Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 232


__ADS_3

Meja yang selalu daddy-nya pakai dulu jika melukis atau pun membaca. Di dalam buku diary itu terdapat banyak kenangan kisah cinta antara Daddy dan Mommy nya. Emir pun sudah tahu perjalanan kisah percintaan antara Mami dan daddy-nya.


"Silahkan Nak, carilah Mommy kamu dan bawa kembali Mami kamu kesini Nak dan berkumpul dengan keluarga besar kita, Nenek ingin meminta maaf di depan mami mu," ujarnya ibu Ella.


"Insya Allah… Nenek aku akan mewujudkan keinginan Nenek," timpalnya Emir..


Sedangkan di dalam tanah air Indonesia tercinta tepatnya di salah satu sudut kota Jakarta. Setelah beberapa hari Hana di rawat di rumah sakit, kondisi kesehatan dan mentalnya Hana berangsur membaik.


Dan hari ini Hana sudah bisa kembali pulang ke rumahnya. Walaupun Hana masih kadang berteriak dan menangis dengan tiba-tiba tapi menurut dokter jika, ia selalu dikelilingi oleh keluarga yang menyayanginya.

__ADS_1


Makanya kondisi Hana drastis berangsur akan lebih cepat sembuh. Karena itu lah rumah utama Wiguna menjadi alternatif pilihan mereka dan menurut mereka kalau pulang ke rumahnya sendiri akan mengingatkan Hana dengan Ricky.


Hyuna pun di bawah kembali ke rumah utama Wiguna Wijaya demi proses penyembuhan Hana. Seluruh anggota keluarga pun turut berbahagia dan senang karena Hana sudah sehat dan bisa berkumpul dengan mereka lagi.


Bahkan rumah Utama dihiasi dengan pernak-pernik untuk menyambut kedatangan Hana kembali lagi ke rumah. Ia sangat terharu dan senang karena merasa dirinya sangat ditunggu dan diharapkan kehadirannya kembali walaupun kenyataannya memang seperti itu.


Dokter pun berpesan jangan biarkan Hyuna diingatkan dengan kejadian meninggalnya Ricky biarkan Hana sendiri yang dengan sendirinya bertanya dan mengingat kejadian itu.


"Makasih banyak Mami hanya sangat terharu dengan semua yang kalian lakukan," balasnya Hana yang Menangis tersedu-sedu di dalam pelukan Mama mertuanya.

__ADS_1


"Kami sudah lama menunggu kehadiranmu di rumah ini, tanpa kehadiranmu rumah ini sangat sepi dan Aunty kangen dengan telur balado buatan tanganmu," ucap Bu Elisyah.


"Makasih banyak Aunty, saya tidak bisa membalas semua yang kalian lakukan untukku selama ini dan aku tidak tahu caranya membalas Budi baik kalian semua," imbuhnya Kim Hana cucunya Kim Hyuna adik sepupunya Arya Wiguna.


"Kamu balaslah semua curahan kasih sayang semua yang telah keluarga besar dan orang lain berikan kepada kamu dengan senyuman manis dan tulusmu Nak," timpalnya Richard ayah kandung Hana sambil mengulurkan dan merentangkan tangannya ke arah Hana.


Satu persatu anggota keluarga Wijaya memberikan ucapan selamat datang dan berbagai macam doa mereka panjatkan kepada Hana atas kesembuhannya.


"Mama bagaimana kalau kita mencari waktu untuk mengadakan buka bersama di rumah kita ini dan juga bagi-bagi sembako kasihan banyaknya masyarakat yang mengeluh akibat melonjaknya harga bahan sembako yang setiap hari naik, aku kasihan dengan mereka terutama minyak goreng," Usul Dinda saat mereka berada di depan meja makan sambil menikmati makan siang mer bersama.

__ADS_1


"Ide yang bagus tuh Dinda, hitung-hitungan itu sebagai wujud rasa syukur kita atas kesembuhan dari Hana," sahutnya Endah yang ikut menimpali.


"Kalau menurut Mama terserah dari kalian saja, atur saja gimana baiknya menurut kalian Nak, Mama akan ikut keputusan kalian semua,," tuturnya Bu Elsa yang sedang banyak pikiran karena seseorang dari masa lalunya ingin bertemu dengannya dan sudah empat hari beliau memikirkan hal tersebut.


__ADS_2