
Malam pertama kedua pasangan pengantin baru itu terganggu karena keponakannya yang terus mengusik ketenangan keduanya. Arman sudah mengerang kesal saking jengkelnya tidak bisa melampiaskan apa yang seharusnya.
Bahkan senyuman di wajah mereka tidak pernah pudar. Sedangkan Ratna Antika Monata dan Karina Amelia Latif kepikiran tentang apa yang akan terjadi dengan malam pertamanya mereka.
Mereka khawatir tidak bisa mempersembahkan yang terbaik untuk para suami mereka di malam pertamanya. Bahkan Ratna sudah kursus khusus dengan Arimbi dan meminta agar Arimbi memberikan masukan dan berbagi pengalaman, secara Arimbi lebih senior tentunya dalam hal berumah tangga.
"Gara-gara bocah tengil itu saya jadi gagal belah duren dengan Istriku Karina," kesalnya Arman yang terpaksa harus tidur di kamar yang berbeda dengan istrinya itu.
Karina hanya tersenyum melihat ketidakberdayaan dari suaminya itu.
"Maaf yah Abang ini diluar kendali dan dugaan bocah-bocah ini tidur bersama kita," ujarnya Karina.
__ADS_1
Arman dan Karina awalnya tidak ingin pergi bulan madu tapi, karena tidak ingin terganggu ketenangan malam pertamanya,ia terpaksa menerima tawaran dari adiknya Arya Wiguna untuk honeymoon mereka ke Paris Perancis negara ter romantis di dunia versi author saja.
Hal serupa dan sama dialami oleh Firmansyah dan Ratna Antika Monata, gara-gara sang istri ketiduran sampai-sampai ngorok sehingga kegiatan yang wajib mereka lakukan terpaksa tertunda lagi.
Ratna pun dengan terpaksa dan berat hati menerima tawaran dari kakak iparnya yaitu Adelia. Ia tidak ingin membuat kecewa kedua kalinya. Ratna merasa sangat bersalah atas tertundanya malam pertama mereka.
"Pasti Abang Arman sudah melakukannya bersama istrinya malam kemarin sedangkan saya ya Allah malah ketiduran seperti kebo belang saja," umpatnya Ratna.
Ratna masih berusaha membujuk suaminya yang dianggapnya kesal dan kecewa terhadapnya mengenai masalah semalaman. Padahal Firmansyah santai saja dengan keadaan itu bahkan dia tidak akan memaksakan kehendaknya kepada istrinya itu.
Ratna mengalungkan tangannya ke lengannya Firman, "Sayang kalau sampai di Swiss apa yang ingin Mas lakukan?"tanyanya Ratna Antika Monata yang sekedar berbasa-basi saja.
__ADS_1
Firman yang sedang sibuk membaca beberapa majalah dan surat kabar segera mengalihkan perhatiannya ke arah istrinya yang menatapnya begitu memukau dan memuja," Saya akan melakukan banyak hal, yang paling utama adalah menerkam istriku sampai aku tidak sanggup berdiri lagi hanya bisa tiduran dan rebahan saja," ujarnya Firman terkekeh melihat reaksinya Ratna.
Ratna menutup mulutnya saking terkejutnya dia langsung bergidik ngeri sedap mendengar perkataan dari mulut suaminya itu yang sebenarnya hanya bercanda saja.
Sedang di pesawat lainnya yang tujuan ke Paris Perancis, Karina dan Arman begitu lengketnya satu sama lainnya. Mereka bagaikan amplop dan perangkonya saja yang tidak bisa lepas satu sama lainnya.
Kebahagiaan tidak diukur dari seberapa banyaknya harta yang dimiliki, setinggi apa jabatan yang dipangku, sehebat apa yang telah kita kerjakan tanpa ada yang namanya rasa syukur, ridho dengan pemberian pasangan, sabar, ikhlas tulus menjalani kehidupan serta kemampuan mengontrol diri serta emosi.
Kebahagiaan jelas akan datang dan menaungi kehidupan setiap insan individu manusia jika mampu menjalankan itu semua.
...--------TAMAT--------...
__ADS_1