
"kamu....apa yang kamu katakan? kamu menginginkan sumber daya perusahaan Ningga yang di luar negeri? hei, bagaimana mungkin? itu biasanya selalu di tangani oleh perusahaan Simba." beberapa tahun yang lalu, untuk perkembangan perusahaan Ningga di luar negeri.Simba telah mendirikan beberapa cabang diluar negeri. Bisnis utamanya adalah bisnis make-up.Sumber daya Ningga di luar negeri,beberapa tahun ini, juga selalu di ambil alih oleh perusahaan Simba. Devan tidak akan semudah itu, tidak akan menggunakan perusahaan mereka sendiri malah bekerja sama dengan perusahaan yang lain?
Clover tersenyum, jari tangannya yang ramping mengelus tepi cangkir tehnya, lalu perlahan berkata, "ini aku tahu, tetapi sejauh yang aku tahu, kemampuan berbisnis perusahaan Simba diluar negeri, bukan kah bisa di anggap biasa-biasa saja, para model dan artis yang berada di bawah perusahaan Ningga, banyak yang mengeluh terhadap perusahaan Simba, mereka satu persatu diam-diam mencari make-up artis sendiri, Nyonya Gabriel tidak mungkin tidak mengetahui hal ini bukan?"
selesai bicara, dia mengambil tisu dan menyeka sudut bibirnya,setelah itu dia bersandar dan menyilangkan kedua tangannya, "sedangkan perusahaan CX kami malah memiliki reputasi yang sangat baik di sana, banyak perusahaan perfilman yang berlomba-lomba untuk bekerja sama dengan perusahaan kami, kerja sama perusahaan kami dengan perusahaan Ningga,juga karena perusahaan Ningga yang memintanya, bukan aku yang berinisiatif memintanya"
Kali ini dia berkata yang sesungguhnya, meskipun bukan Devan yang berinisiatif memintanya, tetapi dia di sadarkan oleh perkataan Devan, dia pernah memberitahunya, jika ingin menangkap ular, harus memegang kepalanya, bagi seorang wanita, yang terpenting selain seorang pria dan keluarganya adalah karirnya.
Dia hanya berkata sesuai situasinya saja.
Raut wajah Gabriel berubah drastis, ekspresi wajah wanita ini tidak terlihat seperti sedang berbohong. Dia merasa kesal kepada Devan karena tidak mendiskusikan hal sebesar ini dengannya.
Dia juga marah karena Devan menganggap wanita ini penting...
Sedangkan perusahaan CX itu, memang dua tahun ini sudah jauh melampaui perusahaan Simba mereka. Dengar-dengar sudah banyak artis yang sudah menandatangani kontrak dengan mereka malah diam-diam pergi ke perusahaan CX.
__ADS_1
Tetapi, meskipun hatinya menyetujuinya, dia tidak akan pernah mau mengakuinya.
Tiba-tiba dia teringat sesuatu, dia memperhatikan Clover dari atas sampai bawah, "aku sudah tahu alasan mengapa perusahaan Ningga mau bekerja sama denganmu, tetapi seorang pria memang seperti itu, menyukai sesuatu yang masih segar, jadi Nona Clover tidak perlu merasa bangga." di matanya terlihat penghinaan terhadapnya.
Clover tersenyum, wanita ini memang hebat,ingin menggunakan cara ini untuk menekan dirinya.
Jika ini beberapa hari yang lalu, pasti saat ini dia akan merasa malu dan canggung, tetapi saat ini, dia tidak akan merasa seperti itu.
"segar? aku sudah tidak segar lagi... biar bagaimana pun juga aku sudah pernah melahirkan anak, Nyonya Gabriel, dengar-dengar anda belum pernah melahirkan anak? pastinya anda lebih segar di bandingkan denganku" selesai bicara, dia menutup mulutnya dan tersenyum.
Ejekannya yang sangat jelas itu membuat Gabriel sangat marah, dia paling menghindari orang lain mengungkit soal anak di depannya, dia seketika meledak, "kau...tidak tahu malu, sudah pernah melahirkan anak tetapi masih menggoda lelaki lain kemana-mana...."
.
.
__ADS_1
.
Bersambung....
.
.
.
Hari ini, Mpu udah up 4 part lho....?
Jangan lupa tinggalkan jejak, like dan komennya!!!
Terimakasih...
__ADS_1
Lover you all
💖❤💖