
"Tapi apa? jangan bicara setengah saja lanjutkan," sarkas Alan yang jengah dengan penuturan dari Pak Nawir.
"Pohon kelapa tersebut ada di pinggiran kota yang lumayan jauh dari sini Bosku," jelas Pak Nawir.
Alan langsung berdiri dan mengambil kunci mobilnya tetapi belum sampai ke pintu pak Nawir langsung berucap lagi.
"Tapi bos kalau untuk ke daerah tersebut tidak bisa dijangkau menggunakan roda empat tapi kita ke sana harus memakai sepeda motor," sanggah Pak Nawir yang menunduk karena takut jika bos-nya marah.
"Kalau begitu apalagi yang kalian tunggu? apa kalian ingin melihat Istriku bangun dan marah-marah lagi kepadaku?" Tutur Alan yang meninggalkan mereka dan berjalan ke arah parkiran khusus motor.
Setelah beberapa saat, Alan pun memutuskan untuk pergi mencari di mana ada pohon kelapa yang tumbuh di tengah pusat perkotaan. Mereka berangkat dengan rombongan Security dan beberapa anak buahnya.
Alan sudah lelah mengemudikan motornya tetapi belum sampai juga. Dengan susah payah dan melalui jauhnya perjalanan dan melewati lorong-lorong kecil yang sempit akhirnya rombongan mereka sampai juga.
Dan yang membuat Alan sampai melongo dan terheran karena mereka hanya menemui sebatang pohon kelapa saja dan tingginya lumayan kira-kira hampir 15 meter tingginya.
"Pak Nawir apa masih ada pohon kelapa lain yang ada di sini dan bagaimana caranya kita dapat buahnya?" tanya Alan.
Yang kembali tersenyum keheranan melihat tingginya pohon tersebut. Karena pohon kelapa yang biasanya Alan lihat tingginya masih standar dan tidak seperti ini.
"Maaf bos satu-satunya pohon kelapa yang ada di daerah sini yah cuma ini saja," jawab Pak Nawir.
"Tapi apa tidak ada lagi pohon kelapa yang lebih tinggi dari ini?" tanya Alan yang kembali tersenyum menertawai dirinya dengan permintaan ngidam Hyuna yang cukup aneh.
__ADS_1
Hyuna sudah bangun dari tidurnya dan Hyuna tidak ingin jika kelapa yang mereka pakai untuk topping Songkolok begadangnya memakai buah kelapa yang dijual di pasar atau supermarket.
"Pokoknya buah kelapanya harus berasal dari pohon dan yang memanjatnya pun harus kamu sayang suamiku tersayang," isi chat Hyuna yang baru dibaca Alan.
Dengan berat hati Alan pun mulai memanjat pohon kelapa tersebut tetapi dengan berbagai percobaan tapi hasilnya masih sama tetap tidak sampai. Tiba-tiba ada suara bapak-bapak yang berteriak ke arah mereka.
"Hoooee!!! berhenti dan turun dari pohon kelapaku!!" teriak Bapak tersebut sambil berjalan dengan membawa sebilah parang di dalam genggamannya.
Perawakan dari bapak tersebut sangat garang dan sangar dengan kumisnya yang panjang hitam lebat, tubuh yang masih nampak kekar dan berotot berjalan ke arah mereka. Alan langsung melompat dari atas pohon kelapa tersebut padahal sudah setengah jalan.
Pak Nawir langsung berjalan ke arah bapak tersebut. Pak Nawir langsung menjabat tangan sambil memeluk setengah badan bapak garang itu.
"Hai bro gimana kabarnya?" tanya Pak Nawir.
"Ini bro Bosku yang kasihan Istrinya sedang ngidam dan ingin makan masakan yang ada kelapa parutnya dan kasihan juga sama Bosku karena dia sendiri yang boleh mengambil buah kelapa tersebut langsung dari pohonnya," tutur Pak Nawir kepada sahabatnya.
Pak Kumis langsung membantu Alan untuk naik ke pohon kelapanya dengan membuat tumpuan kaki dan pegangan di pohon kelapa tersebut untuk mempermudah proses manjatnya. Satu jam kemudian dengan susah payahnya Alan pun berhasil mengambil beberapa buah kelapa tua maupun muda.
Pak kumis pun membantu Alan untuk mengupas kulit dari kelapa tersebut dan mengambil karung dari rumahnya sebagai wadah untuk menyimpan buah kelapanya agar mempermudah pak Nawir untuk menaikkan ke atas motornya.
silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan my queen heart loh...
__ADS_1
dilema diantara dua pilihan
cinta dan dendam
pelakor pilihan
hanya sekedar pengasuh
cinta ceo pesakitan
ketika kesetianku dipertanyakan
menggenggam asa
cinta kedua ceo
kau hanya milikku
makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah....
__ADS_1