
Malam sudah semakin larut... Stevano dan Raynevandra masih juga belum menunjukkan tanda - tanda akan kepulangannya kembali ke rumah utama keluarga Kalandra. Zeevanea nampak semakin resah karena Rayne terlihat masih saja menitikkan air mata meski hanya terlihat sesekali saja. Mereka yang menunggu kabar di rumah juga nampak bingung sekaligus penasaran akan dimana keberadaan Evan saat ini. Teman - teman hingga Richie dan Eric pun juga sudah dihubungi untuk mempertanyakan keberadaan Evan tapi satu pun juga tak ada yang mengetahui dimana keberadaan Evan saat ini, bahkan mereka berdua pun akhirnya turut membantu Stevano dan Raynevandra untuk mencari keberadaan Evan, meski belum ketemu juga. Jadi Zeevanea yang sedari tadi mondar - mandir di dalam kamar pun juga semakin merasa tak sabar untuk berdiam diri saja tanpa bergegas. Akhirnya Zeevanea memutuskan untuk turut serta mencari keberadaan sang Daddy tercinta setelah meminta izin kepada Rayne dan Mama Rosa, kemudian menghubungi Nicholas untuk memintanya menemani mencari Evan. Tentunya dengan tetap meninggalkan Devandroe di rumah untuk menjaga Oma serta Mommynya di rumah.
" Kamu mau kemana, Abang? " tanya Mami Dina kepada Cucunya ini, keluarga Aga dan Dygta memutuskan untuk menginap di rumah utama keluarga Nitinegara malam ini.
" Mau antar Zee, Grandma... Zee mau cari Om Evan. " jawabnya jujur sambil melirik Dygta yang duduk bersama Papi Wirya di ruang keluarga.
" Zeevanea? " tanya baliknya kepada Nicholas, Nicholas langsung mengangguk.
" Pasti langsung gila si Bangsat itu habis lihat Queen dipeluk mesra sama Kak Dygta makanya sampai kabur segala sampai dicariin sama Zeevanea... " sahut Aga yang baru saja bergabung dengan mereka.
" Pasti lagi ribut sama Queen tuh makanya Princess sampai mau cariin malem - malem gini. " lanjutnya dengan tersenyum sinis.
" Nicky... Kamu dekat sama Vava? " tanya Mami Dina lagi kepada Nicholas.
" Kita berdua pacaran, Grandma... " jawab Nicholas jujur.
" Evan tau? " tanya Mami Dina lagi dengan segala keterkejutannya, Nicholas langsung menggeleng karena memang begitu adanya.
" Nicky jangan dilanjutin... " lirih Mami Dina dengan segala perasaan yang tak karuan.
" Grandma yakin Evan tidak akan menyetujui hubungan kalian. " tegasnya.
" Yang bermasalah sama Om Evan bukan Nicky, Grandma... Selama ini Om Evan juga biasa saja sama Nicky, Om Evan baik sama Nicky meskipun Om Evan tau kalau Nicky adalah anak Papi Dygta. " jawab Nicholas tegas dan logis dengan alasannya.
__ADS_1
" Kerasnya batu sekalipun akan hancur jika terus tergerus air... Begitupun Om Evan... Nicky yakin, seiring berjalannya waktu nanti Om Evan akan merestui kami. " lanjutnya.
" Daddy juga seharusnya nggak ngomong kaya gitu... Bukan maksud Nicky membela Om Evan. Tapi Nicky yakin Daddy juga sama terlukanya dengan Om Evan karena sekarang Daddy mengetahui jika Mommy masih menaruh hati untuk Om Evan. " tukasnya, Aga hanya diam beberapa saat dengan tatapan tegasnya kepada Nicholas.
" Nicky benar, Ga... " sahut Papi Wirya dengan tatapan sendunya pada Aga, Aga hanya menatap sekilas kepada Papi Wirya kemudian menatap ke arah lainnya untuk menyembunyikan raut wajah sedih yang sebenarnya kini juga tengan menggelanyuti jiwanya.
" Grandma benar, Bang. Daddy juga nggak setuju dengan hubungan kalian. " lanjut Aga memberikan komentarnya setelah beberapa saat ia berdiam tanpa suara.
" Bukan karena Daddy takut sama Evan, tapi ini demi kebaikanmu dengan Princess. " lanjutnya tegas juga tenang.
" Kita berdua yang menjalani hubungan ini, Dadd... Kita paham resikonya. Jadi aku sama Zee mohon izinkan aku sama Zee bersama. Dan untuk urusan Om Evan, aku sama Zee sudah pikirkan semuanya meski aku sama Zee juga tau kalau Om Evan pasti menentang hubungan kami karena aku Nitinegara. " tegasnya.
" Lo gimana, Kak? " sahut Aga kembali, kini bertanya kepada Dygta.
" Anak Gue cinta, Gue bisa apa? " jawab Dygta dengan pertanyaannya kembali, tanpa disangka jika jawaban ini sama seperti jawaban Richie ketika Evan mempertanyakan perihal hubungan Anya anak dari Richie ini dan Brian yang tak lain adalah anak dari Aga, yang notabenenya keluarga Armaya juga turut bersitegang dengan keluarga Nitinegara setelah kejadian Rayne dan Dygta.
" Evan pun akan Papih hadapi kalau memang kamu mencintai Princessnya Papih yang cerewet itu. " jawab tegas Dygta meski tetap menyelipkan jata cerewet untuk Zeevanea.
" Jaga Princess Papih baik - baik, Bang... Kasihan dia, masa kecil yang dilewatinya dulu sudah cukup berat. Lebih berat dari kebanyakan anak - anak di luaran sana. " lanjutnya dengan mata berkaca - kaca kembali mengingat masa - masa dimana Zeevanea dan Stevano sempat dihina oleh teman sekolahnya dulu, Aga pun yang semula terlihat puas dengan kaburnya Evan yang dibakar api cemburu itu kini wajahnya berubah menyendu kembali karena kini juga mengingat masa - masa itu.
" Aku mau denger cerita dari Papih soal masa kecil Zeevanea. Tapi nggak sekarang. Mencak - mencak nanti kalau aku lama. " jawab Nicholas, kemudian langsung beranjak setelah mencium punggung tangan Papinya.
Trap... Trap... Trap...
__ADS_1
" Yakin Lo mau Besanan sama si Bangsat itu? " tanya Aga pada Dygta karena masih penasaran, Dygta langsung mengangguk.
" Nicky bener... Yang bermasalah sama Evan itu Gue, bukan anak anak. Dan sekarang masalah Evan sama Lo juga. " jawabnya.
" Anak - anak berhak mendapatkan kebahagiaannya. " imbuhnya.
" Evan pasti akan mempersulit Nicky sama Vava, Ta... " sahut Mami Dina khawatir.
" Zeevanea sama Nicholas sudah sama - sama dewasa, Mih... Dygta yakin Nicholas dan Zeevanea pasti berhasil meluluhkan kerasnya Evan. Jangan ngeremehin Zeevanea. " jawab Dygta dengan penuh keyakinan.
" Tapi Lo nggak ada maksud lain kan dengan menyetujui hubungan mereka ini? " lanjut Aga kian penasaran.
" Kebahagiaan Nicky lebih dari segalanya buat Gue... Ya meskipun Gue pasti sulit kalau nantinya bakalan sering ketemu sama Queen lagi. " jawabnya sambil terkikik dan geleng kepala sendiri, membayangkan bagaimana bahagianya ia nanti ketika berdekatan kembali dengan Queen.
" Dygta, stop! Mamih ingin kamu bersikap lebih baik lagi kepada Kinan! Queen itu masa lalu! " tegas Mami Dina, Aga langsung mencebik sinis sambil menatap meremehkan kepada sang Kakak.
Perbaiki hubunganmu dengan Kinan! tegasnya lagi, Dygta hanya diam.
" Aga juga! Rere memang pernah dekat dengan Evan, tapi sekarang kamu Suaminya. Mamih ingin kalian berdua memperbaiki Rumah Tangga kalian dan bisa hidup bahagia layaknya kehudupan Rayne dan Evan. " tegas Mami Dina.
" Jangan sampai orang - orang di luaran sana kembali memandang rendah kepada keluarga kita karena skandal percintaan kalian kembali terkuak keluar. " tukasnya penuh penekanan.
" Dygta memang masih cinta sama Queen, Mih... " jawab Dygta tegas, Mami Dina nampak memelototkan matanya seketika itu juga karena si Sulung tetap dengan kegilaannya untuk tetap mencintai Rayne.
__ADS_1
" Tapi Demi Nicky, Dygta mengalah... " lanjutnya, nampak raut wajah tegang pada Orang Tuanya itu kini terlihat mereda.
" Mulai sekarang Dygta akan selalu mendampingi Nicky dan Zeevanea hingga mereka berdua berhasil mendapatkan restu dari Evan. " tukasnya.