Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Bersalah


__ADS_3

Jika kamu sudah mencintai seseorang, semua tingkah laku orang itu bisa mengendalikan emosi bahagia dan sedihmu.


Dulu,Sherin merasa kata-kata itu terlalu melebih-lebihkan, tetapi sekarang dia jelas mengerti maksud kata-kata itu.


"aku tidak mengerti apa yang kamu katakan?" Sherin bersikap keras kepala dan kemudian mematikan telponnya.Tetapi wajahnya sudah memasang sebuah senyuman.


"Sherin,masalah beberapa hari yang lalu, apakah kamu baik-baik saja?" gadis bontet tiba-tiba bertanya kepada Sherin.


Pandangan semua orang tertuju kepada Sherin. Oh ya, Sherin hampir lupa tujuan dia datang ke kantor hari ini.


"Aku baik-baik saja" Sherin menjawab dengan tenang.Dia tidak ingin menjelaskan terlalu banyak.


Tiba-tiba Sherin teringat sesuatu, lalu dia melihat ke sekitar ruangan, "di mana Debora?"


Gadis bontet menggelengkan kepalanya, "tidak tahu.Sepertinya dia sudah mengundurkan diri"


Teringat akan adegan di mall kemarin, Sherin tidak berkata.Dia mengeluarkan surat mengundurkan diri dari tasnya. "aku juga datang untuk mengundurkan diri.Lain kali,jangan lupa kontak-kontak sama aku nanti!"

__ADS_1


Setelah itu,Sherin berjalan keluar dari ruangan. Tidak peduli dengan suara terkejut dan gosipan orang orang yang berada di dalam.


Seperti sudah tahu jika Sherin akan datang untuk mengundurkan diri, Manager Lupus hanya berkata, "baik lah! kamu juga tahu,Debora mengundurkan diri.Orang kita tidak cukup, bisa kah kamu resign setelah kita dapat orang baru?"


Sherin merasa ragu sejenak,lalu menggaruk rambutnya sendiri walau tidak gatal.Kemudian akhirnya dia mengangguk. Perusahaan ini juga milik Devan, bagi dia mungkin ini tidak akan terlalu bermasalah.


Gabriel baru saja datang ke kantor dan tanda tangan beberapa kontrak penting. Ayahnya sudah menelponnya, setelah itu Gabriel segera pergi ke kantor polisi.


Karena Devan sudah mengenal semua orang yang berada di kantor polisi, semua orang bersikap baik kepada Gabriel ketika melihat dia datang, "Nona Gabriel,Tuan sudah menunggu anda di dalam"


"tolong beri tahu ibuku, kalau ayahku ingin menemuinya!"


Polisi itu menghela sebuah nafas yang panjang.Polisi itu berpikir,ibu itu benar-benar kejam.Dia mendorong anaknya sendiri ke bawah tebing dan sekarang bahkan tidak ingin menjumpai suami dan putrinya.


"baik.tunggu sebentar!"


Pada saat Gabriel mengira ibunya tidak akan menjumpai mereka, ibunya berjalan keluar memakai baju tahanan. Beberapa hari tidak jumpa, ibunya Gabriel jelas berubah menjadi terlihat sangat lelah.Ibu Gabriel melihat ke Gabriel dengan wajah tidak berekspresi.Tetapi tatapannya berisi sedikit kelembutan ketika menatap ke ayah Gabriel.

__ADS_1


"Miyu..." ayah Gabriel memanggil nama panggilan ibunya Gabriel.


"mengapa kamu bisa datang ke sini?" ekspresi wajah ibunya Gabriel menjadi kaku. Ketika dia bersuara, nadanya berisi kesedihan dan matanya menjadi merah


"katakan kepadaku! pada malam itu,apa yang sebenarnya terjadi? kamu selalu menyayangi Gary, mengapa...." ayah Gabriel belum selesai berkata, dia melihat tatapan ibunya Gabriel tertuju pada Gabriel, dia berkata dengan suara kecil "Gabriel,beri tahu ayahmu. Apa yang terjadi malam itu?!"


Gabriel merasa takut dan gerogi.Dia melihat ke ibunya dan ayahnya bergantian. Sedikit tidak mengerti maksud ibunya. Gabriel menghirup nafas panjang dan berdiri, "itu.....hari itu, dia bertengkar dengan ibu.Kemudian,dia berlari keluar...setelah itu, ibu juga mengikutinya....setelah itu...aku juga tidak tahu apa yang terjadi setelah itu"


Setelah berkata beberapa kata ini, dahi Gabriel sudah di basahi oleh keringat dingin. Ayah Gabriel menyipitkan matanya dan melempar telpon yang berada di atas meja dengan kuat, "Gabriel,katakan dan lihat mata ayah!"


Ayah Gabriel mengerti anak yang dilahirkan istrinya dan dia asuh sendiri Melihat Gabriel seperti itu, ayah Gabriel jelas mengerti ada sesuatu di tengah tengah masalah ini.


Seluruh tubuh Gabriel bergetar dan dia menundukkan kepalanya, sama sekali tidak berani menatap mata ayahnya.


Terimakasih.


mana like dan komennya??

__ADS_1


__ADS_2