Si Dingin Dan Si Barbar

Si Dingin Dan Si Barbar
Bab 13 - Menonton


__ADS_3

Trap... Trap... Trap...


" Evan!!! " teriak seorang Pria memanggil Evan, Evan mendengarnya tapi Evan tetap melangkah bersama Eric.


"Panci!!! " teriaknya lagi kian nyaring dan semakin memekakkan telinga, Eric langsung terlihat menahan tawanya sementara Evan yang dipanggil Panci jelas langsung mendengus kesal sembari menghentikan langkahnya dan menatap jengah pada seseorang tersebut.


Trap... Trap... Trap...



" Lo pasti sengaja nggak jawab panggilan Gue! " umpat seseorang itu pada Evan, Eric nampak terkikik.


" Ya Lo juga manggil Gue seenak Lo aja. " ketus Evan kesal.


" Lo udah Gue panggil Lo baek - baek, Bangsat! Tapi Lo terus nylonong aja. Gue apal kali gimana otak Lo muter. " sanggahnya ketus tak mau kalah, Evan pun mencebikkan bibirnya, sedetik kemudian ketiga orang tersebut pun terkikik bersama dan saling berpelukan singkat dengan seseorang tersebut.


" Lo sama siapa, Ben? " tanya Eric.


" Sendirian, Kak... Gue ketinggalan sendiri di rumah. " jawabnya sembari tersenyum.


" Btw, pada mau kemana? " tanya Ben kemudian.


" Gue mau nyamperin Kak Axelle, pengen ketemu Accelio. " jawab Evan.


" Ya udah ayo... " jawab Ben, ketiganya pun melangkah bersama.


Trap... Trap... Trap...


Ben, Eric, dan Evan pun akhirnya beranjak menuju pit pemain karena mereka akan menghampiri Accelio, Putra pertama Axelle dan Jennie yang tak lain adalah para sahabat Eric dan Evan. Ben pun juga... Ben adalah salah satu dari keempat sahabat kental Evan. Satu gank lawas Evan terdiri dari : Ben, Dante, Evan, Galang, dan Teo meski masih banyak lagi teman - teman yang lainnya yang terbilang dekat dengan mereka.


Accellio Alexi Zeroun Wijaya namanya... Putra pertama Axelle Xaquille Zeroun Wijaya dan Jennifer Anindita Cherish. Lio panggilan akrabnya, mempunya seorang Adik Laki - Laki dan Perempuan dengan jarak kelahiran yang tak begitu jauh dengan Lio. Sedangkan Bennsley Haris alias Ben adalah Suami dari Adik Perempuan Axelle, yang dulu juga adalah sapah satu daftar mantan pacar Evan, yaitu Chiquita Aurishtela Queensha Wijaya yang lebih akrab disapa dengan nama Irish. Ben dan Irish dikaruniai dua Putra dan dua Putri.


" Gimana Lio, deg - degan? " tanya Ben pada Lio yang sedang bersiap, Evan dan Eric nampak menyapa Axelle yang selalu mendampingi Putranya.


" Lumayan, Pi... " jawabnya sambil tersenyum.

__ADS_1


" Good luck, Boy. Jangan lupa do'a. " ucap Ben sembari mengusap kasar sambut Lio, Lio tersenyum dan mengangguk, Ben pun kembali menghampiri Evan dan Eric yang sedang berbincang dengan Axelle.


Trap... Trap... Trap...


" Ngobrolin apaan sih? Kayanya seru amat. " tanya Ben pada mereka.


" Ini nih, Evan cerita kalau dulu kecil Steve sempet pengen sekolah balap. " jawab Axelle.


" Ya sekolahin dong... " jawab Ben santai.


" Dia aja sekarang udah sibuk bantuin Kak Eric di kantor, udah lupa juga kali dianya. " jawab Evan sambil terkikik, mereka pun juga.


" Ya udah, kita naik dulu... Mau nonton di atas aja. " pamit Evan.


" Gabung disini boleh kok, Uncle... " sela Lio yang datang mendekat pada Evan.


" Kita lihat dari atas saja, Lio... Nanti setelah kamu selesai kita kesini lagi. Mau ajak Steve sama Nala juga. " jawab Evan karena ia juga tau jikalau tempat khusus untuk Peserta ini bukanlah tempat yang untuk umum.


" Steve sama Nala disini, Uncle? " tanya Lio, Evan pun menganggukkan kepalanya kemudian Accelio.


" Oke, Uncle. "jawab Accelio, Evan dan Eric pun beranjak bersama Ben.


Trap... Trap... Trap...



" Mana? " tanya Nala.


" Itu sama Bokap Lo. " jawab Zeevanea yang tetap menatap ke arah Eric, Evan, dan Ben.


" Dasar Aki - Aki ngapain juga main ke tempat beginian. " gerutu Nala, Steve langsung menggelengkan kepalanya.


" Ya ampun, Zee... Bokap Lo ganteng banget sumpah. Kelihatan masih muda banget. " celetuk salah satu teman Perempuan Zeevanea bernama Aluna.


" Astaga ini anak! Ya iya lah Daddy Gue masih muda orang nikahnya juga pas baru masuk kuliah. " ketus Zeevanea tapi ia juga tetap menjawab, mereka lainnya langsung terkikik.

__ADS_1



" Eh sumpah, coba kalau Zeevanea jalan sama Daddynya pasti dikira Sugarnya tuh. " seloroh salah seorang temannya lagi bernama Valerie.


" Muke Lo muke nakal emang, Dek. " timpal Anya sambil terkikik, Zeevanea langsung mencebik.


" Ada lagi nggak yang muda yang gantengnya kaya Bokap Lo gitu? " lanjut Aluna bertanya dengan begitu santai dan polosnya.


" Kakak Steve tuh... " jawab Zeevanea asal.


" Hahaha... " mereka semua langsung terbahak sementara Stevano hanya diam saja berkutat dengan ponselnya.


" Adek Gue, Ray... Ray yang lebih mirip Daddy. " lanjut Zeevanea lagi cengengesan.


" Brondong, dong... " jawab Aluna, mereka semua kembali tertawa tapi memang benar adanya jika Ray lah yang terbilang sangat mirip dengan wajah dan perangai Evan.


" Hahahaha... " tawa mereka semua menggema.


" Nanti selesai ini ditunggu Daddy di depan. " ucap Steve pada Zeevanea.


" Gue mau jalan sama mereka, Kak... " rengeknya, Stevano hanya menggedigkan bahunya.


" Mau ngapain emangnya? " sela Nala, kembali lagi Stevano menggedig.


" Gampang deh perkara jalan, nanti kita anterin Lo dulu. " celetuk Aluna yang sedari tadi membicarakan Evan.


" Jangan macem - macem sama Bokap Gue, Lo! " hardik Zeevanea, Aluna pun langsung meringis tanpa dosa.


" Daddy Gue cinta mati sama Mommy Gue. Jadi Daddy Gue nggak mungkin doyan sama Lo. " ketusnya, Aluna masih saja nyengir.


Tak lama berselang acara ini pun resmi dibuka. Touring Car Racing gelaran balap mobil ini pun diberlangsungkan. Disela menonton acara ini, Zeevanea pun menyelinginya dengan obrolan - obrolan santai dan kadang tak masuk akal untuk diperbincangkan bersama Anya dan gerombolan mereka. Nala dan Stevano dan beberapa Pemuda teman mereka nampak serius memperhatikan. Sementara Evan dan Eric bersama gerombolan tetua pun juga nampak serius memperhatikan acara balap mobil ini.



Sedikit tentang Toiring Car Racing atau Balap Mobil Turing adalah kompetisi balap mobil dengan mobil jalan raya yang telah dimodifikasi. Balapan ini populer di Argentina, Australia, Brasil, Inggris, Jerman, Swedia dan Norwegia. Meski tidak secepat mobil Formula Satu, kesamaan mobil keduanya satu sama lain dan untuk membuat kendaraan sendiri membuat balap yang menghibur dan didukung dengan baik.

__ADS_1


Jenis mobil yang dipakai dalam ajang Touring Car Racing ini bisa dibilang kendaraan yang secara umum sehari - hari dilihat di jalan raya pada umumnya. Perlombaan mobil ini diikuti oleh mobil sedan atau hatchback di sirkuit resmi. Secara umumnya, karakter perlombaan ini menggunakan mobil yang diproduksi massal. Contohnya BMW 320i, Honda Civic, Audi A4, Volvo S40. Kalai di Indonesia, paling banyak pakai mobil Toyota Yaris atau Honda Jazz. Sudah banyak juga kejuaraan touring di Indonesia. Bahkan sudah ada kejuaraan nasionalnya. Regulasinya juga beda - beda untuk di setiap negara.


Di Indonesia ada yang namanya Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Championship (ITTC). Buat kejuaraan internasionalnya, ada World Touring Car Championship (WTCC) yang pada 2018 berganti nama menjadi World Touring Car Cup. Kejuaraan itu diselenggarakan oleh FIA.


__ADS_2