Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 79


__ADS_3

"Dia pasti gabung dengan Kita, cowok dingin dan super jutek itu akan bergabung dengan kita," jawabnya.


"Berarti kita puas minum hari ini," ucapnya dengan seringai liciknya.


Zack pun mengemudikan mobilnya ke arah Club malam tempat mereka janjian dengan beberapa teman kuliahnya yang ada di Indonesia. Key yang lagi di luar keliling Kota Jakarta ditelpon oleh Jefri calon tunangannya untuk bertemu.


Key dengan sangat tidak rela bertemu dengan Jefri andai saja Mommynya tidak menelponnya pasti dia akan menolak dengan berbagai alasan. Key melajukan mobilnya ke tempat yang dishare lock oleh Jefri. Dengan sangat pelan mobilnya sudah masuk ke area lokasi yang dimaksudkan oleh Jefri.


Key heran dengan apa yang dilihatnya di depan matanya, dia mengira jika dia diajak oleh tunangannya untuk bertemu di Salah satu Mall atau restoran elit.


"Ini kan Club buka 24 jam, kok dia ngajakin aku ke tempat seperti ini," gumamnya.


Dengan berat hati dan ogahan Key melangkahkan kakinya menuju Pintu Club itu.


"Ya Allah apa calon suamiku kelak adalah orang yang sering kali keluar masuk tempat seperti ini," Key bergidik ngeri membayangkan punya suami yang seperti itu.


Zack sedari tadi sudah menikmati acara bersama dengan para sahabatnya. Baru kali ini Zack ikut minum bersama dengan teman-temannya. Biasanya Zack hanya minum jus berbeda dengan temannya yang minum minuman yang beralkohol.


Zack sambil meneguk sesekali minuman yang ada di dalam gelasnya tapi, arah pandangan matanya tertuju pada seorang pria muda dengan seorang wanita penghibur yang sangat berpakaian seksi. Pria itu sesekali memegang bokong serta mount Bromo milik wanita itu.


"Hey Kamu perhatiin siapa sih?" tanya Edward yang heran melihat tingkahnya Zack yang menurutnya aneh.


"Aku lihat pria itu," tunjuknya kearah pria itu.


"Apa Kamu tertarik dengan wanita seperti itu, kalau mau, aku akan panggilkan yang lebih cantik dari mereka," jelas temannya.


Zack hanya tersenyum licik lalu berkata," Amit-amit gw kenal wanita seperti itu, dikasih gratis pun ogah aku, dalam keadaan mabuk pun Aku tidak ada minat untuk menyentuhnya," bentaknya.


Zack meludah kecil ke sampingnya. Semua teman-temannya yang mendengar perkataan dari Zack tersenyum dan tertawa.

__ADS_1


Mereka sangat tahu siapa dan bagaimana Zack dalam kesehariannya. Sudah ada sekitar tiga gelas yang mampu dihabiskan oleh Zack. David memberikan kode kepada Edward.


"Tumben dia minum sudah tiga gelas lagi, sepertinya ada yang tidak beres denganya," bisik Edwar.


Davis hanya menganggukkan kepalanya dan ikut bingung dengan apa yang terjadi pada sahabatnya itu. Key berjalan perlahan masuk ke dalam ruangan Club malam itu. Awalnya dia sangat ragu dan maju mundur langkah kakinya menuju ke dalam Club itu.


Dia ingin kabur dari tempat kotor itu tapi, dia takut jika Jefri menelpon dan memberitahu bahwa mereka gagal bertemu gara-gara masalah sepele saja. Key memberanikan dirinya walaupun agak ilfeel, risih melihat apa yang dilakukan oleh pengunjung Club. Jefri yang melihat kedatangan Key segera berbisik di telinga teman kencannya itu untuk segera pergi dan jangan ikuti dia lagi.


Wanita itu sendiri langsung pergi dari sana dengan secepatnya. Jika dia masih Ingin menikmati uang maka dia harus segera sembunyi dan meninggalkan Jefri. Kebetulan Club yang didatangi oleh Jefri dengan Key, Zack juga berada di dalam sana.


Keyna yang berjalan memunggungi Zack sehingga tidak mengetahui jika gadis yang mendekat ke arah Jefri si tukang celap celup sana sini kayak teh sari-sari. Zack penasaran dengan sosok cewek itu.


"Punggungnya milik seperti seseorang yang sangat aku kenali tapi, tidak mungkin itu dia, aku yakin bukan ia orang itu," ujarnya sembari berusaha menajamkan penglihatannya dengan baik.


Jefri yang melihat Key sudah berdiri di hadapannya langsung menarik tubuh Key dengan melingkarkan kedua tangannya ke pinggang rampingnya. Key yang diperlakukan secara tiba-tiba seperti itu terkejut dan langsung menampar wajah Jefri dengan sangat kuat.


Sikap yang ditunjukkan oleh Key membuat kalap dan naik pitam si Jefri. Dia langsung memeluk tubuh Key dan sangat erat. Key yang mendapat serangan balasan segera berusaha untuk meloloskan dirinya dari pelukan Jefri yang cukup kuat itu.


Jefri yang sudah setengah sadar itu tidak mengindahkan peringatan dari Key. Bahkan segera memajukan wajahnya untuk menciumi bibir seksi merah merona milik Key.


Key dengan segala tenaga dan kemampuan yang terpendam dia miliki langsung menendang benda pusaka miliknya yang paling berharga itu. Jefri langsung mundur beberapa langkah ke belakang setelah mendapatkan tendangan bebas yang cukup keras.


Jefri memegang bagian sensitifnya yang sudah ngilu dan nyut-nyutan menahan sakitnya. Key bahkan memutar tangannya Jefri dengan sangat kuat.


Apa yang mereka lakukan menjadi tontonan gratis dari beberapa pengunjung Club. Tidak terkecuali dengan Zack berserta temannya.


Zack tersenyum setelah melihat dengan jelas siapa gadis yang berani itu. Zack berjalan ke arah Key berada. Jefri sudah tersungkur ke atas lantai yang cukup dingin itu. Key lalu jongkok di hadapan Jefri lalu memegang dagunya Jefri.


"Ingat jangan samakan aku dengan perempuan lainnya yang mudah kamu sentuh sesukamu, dan sekali lagi kamu macam-macam Aku tidak akan segan-segan akan mematahkan tanganmu ini," bentaknya dengan ketegasan yang tak terbantahkan.

__ADS_1


Key berdiri dari hadapan Jefri yang meringis kesakitan. Zack lalu menarik tangan Key lalu berlari ke arah pintu. Key menatap dengan baik wajah dari pria yang menarik tangan kirinya.


...****************...


Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan


Cinta dan Dendam


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...

__ADS_1


Tetap dukung My Queen Heart dengan cara Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan dan Votenya serta komentarnya yah...


Maaf jika ada kesalahan dalam pengetikannya atau Typonya...


__ADS_2