
"Kenalkan ini menantunya Aunty Emilia, Zoya apa sudah saling kenal kalau belum kenalan yuk," ujar Emilia.
Emilia memperkenalkan mereka satu sama lainnya. Zoeya dan Amanda saling bertatapan dan hanya tersenyum saja ke arah Cilla sedangkan Cilla menunduk malu jika kembali harus mengingat kejadian terakhir yang mereka lalui bersama.
Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka yang ada di dalam ruangan itu. Setelah beberapa tahun mereka terpisah dan tidak bisa berkumpul akhirnya pada kesempatan kali ini mereka memanfaatkan momen menyambut hari raya idul Adha.
Ada yang cipika-cipiki ada yang saling berpelukkan hingga mereka sama-sama menyalurkan rasa bahagianya dan rindu mereka.
"Kenalkan ini menantunya Aunty Emilia, Zoya apa sudah saling kenal kalau belum kenalan yuk," ujar Emilia.
Emilia memperkenalkan mereka satu sama lainnya. Zoeya dan Amanda saling bertatapan dan hanya tersenyum saja ke arah Cilla sedangkan Cilla menunduk malu jika kembali harus mengingat kejadian terakhir yang mereka lalui bersama.
"Sebaiknya berbincang-bincangnya kita lanjutkan di meja makan saja sambil menikmati makanan yang Kami sudah masak," ucap Delia.
Mereka berjalan ke arah dapur untuk makan siang bersama. Makanan yang sudah mereka masak sudah terhidang di meja makan. Hampir seluruh sisi meja makan terisi full dengan makanan.
Semua menu yang mereka masak hari ini adalah khas Indonesia. Delia kalau menerima tamu atau pun keluarganya sendiri yang datang berkunjung pasti akan menyajikan makanan khas Nusantara saja.
"Ma kok Mbak Eliana gak bareng sama Mama?" tanya Arya.
"Mbak Kamu besok baru datang, rencananya mereka datang ke Indonesia untuk mengurus dan membicarakan tentang pertunangan Keyna dengan Jefri," jawabnya.
Zack dan Keyna batuk bersamaan setelah mendengar perkataan Neneknya. Amanda cepat tanggap darurat mengambil masing-masing gelas yang berisi air putih untuk keduanya secara bergantian.
"Makasih," ucap Key setelah batuknya reda dan air putihnya juga sudah tandas.
Zack hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum sangat tipis dan terkesan jutek.
"Woow amazing, selamat yah Baby akhirnya Kamu juga akan nikah nyusul Amanda yang akan nikah setelah hari raya, Andreas juga sudah menikah berarti sisa kau yah," timpal Zoeya.
Zoya mengucapkan selamat kepada Keyna dan yang lainnya pun ikut berbahagia mendengar kabar tersebut. Bahkan mereka tidak ada yang peduli dengan batuk dari Zack dan Key.
__ADS_1
"Kalau aku tahu ternyata seperti ini bakalan jadinya, aku pasti tidak akan mudik ke Indonesia," umpatnya dengan geram.
Keyna hanya mengaduk-aduk makanan yang ada di atas piringnya tanpa ada niat sedikitpun untuk menyentuhnya.
"Kalau seperti ini mungkin aku harus mengikuti jejak langkah dan taktik yang dilakukan oleh Andreas agar hubungan dan cintaku diakui oleh mereka," Zack membatin.
Setelah mereka menyelesaikan makan siang mereka. Kebanyakan dari mereka masuk ke dalam kamar mereka masing-masing untuk beristirahat.
Sedangkan Zoe dan Amanda memilih untuk mengikuti reunian dari teman-temannya yang tahu jika mereka akan kembali ke tanah air. Zack setelah menyelesaikan makannya segera pergi dari rumahnya. Zack memakai mobil favoritnya yang selama ini selalu dia pakai.
"Kalau Key benar menikah dengan Jefri aku tidak tahu harus berbuat apa lagi, aku terlalu bodoh, pengecut karena tidak bisa berjuang untuk wanita yang aku cintai," Zack membatin dengan wajahnya yang nampak kesal.
Zack memukul setir mobilnya dengan cukup kuat. Zack kemudian berteriak kencang untuk membuang beban pikirannya yang selama ini menghantuinya itu.
Beberapa saat kemudian, hp Zack berdering dan ternyata panggilan itu adalah salah satu dari teman kampusnya yang asli orang Indonesia.
"Hello, ada apa Davis?" tanya Zack yang begitu tidak bersahabat cara bicaranya.
"Terus?" Tanya Zack yang sangat enggan berbicara saat ini dengan siapa saja dengan Terpaksa dia meladeni sahabatnya itu.
"Aku tunggu Kamu sekarang di Klub xx Jangan lama yah," ucapnya lagi.
"Bagaimana apa anak itu bersedia bergabung dengan kita?" tanya Edward Chen.
"Dia pasti gabung dengan Kita, cowok dingin dan super jutek itu akan bergabung dengan kita," jawabnya.
"Berarti kita puas minum hari ini," ucapnya dengan seringai liciknya.
Zack pun mengemudikan mobilnya ke arah Club malam tempat mereka janjian dengan beberapa teman kuliahnya yang ada di Indonesia. Key yang lagi di luar keliling Kota Jakarta ditelpon oleh Jefri calon tunangannya untuk bertemu.
Key dengan sangat tidak rela bertemu dengan Jefri andai saja Mommynya tidak menelponnya pasti dia akan menolak dengan berbagai alasan. Key melajukan mobilnya ke tempat yang dishare lock oleh Jefri. Dengan sangat pelan mobilnya sudah masuk ke area lokasi yang dimaksudkan oleh Jefri.
__ADS_1
......................
Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:
Dilema Diantara Dua Pilihan
Cinta dan Dendam
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Tetap dukung My Queen Heart dengan cara Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan dan Votenya serta komentarnya yah...
Maaf jika ada kesalahan dalam pengetikannya atau Typonya...
__ADS_1