Queen My Heart

Queen My Heart
Bab. 144


__ADS_3

"Sayang, kamu di rumah saja, kamu kan sedang hamil butuh istirahat yang cukup juga, kasihan dede bayinya nanti," tutur Zack yang melarang istrinya ikut ke RS.


"Tidak mau, aku harus lihat ponakanku itu dengan ibunya saat mereka lahir ke dunia ini," ujarnya Keyna yang ngotot ingin ikut dan tidak mau mendengar larangan suaminya yang terlalu posesif dan over protektif itu.


Zack yang sudah memutar otaknya untuk menyakinkan agar Key tidak ikut, akhirnya pasrah juga dengan keadaan. Dia tidak ingin melihat wajah sedih yang diperlihatkan oleh Key di depannya.


"Baiklah kalau gitu, kita akan ke rumah sakit juga," ucapnya dengan pasrah.


"Abang tidak kenal Key sepertinya yang tidak akan menyerah sedikit pun jika menginginkan sesuatu." Key tersenyum licik ke arah suaminya.


Hanya minus Zidan saja yang tidak hadir di rumah sakit. Semua anggota keluarga besar Wiguna Albert Kim Said memenuhi rumah sakit bagian ruangan persalinan.


Pihak Dokter dan perawat hanya geleng-geleng kepala melihat mereka yang sangat ramai. Untungnya saja rumah sakit itu milik Arya Wiguna sehingga satu pun dari mereka tidak ada yang berani untuk berkomentar apa pun.


"Adrian kamu bersiaplah untuk dipanggil Kakek," terang Arya yang tersenyum.


"Alhamdulillah, aku ternyata yang pertama di keluarga kita yang akan menjadi seorang kakek,"sahutnya dengan senyuman yang bangga.


"Andreas apa kamu sudah persiapkan nama yang bagus dan Cantik untuk mereka nak?" Tanyanya Nenek Masitha.


"Alhamdulillah sudah Nek, dan semoga anak-anakku lahir dengan selamat," ujarnya.


"Amin ya rabbal alamin,"balas mereka bersamaan.


Di tempat lain Zidane tengah berjuang melawan serangan dari anak buahnya Listi. Zidane tidak menyangka jika, semua perkataan yang dikatakan oleh Listi hanya tipu muslihat dan kebohongan besar.

__ADS_1


Ternyata Listi adalah istri sirinya dari pamannya sendiri yang selama ini menjadi buronan kepolisian karena menipu dan menggelapkan uang perusahaan papanya.


"Uncle Emre, tolong segera datang ke jalan xx, tapi bawa banyak anggota uncle ke sini, aku sudah menemukan tempat persembunyian dari Paman Adiguna," terangnya di balik telepon yang sesekali menembaki beberapa anak buahnya Adiguna.


Emre segera membisikkan kata-kata ke telinganya Dimas serta Arya. Mereka segera bertindak diam-diam tanpa ada yang mengetahui jika mereka akan pergi.


"Elang kamu harus ikuti Papa, tapi jangan sampai para emak-emak dan perempuan di keluarga kita mengetahui hal ini, Papa tidak ingin mereka curiga," tutur nya Arya saat mereka hanya berdua saja.


Elang hanya menganggukkan kepalanya lalu segera menghubungi nomor hp asisten pribadinya sekaligus anak buah kepercayaannya yang terbaik itu. Elang tidak melibatkan organisasi black Eagle.


Karena menurutnya mereka hanya musuh yang bisa mereka tangani dengan anggota keluarga yang sudah ada. Hanya Adrian, Andreas, Alan serta Aditya. Mereka tetap tinggal untuk berjaga-jaga untuk menghindari sesuatu yang kemungkinannya akan terjadi.


Rombongan mereka segera bergerak cepat ke arah lokasi yang sudah dikirimkan oleh Zidane. Sesampainya disana mereka dibuat terkejut karena kondisi Zidane cukup mengkhawatirkan karena terkena tembakan di bagian kakinya.


"Zidane, putraku!!" Teriak Arya saat melihat ke arah putranya yang sudah terduduk di atas aspal yang diobati oleh anak buahnya.


Elang segera memberikan kode kepada anak buahnya untuk maju. Bagi Elang ini hal kecil, bahkan pertempuran yang lebih besar dan sulit dia sudah sering hadapi.


"Bawa hidup-hidup perempuan ular betina itu dan Adiguna, jangan biarkan mereka mati dengan mudah," pintanya Arya dengan penuh amarah.


Baku tembak pun terjadi, mereka sama-sama mengeluarkan dan memperlihatkan segala kemampuan yang mereka miliki.


****************


 

__ADS_1


Silahkan mampir juga ke novel aku yg lainnya ceritanya tidak kalah seru dengan My Queen Heart loh...



dilema diantara dua pilihan


cinta dan dendam


pelakor pilihan


hanya sekedar pengasuh


cinta ceo pesakitan


ketika kesetianku dipertanyakan


menggenggam asa


cinta kedua ceo


kau hanya milikku



Makasih banyak bagi kakak readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...

__ADS_1


Tetap dukung my queen heart dengan cara like setiap babnya, rate bintang 5, favoritkan dan votenya serta komentarnya yah...


Maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikannya atau typonya...


__ADS_2