Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 251


__ADS_3

"Alhamdulillah makasih banyak ya Allah," ucap Karina yang bersyukur karena dagangannya habis dan dapat bonus dari pembeli.


Karina lalu membungkus kuenya ke dalam kantong kresek kemudian membagikan kue tersebut pada orang yang dikehendaki oleh pembeli tadi.


"Semoga besok ada lagi yang membeli seperti orang tadi amin ya rabbal alamin' batinnya Karina lalu mengemas seluruh perlengkapan jualannya lalu kembali ke rumahnya untuk segera bersiap ke Bar tempat kerjanya.


Sudah dua minggu Nyonya Elisha menjadi penghuni baru rumah nan megah dan mewah milik Hendry Ginting Adiyaksa Daud dan sebenarnya Bu Elisha Aida Smith Loil yang pemilik asli dari rumah itu semasa dirinya menjadi istrinya dulu.


Kehadiran Bu Elisha di Villa itu disambut hangat oleh semua maid, asisten rumah tangga, pelayan, pengawal serta jajaran security sangat bahagia dengan kehadiran mama Elisabeth di villa tersebut.


Karena sejak kedatangan Mama Elisabeth Pak Hendry sudah sedikit berubah sifat dan karakternya dan mereka sudah bebas untuk melaksanakan shalat dan ibadah puasa yang dulunya mereka akan dimarahi jika beribadah disaat mereka bekerja.


Mereka sangat berharap agar Bu Elisah bisa merubah karakter Tuan Muda Ahmad Arman yang selama ini sudah semakin hancur dan tidak terkendali. Hari itu, Karina sedang bekerja saking seriusnya.

__ADS_1


Karina sampai-sampai tidak menyadari jika ada seorang pria yang setengah mabuk mendekatinya dan ingin mencolek pinggangnya. Tapi sebelum tangannya menyentuh pinggang Karina orang itu sudah terbanting ke arah belakang dan mengenai ember yang berisi air bekas pel lantai.


"Aaahh apa itu!!" tanya Karina yang kaget setengah mati.


Karina terkejut dengan situasi tersebut yang sebelumnya tidak ada suara apa pun dan dia hanya sendiri di tempat itu, tiba-tiba ada suara benda jatuh yang menimbulkan suara gaduh.


Karina melongok tak percaya dengan apa yang dia lihat. Arman sudah memukul membabi buta orang yang sudah terkapar di bawahnya. Arman sama sekali tidak ingin memberikan kesempatan kepada orang tersebut untuk melawan.


"Sudah Pak, sudah kasihan sudah hancur mukanya jangan ditambah lagi," cegah Karina yang langsung memeluk tubuh Arman yang ingin menendang bagian perut pria tersebut.


Arman lansung berhenti untuk memukul pria tersebut. Karina meminta tolong kepada pihak keamanan bar untuk mengamankan pria yang berniat ingin melecehkannya.


Karina meminta ijin untuk pulang lebih awal karena kondisi Arman yang tidak baik. Karina pun mengantar Arman pulang ke Villa milik keluarganya berbekal dari alamat yang ada di dalam KTPnya. Arman sempat terkena pukulan pas diwajahnya.

__ADS_1


kondisi Arman yang Juga dalam keadaan mabuk pun akhirnya tumbang juga mau tidak mau Karina memutuskan untuk mengantar Arman pulang. Karina menyetir mobil Arman dengan sangat pelan dan hati-hati karena Karina tidak terlalu lincah dalam mengemudikan mobil.


Karina takut jika membuat mobil Arman yang mahal tergores sedikit pun. Karina takut jika dituntut untuk ganti rugi dan memperbaiki mobilnya Arman yang pastinya biaya ganti rugi dan perbaikannya bukan uang yang sedikit jumlahnya..Hujan pun turun semakin lebatnya, Karina tetap melajukan mobilnya Arman hingga perlahan tapi pasti sampai di garasi villa megah milik orang tua Arman.


Karina segera meminta tolong kepada Security untuk membantu Arman ke dalam rumah untungnya Security yang berjaga saat itu ada dua orang, sehingga memudahkan untuk memindahkan Arman ke dalam kamarnya. Tubuh Arman yang sempat kehujanan tadi sudah menggigil kedinginan dan tubuhnya sudah demam.


"Pak Karina minta tolong yah diantar Pak Arman sampai ke dalam kamarnya dan ini kunci sama dompet tuan Arman yang sempat tadi jatuh, karena sudah larut malam saya permisi pamit pulang dan maaf tidak sempat mengantar Tuan Arman ke dalam kamarnya," pamit Karina kemudian.


"Apa yang terjadi dengan Tuan Muda Mbak?" Tanya Pak Joko.


Pengumuman!!!!!


Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away..

__ADS_1


__ADS_2