
Malam hari ini, kubu Kalandra Group yang dipimpin langsung oleh Presiden Direkturnya yaitu Evan, dan Niggar Company juga yang dipimpin langsung oleh Presiden Direkturnya yaitu Dygta baru saja menyelesaikan meetingnya di Bali yang membahas perihal Lux Resort yang akan diperluas lagi sesusai rencana awal diselenggarakannya meeting kali ini.
Karena tujuan awal kepulangan Dygta ke Indonesia hanya untuk sekedar berlibur selama akan menyambut tahun baru, maka Dygta menyerahkan mandat tugas kepengurusannya yang selanjutnya di Lux Resort ini kepada Putra Sulungnya, yaitu Nicholas Aamauri Nitinegara. Tak lupa juga, Dygta juga memperkenalkan Putra Sulungnya ini disana. Tapi meskipun Nicholas juga berprofesi sebagai Pembalap dan juga masih berkuliah di London, Dygta tetap mempercayakan satu tugasnya di Lux Resort ini kepada Putra Sulungnya karena Dygta meyakini jika Putranya ini mampu mengerjakan semua tugas yang diserahkan kepadanya. Dan ini adalah kali pertama Dygta melepas Putra Sulungnya untuk menjalankan salah satu bisnis keluarga Nitinegara. Waaah... Ternyata selama menghilang ini Dygta menetap di Australia. Setelah meeting ditutup secara resmi, seluruh anggota meeting ini pun langsung berjabat tangan dan perlahan beranjak meninggalkan tempat.
" Nongkrong, yuk... Lihat Ciwi - Ciwi pakai bikini di Pantai. " ucap Nicholas pada Stevano, Stevano langsung terkikik sambil geleng kepala.
" Gue sama Maura, dia nunggu Gue di Everic. " jawab Stevano jujur, wajah Nicholas pun berubah sok dibuat memelas.
Trap... Trap... Trap...
" Bapaknya musuhan anak - anaknya kompakan berteman. " sindir Aga yang baru saja menghampiri Nicholas dan Stevano yang nampak sedang mengobrol santai, Stevano langsung terkikik sementara Nicholas nampak bingung.
" Memangnya Papi sama Om Evan musuhan kenapa, Dadd? " tanya Nicholas penasaran, Stevano dan Aga saling pandang seketika.
" Mommy Gue pernah deket sama Papi Lo. " jawab Stevano dengan nada yang terdengar sangat tidak enak.
__ADS_1
" Whattt? " pekik Nicholas kaget se kaget - kagetnya, Aga langsung mengusap lembut kepala Stevano seolah menenangkannya.
" Eh, eh... Tunggu, deh... " ucapan Nicholas menggantung, Stevano dan Aga pun langsung menatap Nicholas.
" Makanya waktu Lo kasih lihat sama Gue foto Mommy Lo waktu itu Gue kaya ngerasa pernah lihat tapi dimananya itu yang Gue bingung. " jelas Nicholas.
" Di ruang kerja Papimu. " sahut Aga sambil tersenyum karena memang Dygta masih menyimpan fotonya bersama Rayne di ruang kerjanya meski Dygta juga sudah menikah dengan Kinan, Nicholas pun mengangguk sembari menganga.
" Jadi Papi masih ada nyimpen foto Mommy, Uncle? " tanya Stevano kaget, aga pun mengangguk santai.
" Ya itu yang dibilang Nicki, ada fotonya Kak Dygta lagi sama Rayne di ruang kerja Kak Dygta. Ada foto kalian juga waktu kalian liburan bareng. " jelas Aga, Stevano nampak semakin terperangah.
" Papimu selalu mengenang cinta pertamanya yang indah tapi sakit itu hingga sekarang... Kehamilan Mommymu dulu yang berujung pada pertengkaran hebat mereka membuat Papimu tak bisa melupakan Mommymu begitu saja. Papimu benar - benar menyesal, Steve... Papimu sangat merasa bersalah dengan Mommymu dan calon Adikmu. " jelas Aga, Nicholas dan Stevano nampak tercengang mendengarnya.
" Dan betapa semakin hancurnya Papimu setelah Mommymu mengatakan sedang mengandung anak Daddymu ketika Papimu datang dan memberitahukan kepada Mommymu jika Papimu sudah mempersiapkan acara lamarannya. Papimu hancur sehancur - hancurnya... Hingga Papimu tak sanggup lagi bertahan di negara ini. Dan akhirnya Papimu melaeikan diri ke Sydney hingga bertahun - tahun ini menetap disana sampai ia bertemu Kinan disana kemudian mereka menikah hingga sekarang Papimu dan Kinan memiliki Nicki dan Joana. " jelas Aga dengan mata berkaca - kaca, jujur ia turut prihatin atas kisah hidup sang Kakak, Stevano hanya diam apa lagi Nicholas yang sangat terkejut dengan pernyataan - pernyataan Aga.
__ADS_1
" Tunggu, Dadd... Ini gimana ceritanya kok kayanya rancu gini... " ucap Nicholas membuka suara menginginkan penjelasan lebih jelas.
" Suatu hari Daddy nggak sengaja ketemu Mommynya Stevano di Bandara waktu Daddy ada urusan bisnis di Venice. Mommynya Stevano meminta bantuan Daddy untuk bisa keluar dari negara ini. Daddy dan Papi pun menolongnya, Daddy berhasil membawa Mommy Stevano pergi dari Indonesia tanpa bisa dilacak oleh Daddy Stevano. Hingga akhirnya menetaplah Mommy Stevano dengan kedua buah hatinya yang saat itu masih kecil - kecil di Venice dengan bantuan Daddy. Dan beberapa bulan berlalu, hubungan Papimu dan Mommy Stevano semakin dekat dan keduanya menjalin hubungan serius hingga mereka memutuskan akan menikah. Papimu juga sangat menyayangi Stevano dan kembaran Stevano yang cerewet itu. " jelas Aga, dan nampak tersenyum ketika membayangkan kecerewetan Zeevanea.
" Tak lama kemudian Mommy Stevano pindah ke Paris dan di Paris juga lah Mommy Stevano kembali bertemu dengan Daddy Stevano. Daddy Stevano juga sempat hancur seperti Papimu, bahkan mungkin hancur lebih parah lagi dari Papimu. Bertahun - tahun mencari keberadaan Mommy Stevano, Daddy Stevano kembali mendapatkan kejutan menyakitkan dengan kehamilan Mommy Stevano saat ditemukannya Mommy Stevano di Paris waktu itu. Saat itu Mommy Stevano sudah mengandung darah daging Papimu. Tapi akhirnya Mommy Stevano keguguran setelah bertengkar hebat dengan Papimu. Dan parahnya lagi, selama Papimu dan Mommy Stevano menjalin hubungan serius hingga mereka memutuskan akan menikah itu, Mommy Stevano dan Papimu tidak pernah tau jika selama itu Daddy Stevano tidak pernah menanda tangani surat permohonan cerai yang dikirimkan Mommy Stevano sebelum Mommy Stevano pergi dari Indonesia setelah perselisihan yang terjadi diantara Mommy dan Daddy Stevano. " lanjutnya menjelaskan panjang lebar dengan tatapan sendu dan pandangan mata yang berkaca - kaca, Aga menghela nafas dan menjeda sekejap ucapannya, Stevano pun juga sudah berkaca - kaca mengingat kenangan masa lalunya itu, sementara Nicholas masih terlihat terkejut.
" Setelah Mommy Stevano pulang ke Indonesia, Mommy Stevano dan Daddynya sempat bercerai. Mommy Stevano memutuskan untuk tak mau memilih salah satu diantara Papimu dan Daddynya Stevano agar tidak semakin menyakiti salah satu diantara mereka. Tapi nyatanya takdir berkata lain... Dewi Fortuna nampaknya berpihak pada besarnya cinta Daddy Stevano. Dan saat masa iddah Mommy Stevano belum berakhir, Mommy Stevano kembali mengandung darah daging Daddy Stevano. Mereka berdua pun kembali bersatu hingga saat ini dan Papimu melarikan diri ke Sydney untuk menyembunyikan kehancurannya dari semua orang. " tukasnya, air mata itu akhirnya menetes juga, Stevano pun juga terlihat menitikkan air matanya, tapi keduanya sama - sama menghapusnya dengan cepat.
" Tapi, Uncle... " ucap Stevano tertahan, Aga dan Nicholas langsung menatap Stevano.
" Bukannya dulu waktu Papi dan Mommy bersama Papi belum menikah, tapi kenapa Nico lebih tua dari aku? " lanjut Stevano bertanya karena penasaran.
" Ya memang usia Nicki lebih tua dari kamu... Kedua Orang Tua Nicki mengalami kecelakaan pesawat dan keduanya dinyatakan tewas dalam kecelakaan itu. Akhirnya Papimu merawat Nicki dan Uncle merawat Adik Nicki. Nicki dan Brian sempat berhenti sekolah karena masih tak bisa bangkit dari kesedihannya setelah ditinggalkan kedua Orang Tuanya. " jelas Aga.
" Joana lah putri kandung Papimu dan Kinan. " lanjutnya, Stevano pun menganggukkan kepalanya paham.
__ADS_1
Trap... Trap... Trap...
" Sayangku... " teriak Zeevanea heboh saat ini ketika ia menyusul Evan dan Stevano ke Lux Resort, ia datang bersama Maura tentunya, mata Nicholas menajam seketika ke arah Zeevanea.