Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 44. Amarah Andreas


__ADS_3

Andreas langsung memundurkan langkahnya dan berbalik arah untuk meninggalkan rumah yang nampak biasa saja dari luar, tapi di dalamnya bak istana itu.


Wajahnya merah padam menahan gejolak amarah dalam dirinya. Dia tidak menduga papinya melakukan hal itu padanya.


Andreas segera mengemudikan mobilnya kembali kearah jalan raya. Deru mesin mobilnya cukup besar sehingga mampu di dengar hingga ke dalam rumahnya.


"Apa itu Andreas putraku, kenapa dia pergi lagi? padahal tadi katanya sudah ada di jalan dan hampir sampai di rumah, apa dia mendengar semua perkataan Kami tentang perjodohannya? kalau seperti itu aku harus berbicara dengan Mas Adrian,aku tidak ingin melihat anakku terjadi sesuatu padanya."


Wajahnya memerah menahan amarahnya, Dia tidak menyangka jika Papinya merencanakan perjodohannya dengan gadis lain yang tidak dikenalnya sama sekali itu.


"Haaaaaaaaaa!!!!" teriaknya lalu memukul berulang kali setir mobilnya.


"Kenapa papi selalu memutuskan apa pun dalam hidupku tanpa harus bertanya pendapatku terlebih dahulu? sedari dulu Papi selalu seperti itu tidak pernah berubah, apa Aku ini bukan anak kandungnya?" teriaknya dengan air matanya yang sudah menetes.


Mobilnya melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi. Mobil melaju tanpa arah dan tujuan yang pasti hanya mengikuti hingga jalan itu buntu hingga tak berujung. Andreas tidak tahu harus pergi ke mana, kembali ke rumahnya itu mustahil dia lakukan, kembali ke rumah Neneknya sama saja.


"Kali ini Aku tidak akan memenuhi permintaan dari Papi apa pun yang terjadi, Aku harus memilih jalan hidupku sendiri tanpa ada campur tangan dari orang lain walaupun itu termasuk orang tuaku sendiri," Andreas kembali ke Apartemennya Cilla karena menurutnya hanya tempat itu yang paling aman untuknya.


Andreas tidak mengetahui jika bahaya sudah menunggu kedatangannya itu. Andreas memarkirkan mobilnya di Basmen Apartemen milik Pricilla. Andreas kembali tersenyum jika teringat dengan malam panasnya bersama kekasih pujaan hatinya itu. Ia masuk ke dalam lift dan segera menekan tombol nomor 23 karena Du sana letak unit Apartemennya Cilla.


Langkahnya yang lebar dengan senyuman manisnya selalu menghiasi wajahnya yang tampan itu tidak pernah pudar. Hingga langkahnya terhenti dan refleks senyumannya pudar seketika itu juga saat dia melihat pacarnya keluar dari Apartemennya bersama beberapa pengawalnya yang cukup garang dan menakutkan wajah mereka.

__ADS_1


"Pricilla," teriaknya lalu berlari Ingin mengejar wanita pujaannya itu.


Cilla yang mendengar namanya dipanggil dan sangat hafal suara itu segera berbalik dan ingin berlari ke arah Andreas, tapi tangannya dicekal dan ditarik oleh pengawal pribadinya yang diterjunkan oleh Daddy-nya setelah mendengar informasi jika dia bersama dengan seorang pria.


"Hentikan!! kalian mau bawa ke mana Cilla?" teriaknya yang berusaha untuk menolong Cilla dengan sekuat tenaganya.


Untungnya Andreas menguasai beberapa tehnik bela diri sehingga membuatnya mampu mengatasi dan melawan mereka yang hanya berjumlah empat orang saja. Andreas menghajar semua pria itu dengan sekuat tenaga. Andreas sama sekali tidak bermain sedikit pun seperti jika dia berlatih dengan sepupunya.


Tendangan, pukulan bebas hingga gerakan halus maupun kasar Andreas berikan kepada semua orang itu hingga membuatnya menang saat mereka bertarung.


"Andreas hati-hati," teriak Cilla yang melihat Andreas hampir saja dipukul.


Walaupun masih sakit dan perih terasa dibagian intinya, Cilla tetap berlari mengikuti langkah kakinya Andreas. Cilla juga tidak ingin pulang ke rumahnya dan menikah dengan pria lain yang dari Jepang itu. Mereka terus berlari hingga menuju parkiran mobil.


"Pricilla ayok segera masuk, sebelum mereka datang," teriak Andreas.


Cilla pun mengikuti perintah dari pacarnya itu tanpa banyak tanya atau pun bicara lagi. Mereka segera meninggalkan lokasi apartemen milik Cilla dan segera melajukan mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi.


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:


__ADS_1


Dilema Diantara Dua Pilihan


Diantara Dua Pilihan


Tidak Ada Jodoh Yang Tertukar


Pelakor Pilihan


Aku hanya sekedar baby sitter


Cinta Ceo Pesakitan


Tetanggaku Idola Suamiku


Ketika Kesetianku Dipertanyakan



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


I love you all Readers….

__ADS_1


__ADS_2