
Berbeda kebahagiaan antara Jakarta dan Bali... Bahagia yang tengah dirasakan oleh Evan dan Rayne beserta rombongan anak - anaknya yang kini masih berada di Bali berbeda dengan kebahagiaan si Bungsu yang tengah berada di Jakarta meski mereka semua sama - sama sedang merasakan bahagia.
Sepulang dari sekolah, Raynevandra dan Alexandra memutuskan untuk berjalan - jalan dengan gerombolan Raynevandra ke Puncak. Kebetulan hari ini di sekolah mereka sedang pulang agak pagi dikarenakan diadakannya rapat penting di sekolah elite tersebut dan diikuti oleh seluruh jajaran Dewan Guru se-Jabodetabek. Jadi khusus untuk hari ini, seluruh sekolah SMA se-Jabodetabek dipulangkan lebih awal. Dan ketika jam di dinding masih menunjukkan pukul 10. 00 WIB seluruh Siswa sudah mulai nampak riuh berhamburan keluar dari kelas menuju keluar dari area sekolah.
" Ray... Ke Puncak, yuk... " ajak Aaron pada Raynevandra yang tengah berjalan berdua dengan Alexandra di depannya.
" Ayok... " jawab Raynevandra dan sekilas menatap pada Alexandra sambil melempar senyum.
" Tapi jangan ke villa Gue, ya... Lo pada tau sendiri kan kalau Bokap Gue ribet. " lanjutnya.
" Iya... Ke villa Gue aja. " jawab Aaron.
" Andong telponin, gih... Ajak sekalian. " lanjut Aaron menyurih Raynevandra untuk menghubungi Devandroe dan mengajaknya ke puncak juga.
" Emang dia mau? Lo semua pasti bawa Cewe Lo pada juga... " tanya balik Raynevandra.
" Ya makanya itu ajakin, Dodol... Lo gimana sih. " sela Bradley yang berjalan bersama Brylee di depan Raynevandra dan Alexandra, dan Raynevandra pun langsung menghubungi Saudara kembarnya itu dan ketiga Pemuda bersaudara itu pun langsung menghubungi Kekasih masing - masing.
Tuuut...
Devandroe :
Assalamualaikum, Ray...
ucapnya setelah menggeser tombol hijau di kayar ponselnya.
Raynevandra :
Ikut ke Puncak, yuk...
Anak - anak ngajakin ke Puncak, nih...
jelasnya tanpa menajawab salam Devandroe.
Devandroe :
Jawab dulu salamnya...
desah Devandroe kesal dengan kebiasaan Raynevandra yang sangat persis seperti Daddynya itu.
Raynevandra :
Waalaikum salam...
jawab Raynevandra sembari berdecak malas.
Gimana, Lo ikut kagak?
lanjutnya bertanya.
Devandroe :
Boleh, deh...
jawabnya ragu.
Tapi masa iya Gue sendirian aja?
Lo pada pasti bawa Cewe masing - masing.
lanjutnya bertanya sendiri juga menebak - nebak sendiri.
__ADS_1
Raynevandra :
Iya, lah...
Kesempatan buat pacaran juga kita mumpung sekolah pulang pagi.
jawab Raynevandra santai sambil melirik Alexandra, Alexandra langsung tersipu mendengar ucapan Raynevandra.
Ya Lo coba ajakin siapa gitu yang mau Lo ajakin...
Atau mungkin Gebetan atau Pacar Lo, kali aja Lo ada Gebetan atau bahkan Pacar tapi Lo nggak pernah cerita sama Gue...
Daripada Lo nanti bingung juga disana sama siapa kalau kita yang pasang - pasangan lagi enak - enak Pacaran.
lanjutnya memberi saran, seketika itu juga Devandroe terdiam kelu membayangkan wajah seseorang.
Devandroe :
Gampang, deh...
jawabnya malas.
Terus jadinya ketemuan dimana ini?
lanjutnya bertanya.
Raynevandra :
Cafe depan sekolah Gue, ya...
Kita tungguin Lo sama yang lain disana sekalian makan bareng dulu.
jawab Raynevandra.
Devandroe :
jawabnya, Raynevandra pun menganggukkan kepalanya.
Telpon Daddy dulu gih, sekalian bilang kalau kita mau ke Puncak...
Dari kemaren Mommy sama Daddy nyariin Lo, mereka nelponin Lo tapi nggak ada Lo angkat sama sekali.
lanjutnya mengingatkan Raynevandra.
Raynevandra :
Gampang itu, mah...
Nanti Gue telpon Mommy kalau kita udah sampaidi Puncak.
kilah Raynevandra.
Tapi sekarang Lo aja lah yang pamitin Gue juga sama Daddy dan Mommy...
Bilang aja kita pergi ke Puncak rame - rame.
lanjutnya.
Devandroe :
Ya udah, Gue telpon Mommy dulu...
__ADS_1
jawab Devandroe, di seberang sana wajah Raynevandra nampak berbinar senang dan lanhung memutuskan panggilan telepon tersebut tanpa menunggu Devandroe selesai bicara.
Raynevandra, Alexandra, Aaron, Bradley, dan Brylee pun langsung masuk ke dalam mobil masing - masing dan bergegas menuju Cafe yang tadi telah disebutkan oleh Raynevandra untuk menunggu kedatangan yang lainnya.
Trap... Trap... Trap...
Bruuum... Whuuussszzzhhh...
Setelah memesan dan duduk heboh dengan candaan mereka, tak lama kemudian pesanan mereka pun datang. Kemudian, satu persatu Kekasih dari Aaron, Bradley, dan Brylee pun datang dan langsung bergabung. Canda tawa dan kehebohan semakin kentara karena meja yang didiami mereka semakin ramai penghuninya.
" Aku ke toilet sebentar. " ucap Alexandra yang baru saja selesai makan siang, mereka mengangguk dan Alexandra pun langsung beranjak.
Trap... Trap... Trap...
Trap... Trap... Trap...
" Sorry, Gue lama. " ucap Devandroe yang baru saja datang bersama seorang Gadis yang mengenakan seragam sekolah yang tak sama dengan seragam yang dikenakan Devandroe, Raynevandra langsung berdiri dan mencium punggung tangan si Kakak kembarnya itu, teman - temannya pun langsung tertawa.
" Lo khidmad amat, Ray! Hahaha... " ledek Brylee yang semakin ngakak mengomentari Raynevandra yang terlihat sopan kepada Devandroe, Raynevandra hanya mencebik, Devandroe pun langsung duduk disana.
" Asik neh udah punya Cewe... " goda Bradley pada Devandroe.
" Temen Gue ini... " dengus Devandroe jengah.
" Kenalin, kenalin... " lanjutnya, mereka pun langsung bersalaman dengan Gadis tersebut.
" Sarah... " ucapnya sembari menyodorkan tangannya kepada Raynevandra dan gerombolannya itu, dan gerombolan beserta Kekasihnya itu pun langsung menyebutkan namanya juga sembari bergantian membalas jabat tangan Gadis bernama Sarah ini.
Trap... Trap... Trap...
" Sarah!!! " pekik Alexandra dengan menatap kaget pada si Gadis yang baru datang bersama Devandroe itu, yang lain pun ikut menatap Alexandra.
" Lexa!!! " pekik Sarah tak kalah kaget juga heboh, keduanya langsung berpelukan.
" Lo kemana aja, Lexa? Kenapa pindah sekolah nggak kasih kabar sama Gue? " tanya sendu Sarah, Alexandra hanya tersenyum kelu dengan menatap sekilas pada Raynevandra.
" Sama siapa, Sar? " tanya Alexandra mengalihkan pertanyaan Sarah.
" Tuh... Lihat sendiri Gue dateng sama siapa... " jawab Sarah santai sambil nyengir dan sekilas menatap pada Devandroe yang tengah terperangah menatap Alexandra, tatapan keduanya pun bertemu dan terkunci.
Dev... lirih Alexandra dalam hati.
Ale... lirih Devandroe juga dalam hati.
" Ndru, kenalin... Ini Alexandra Cewe Gue. " ucap Raynevandra santai, Devandroe dan Alexandra yang semula saling bersitatap dalam diam itu pun langsung bergerak.
" Baby... Ini Devandroe. " ucap Raynevandra kemudian pada Alexandra, keduanya langsung berjabat tangan singkat dan saling tersenyum tipis, wajah Raynevandra dan Devandroe jika dilihat memang mirip tapi jika diperhatikan betul tetap terlihat berbeda.
" Btw, Lo sama Devandroe kok mirip banget... " celetuk Sarah.
" Gue Raynevandra... Kembarannya Devandroe. " ucap Raynevandra yang memang tadi hanya bersalaman singkat tanpa menyebutkan namanya kepada Sarah, mata Sarah nampak membola sempurna, begitupun Alexandra yang juga terlihat kaget.
" Kenapa mata Lo melotot gitu? " sungut Raynevandra pada Sarah.
" Eh... Engg...gak... Kaget aja, mirip. Gue nggak ngira Devandroe kembar. " jawab Sarah terbata pelan.
" Cewe Lo ajakin makan dulu, gih... Baru kita berangkat ke villanya Aaron. " ucap Raynevandra pada Devandroe, Alexandra nampak tersenyum jahil menggoda Sarah.
" Kita cuma temen... " sanggah Devandroe datar dan langsung membuka buku menu yang sudah tersedia di meja.
" Pacar juga boleh kok, Ndong... " sela Grace sambil terkikik.
__ADS_1
" Iya... Kita cuma temen. " timpal Sarah dengan senyum aneh dan langsung duduk di sebelah Alexandra, tapi Alexandra tampak masih menatap Sarah dengan maksud menggoda Sarah.
" Kirain iyanya iya Pacar, Sar... Eh nggak taunya temen... " ledek Brylee pada Sarah sambil nyengir, Sarah langsung mencebik.