
Tanpa sepengetahuan dari Key, kalau sedari semalam Zack nginap di unit Apartemennya Zoe. Sehingga Zack mendengar semua keluh kesah Key hingga curhatannya tentang isi hatinya.
"Maaf, Aku pun sama dengan apa yang kamu rasakan, tapi maafkan aku, aku tidak berdaya untuk memperjuangkan cinta kita ini, biarlah hubungan kita seperti ini, dan yakinlah cinta dan sayangku hanya untukmu seorang Keyna putri Mark hingga akhir nanti."
Tubuh Zack luruh ke atas lantai di balik pintu kamarnya. Zack selama ini sengaja melakukan hal itu untuk membuat Key menjauh darinya dan melupakan semua yang pernah terjadi di antara mereka. Zack Lee mengetahui jika Key sudah punya tunangan dan calon suaminya adalah keluarga dari Papinya.
"Cinta kita selamanya takkan bisa bersatu, walaupun kita berdua telah berjuang semaksimal mungkin, Aku tidak ingin membuat kamu jadi anak durhaka yang membangkang dan menolak keinginan kedua orang tuamu."
"Sabarlah kalau Kak Zack adalah jodohmu suatu saat nanti kalian akan bersatu, apa Kamu lupa dengan kisah percintaan Aunty Emilia dengan Uncle Adrian walaupun Kakek menentang hubungan mereka, tapi ujung-ujungnya mereka bersatu juga," terang Zoeya.
"Iya aku masih ingat, tapi kisah kami beda Zoe, Zack sama sekali tidak mencintaiku dan lebih memilih untuk mengoleksi cewek-cewek cantik gak jelas, sedangkan Uncle Adrian dengan kesetiaannya hingga bertahun-tahun lamanya dan akhirnya mereka mengikat cinta mereka dalam tali pernikahan," jawabnya lagi dengan sesekali menyeka air matanya.
"Tapi, apa Kamu yakin jika, Kakakku sama sekali tidak mencintai Kamu?" tanya Zoe sambil menyodorkan kotak tissue ke depannya Key.
__ADS_1
Key mengambil beberapa lembar tisu untuk menghapus air matanya serta membuang ingusnya.
"Kasihan juga kisah percintaan mereka, Key belum tahu kalau Kakak Zack terpaksa mengambil jalan pintas untuk berpura-pura menjadi seorang pria brengsek agar Key membencinya dan melupakan semua rasa yang ada, lagian Key juga sudah punya calon tunangan."
"Kamu harus bersabar dan banyak berdo'a agar cintanya kak Zack hanya untuk Kamu seorang, dan kalau Kamu jodoh dengan Kak Zack insya Allah kalian akan bersatu," ucap Zoe.
Key hanya menganggukkan kepalanya setuju dan akan mengikuti saran dari Zoe, lalu meraih tasnya dan memperbaiki dandanannya yang sudah berantakan.
Zoe tersenyum dan berharap jika kisah cintanya nanti lebih baik dari mereka dan bisa hidup bahagia bersama kekasihnya nanti hingga ke jenjang pernikahan.
"Maaf sampai lupa, itu makanan buat Kamu dari nenek, kalau gak salah isinya soto ayam, perkedel kentang sama ayam goreng taliwang kesukaanmu," jawab Key yang tersenyum karena sudah melupakan tujuan awalnya ke sana.
Zoe segera membawa makanan itu ke dalam dapurnya dan merasa bersyukur karena masakan tersebut termasuk makanan yang paling dia sukai.
__ADS_1
"Zoe aku pamit dulu yah, udah hampir mata kuliahku dimulai," ucap Key sambil cipika-cipiki dengan adik sepupunya itu.
Key pun pamit dan meninggalkan apartemen Zoe dengan perasaan yang sedikit plong dan lega. Zoe memang selama ini menjadi tempat curhat Key jika sedang ada masalah dengan Zack atau pun dengan yang lainnya.
"Assalamualaikum," ucap Key saat sudah berada di ujung pintu.
"Waalaikum salam," jawab salam Zoe.
Setelah kepergian Key dari sana, Zack langsung berjalan ke arah luar kamarnya dan tanpa sepatah kata pun langsung meninggalkan apartemennya Zoe dan berjalan perlahan meninggalkan apartemen tersebut. Zoe hanya menggelengkan kepalanya melihat kepergian saudara kembarnya.
Beberapa saat kemudian, Zoe kembali ke dapurnya untuk menikmati makanannya yang belum dia cicipi. padahal tadi sudah mengambil sendok untuk menikmatinya, tapi langkahnya terhenti karena Key yang minta pamit untuk pulang.
"Huuummm lezatnya," ucap Zoe saat sudah menuangkan ke dalam mangkoknya.
__ADS_1
Zoe pun menikmati makanannya dengan tenang tanpa ada suara sedikitpun.
"Lezatnya, seperti masakan Mama di rumah, jadi kangen dengan masakan mama Delia," tuturnya.