yang halus dan lembut itu serta harum.


Andres menghirup keharuman dari telapak tangan istrinya. Dia tersenyum dengan apa yang dilakukan oleh istirnya itu.


"Kamu harum sekali Baby, aku tidak tahan lagi kalau gini," tuturnya yang sudah menginginkan sesuatu yang lebih dari sekedar mencium aroma saja.


Dengan masih menutup matanya Andreas, Cilla perlahan mengelilingi ranjangnya agar segera berhadapan dengan suaminya.


"Cilla hitung sampai tiga baru Abang buka," titah Cilla.


Andreas hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.


"Kau hitung mundur yah, tiga, dua, satu."

__ADS_1


Andreas langsung terperangah dan hampir saja meneteskan air liurnya melihat penampakan dari penampilan istrinya.


Pricilla memakai baju yang sangat kekurangan bahan yang sudah dipersiapkan oleh Aunty Delia khusus untuknya.


Gaun malam khusus pengantin baru yaitu lingerie berenda yang hanya menutupi bagian aset terpentingnya saja. Dengan warnanya yang merah menyala semakin menambah keseksiannya.


Tubuh mulus, putih bersihnya bersinar diterpa cahaya lampu malam itu. Ke dua matanya Andreas membola penuh melihat istrinya yang sungguh menggoda iman.


Andreas refleks berdiri di depan istrinya sehingga tatapan mereka saling beradu satu dengan yang lainnya.


Andreas kembali memainkan bibir seksi yang sedikit montok itu. Awalnya dengan jari jemarinya. Hingga mendekatkan perlahan bibirnya ke bibir sang istri. Perlahan tapi pasti mereka sudah saling ******* dalam posisi berdiri.


Tidak terasa tubuh mereka pun berbaring di atas ranjang, dengan bibir yang masih saling bertautan. Tangannya Andreas sudah menjalar ke mana-mana. Satu persatu pengait lingerie seksi itu sudah terbuka hingga tubuh seksi istrinya terekspos dengan jelas.


"Kamu sangat menggodaku baby," ucapnya dengan sangat pelan di telinga Cilla yang seakan-akan seperti hembusan nafasnya saja.


Tangannya sudah me re mas mount Merapi milik Cilla yang masih begitu kenyal dan padat itu. lenguhan kecil mampu keluar dari bibir seksinya Cilla. Yang semakin membuat Andreas terpacu dalam melodi kesyahduan cinta mereka.


Satu persatu puncak mount Merapi itu dihisap olehnya tanpa henti-hentinya. Seakan-akan Andreas sudah berminggu-minggu kehausan saja.


Andreas bermain di area itu hingga dirinya benar-benar merasa puas. Perlahan wajahnya dia arahkan ke bagian tengah inti tubuhnya Cilla. Senyuman menggoda penuh nafsu yang membara langsung terbit di wajah tampannya.


Lembah yang awalnya kekeringan sekarang sudah kebasahan setelah Andreas mengekspansi daerah itu dengan jari jemarinya.


"Hemmmph Baby a...ku a..ku sangat suka," racau Cilla.


Hal itu membuat Andreas semakin gencar saja bahkan tidak ingin berhenti. Hingga membuat tubuh langsing dengan bokong yang padat itu menggelinjang kegelian akan kenikmatan surga dunia.


Don't promise not to leave me, but promise to always survive under any circumstances.


No matter how busy you are, no matter how far you go, family is your home'. Money and popularity can't afford to be with family.

__ADS_1


But, you also have to be prepared for the afterlife. Marriage is a right to find opportunities to be happy with each other and fight as often as possible.


you don't marry someone you can live with. However, you.


Anda tidak menikahi seseorang yang bisa hidup dengan Anda. Tetapi, anda menikahi seseorang yang tidak bisa hidup tanpa Anda.


Bagiku yang terpenting bukanlah siapa yang ku nikahi, tapi bagaimana aku membangun pernikahan itu dengan keyakinan dan komitmen.


Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan


Cinta dan Dendam


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku


__ADS_1


Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


Mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo...


__ADS_2