Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 61. Kehadiran Calon Bayi


__ADS_3

Ibadah yang terpanjang dalam kehidupan adalah Pernikahan.


The longest worship in human life is marriage.


Mendapatkan hadiah berupa amanah seorang anak merupakan sumber kebahagiaan yang dinanti sepasang suami istri. Mendapatkan momongan menambah lengkapnya suatu keluarga. Kehadiran sang buah hati dipercaya menambah rezeki serta keberkahan bagi orang tuanya. Allah akan menambahkan rezeki orang yang berumah tangga.


Berita kehamilan Pricilla membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarga kecilnya. Andreas sangat bahagia dan sesekali kadang tidak percaya jika di usianya yang masih terbilang muda sudah akan menjadi seorang Ayah. Kabar kebahagiaan itu bertepatan dengan kepulangan Ibu Mertuanya ke London Inggris, setelah dua bulan lebih memilih untuk menetap di Indonesia.


Suasana haru menyelimuti kepergian Maminya Pricilla ke London. Cilla tak henti-hentinya menangis melihat Maminya sudah berjalan ke ruangan tempat tunggu keberangkatan pesawat. Ia berlari ke arah Maminya, kemudian langsung memeluk tubuh ibu Lusiana Armando.


"Mami, Cilla bakal kangen banget sama Mami," ucapnya disertai dengan tangisannya.


Nyonya Lusiana pun segera membalikkan tubuhnya menghadap ke arah putri tunggalnya sekaligus anak semata wayangnya itu.


"Mami, please jangan tinggalin Cilla," rengeknya seperti anak kecil saja.


Nyonya Lusiana pun menghapus air mata putrinya dengan penuh kasih sayang dan kelembutan.


"Hey, look at Mami dear, Mami please don't be like this, remember you are already Andreas' wife and will soon have a baby,"


"Mommy, Pricilla can't be away from Mami,"


"Mami begs you, don't act like a child, Mami knows very well how you feel, dear, Mami is just as lonely without you, but it will happen sooner or later,"


"Hey, lihat Mami sayang, Mami mohon jangan seperti ini, ingat Kamu itu sudah jadi istrinya Andreas dan tidak lama lagi akan memiliki seorang bayi,"


"Mami, Pricilla tidak bisa berada jauh dari Mami,"


"Mami pinta sama Kamu, jangan bersikap seperti anak kecil, Mami sangat tahu apa yang Kamu rasakan Sayang, Mami pun sama sangat kesepian tanpa Kamu,tapi itu pasti akan terjadi cepat atau lambat,"


Andreas yang melihat istrinya berlarian tidak mencegahnya,hanya sedikit khawatir mengingat Cilla sedang berbadan dua. Andreas pun mengikuti langkah istrinya dan menuntun Cilla agar lebih berhati-hati berjalan.


"Andreas, Mami mohon jaga Putri Mami dengan baik, dan tegurlah dia jika melakukan kesalahan, selalu lah kalian saling mengingatkan jika diantara kalian ada yang melenceng sedikit saja," tutur Ibu Lusiana sebelum pergi dan berlalu dari hadapan mereka.

__ADS_1


"Pricilla pasti akan sangat merindukan Mami, Cilla sangat sayang Mami," ucapnya sebelum melepaskan pelukannya.


Kebahagiaan sekaligus kesedihan yang mereka rasakan dalam waktu yang bersamaan. Bahagia karena Cilla akan segera memiliki Bayi dan sedih karena Maminya akan kembali ke Inggris negara tempat asalnya selama ini.


Delia dan Arya tidak bisa mengantar Nyonya Lusiana ke Airport, karena ada urusan penting yang tidak bisa mereka tunda.


"Sayang, lihat aku, apa Kamu lupa kalau Abang akan selalu berada di sisi Kamu, dan tidak akan pernah meninggalkanmu apa pun yang terjadi," ucap Andreas di dalam pelukan Istrinya.


"Janji yah, apa pun yang terjadi, Abang tidak akan pergi jauh dari sisinya Cilla," harap Cilla dengan wajah sendu dan air matanya yang masih sesekali menetes membasahi wajahnya yang sedikit sudah mulai ada cubbynya.


"Abang akan janji apa yang terjadi, Kamu akan selalu berada di samping Abang hingga akhir waktuku," jelas Andreas lalu mencium keningnya Cilla dengan penuh kasih sayang.


"Makasih banyak sayang."


"I love you Andreas more than my own life."


"I also really love and love Margaret Agata Pricilla."


Mereka berpelukan saling menyalurkan rasa bahagianya yang ada di dalam dada mereka melalui pelukan.


Senyuman selalu terpancar dari wajah mereka hingga ke tempat Parkiran. Andreas berjalan ke arah pintu kursi penumpang untuk membukakan pintu mobil untuk Cilla.


"Silahkan tuan Putri," ucap Andreas yang bergaya seperti seorang Pengawal yang membukakan pintu mobil untuk Princess dengan senyuman khasnya.


Cilla yang diperlakukan seperti itu sangat bahagia dan terenyuh hatinya, sehingga air mata bahagianya kembali matanya berkaca-kaca saking bahagianya.


Selama ini dia yang selalu mengejar-ngejar Alexander Agung dan sedikit pun tidak pernah diperlakukan semanis se sweet seperti yang terjadi sekarang ini.


"Makasih banyak Suamiku," ucapnya lalu masuk ke dalam mobilnya.


"Sama-sama Bhebs," balas Andreas.


Andreas ingin membuka pintu mobilnya, tapi terhenti ketika mendengar suara seseorang yang sangat dia kenali.

__ADS_1


Andreas terbengong di tempatnya. Arah pandangannya tertuju pada kedatangan sosok orang yang berjalan ke arahnya.


Andreas tidak menyangka jika orang tersebut mengetahui keberadaannya. Andreas pun buru-buru masuk ke dalam mobilnya, tapi segera dicegah oleh Orang itu.


"Hey, Andreas kok buru-buru amat sih, apa Kamu tidak merindukan aku," ucapnya dengan penuh manja sambil mengaitkan tangannya ke lengan Andreas.


"Ada yang akan membersihkannya, kamu gak perlu risaukan masalah pecahan gelasnya," jawabnya.


Mereka berjalan ke arah dapur, setelah minum beberapa tegukan air putih, Andreas lalu menggendong tubuh istrinya ke atas kamarnya. Mereka akan melanjutkan babak kedua sebelum Subuh.


Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan


Cinta dan Dendam


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku


__ADS_1


Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


Mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo...


__ADS_2