
Bagiku yang terpenting bukanlah siapa yang ku nikahi, tapi bagaimana aku membangun pernikahan itu dengan keyakinan dan komitmen.
Where do you want to hide?
I can smell your smell
Never run from me
Because we promised
Let the sun lie at noon
Pretending not to be hot
No need to torture yourself
Hide existing love
I don't need any language
To reveal I love you
I never rest
To love you according to my promise, promise
A thousand faces tease me
All I remember is your face
I promise never play
Once you're still you
"Bebs punyamu sangat manis, aku sangat suka." racau Andreas.
Andreas bermain di area itu hingga dirinya benar-benar merasa puas. Perlahan wajahnya dia arahkan ke bagian tengah inti tubuhnya Cilla. Senyuman menggoda penuh nafsu yang membara langsung terbit di wajah tampannya.
__ADS_1
Lembah yang awalnya kekeringan sekarang sudah kebasahan setelah Andreas mengekspansi daerah itu dengan jari jemarinya.
"Hemmmph Baby a...ku a..ku sangat suka," cicitnya Cilla.
Hal itu membuat Andreas semakin gencar saja bahkan tidak ingin berhenti. Hingga membuat tubuh langsing dengan bokong yang padat itu menggelinjang kegelian akan kenikmatan surga dunia.
Don't promise not to leave me, but promise to always survive under any circumstances.
Malam itu mereka lewati dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang yang tulus. Peluh keringat bercucuran membasahi seluruh tubuh dan wajahnya mereka.
Andreas masih memacu dirinya di atas tubuh seksi istrinya tercinta. Nafasnya ngos-ngosan saking kencang penetrasinya hingga seakan-akan tidak ingin mengakhiri apa yang dia lakukan.
Andreas bahkan semakin memperdalam dan mempercepat goyangannya hingga suara seksi dan lenguhan yang panjang meluncur dari ke dua bibirnya.
"Heeemmmph Baby, aaaahhh.". teriakannya Pricilla.
Semburan lava panas yang hangat itu berhasil membasahi hingga ke dalam dinding rahim terdalam istrinya.
Senyuman manis dipersembahkan oleh Cilla setelah mereka sama-sama berhasil mencapai nikmatnya Surga duniawi bersama. Inilah ibadah paling tertinggi dan terbaik di dalam suatu hubungan rumah tangga.
Andreas berharap dengan apa yang dilakukannya bisa membuahkan hasil, yaitu Pricilla segera hamil.
Pricilla hanya membalas perkataan dari suaminya dengan senyuman yang sangat manis. Walaupun kondisi tubuhnya hampir remuk redam diakibatkan oleh gempuran dari Andreas.
Nafas mereka memburu hingga tidak beraturan, mereka ngos-ngosan karena saling beradu dan berpacu melawan waktu. Cilla memeluk tubuh suaminya dengan sangat erat.
Perlahan-lahan mereka tertidur lelap dalam kedamaian dan keadaan hanya dibalut selimut tebal saja. Mereka tersenyum lega dalam tidurnya.
Mereka terbuai dalam mimpi indahnya masing-masing. Sedangkan di dalam Istana megah seseorng mengamuk, berteriak kencang dan menghancurkan segala sesuatu yang ada di hadapannya.
Dia adalah Tuan Leonardo, Papinya Pricilla. Beliau mengamuk dan melampiaskan amarahnya setelah mengetahui Istri tersayangnya tidak ada di dalam istananya.
"Kalian tidak becus!!! menjaga istriku saja kalian tidak bisa, percuma Aku bayar mahal kalian kalau hanya satu orang saja kalian nggak mampu," teriaknya dengan wajah yang memerah, buku-buku rahangnya mengeras, urat-urat nya menonjol saking marahnya.
Praaaaaaankkk..
Pas bunga dan guci antik itu pun tidak berada di tempatnya lagi. Semuanya sudah pecah berhamburan memenuhi ruangan megah itu.
__ADS_1
Kemarahannya sudah tidak terbendung lagi. Dia sudah mencari ke manapun keberadaan Istrinya yang paling dia sayangi dan tidak ada yang lain di hatinya.
"Luciana, kumohon kembalilah, jangan tinggalkan Aku, Aku sangat mencintaimu," ucapnya.
Air mata membasahi wajahnya. Dia berlutut di hadapan meja kerjanya. Ruangan itu menjadi saksi betapa hancur, sedihnya, terpuruknya dirinya setelah mengetahui jika Istrinya pun ikut kabur setelah putri tunggal mereka.
Dia tidak menyadari jika, harta tidak akan berarti jika anak dan istri tidak bahagia. Dia seakan-akan melupakan hakikat dari mencari nafkah selama ini ialah hanya untuk membahagiakan anak dan istri.
"Luciana!!!! I beg you to come home, I love you very much Luciana my wife."
Suaranya menggelegar bagaikan petir di siang bolong. Tuan Leonardo Armando sangat sedih, kecewa, marah semua bercampur aduk menjadi satu bagian di dalam dadanya.
Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta dan Dendam
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
__ADS_1
Mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo...