
Di luar pintu, Gabriel menangis hingga matanya pun menjadi merah.Kukunya yang panjang menekan ke kulit tangannya sendiri.Rasa sakit di hatinya membuat dia kehilangan kestabilan emosinya,kemudian dia berlari keluar.
Gabriel mengira,penyebab dinginnya sikap Devan terhadap dirinya adalah karena personalitas yang tenang dan tidak gampang tergoyang oleh emosi.
Ternyata Devan juga bisa bersikap lembut, juga bisa jatuh cinta, hanya saja orang itu bukan kepada Gabriel...
Berpikir sampai di sini, hati Gabriel merasa dingin. Dia jatuh cinta kepda pria ini sejak dia pertama kali bertemu dengannya. 14 tahun, rasa cinta itu sudah sampai ke dalam hati.
Gabriel merubah personalitas dirinya untuk bisa menyesuaikan dengan Devan dan berusaha menampilkan penampilan terbaiknya di depan Devan, agar dirinya bisa menjadi wanita yang pantas di cintai oleh Devan.
Tetapi, rasanya usaha Gabriel selama 14 tahun di kalahkan oleh seorang pembantu yang Devan baru kenal beberapa bulan.
Jika Devan mencintai wanita yang jauh lebih baik dari pada dirinya,mungkin hati Gabriel tidak akan merasa begitu sakit.
Tetapi,Devan malah jatuh cinta pada seorang pembantu yang miskin dan tidak memiliki kecantikan apa-apa.
Jadi, bukan kah usaha Gabriel selama 14 tahun ini menjadi sebuah lelucon?
__ADS_1
.......
Rumah Gabriel
"kalau ada masalah, harus di katakan! jika hanya menangis,tidak akan bisa menyelesaikan masalah"
Ayah Gabriel bersandar di sofa, antara dua jarinya di jepit sebatang rokok.
Gabriel tentu merasa takut pada ayahnya saat ini.
"benarkah?"
Walau begitu,sepertinya ayah Gabriel tidak merasa terkejut. Dia membuang rokok yang ada di tangannya ke dalam segelas air.
"ayah,aku harus bagaimana? Devan sudah bersikeras ingin berpisah denganku, Dylan juga sudah menyiapkan acara konferensi pers wartawan"
Alia ayah Gabriel mengerut, setelah beberapa saat, dia melirik ke Gabriel, lalu berkata "apakah kamu tetap ingin menikah dengan Devan, bahkan walau dia tidak mencintai kamu?"
__ADS_1
Gabriel tidak mengerti maksud ayahnya, tetapi dia segera menganggukkan kepalanya. Gabriel merasa, dia hidup hanya demi Devan selama 14 tahun ini.Kalau dia tidak bisa menikah dengan Devan, buat apa dia hidup di dunia ini?
Kemudian ayah Gabriel berdiri dan menatapnya dengan serius, "kalau begitu,turuti perintah ku selanjutnya!"
Ada beberapa masalah, ayah Gabriel tidak ingin ikut campur. Tetapi sekarang sudah menjadi begini, dia harus mengeluarkan beberapa rancangan.
Pada hari Sherin akan keluar dari rumah sakit, manager Lupus datang ke ruangannya dengan memakai dua tongkat.Melihat Sherin, manager Lupus langsung berlutut di hadapannya, "Nona Sherin, aku sudah bersalah.Aku bukan manusia,aku memang binatang. Tapi aku ingin minta tolong, tolong maafkan aku!"
Sherin yang memang sudah merasa jijik kepada pria ini dari dulu, di tambah Sherin juga masih trauma dengan masalah ini. Tetapi melihat kondisi manager Lupus seperti ini, Sherin merasa tidak tega jika harus memakinya. Kemudian dia berbicara dengan wajah tenang, "sudah lah.Kamu pergi saja! aku tidak mau melihat wajahmu lagi!" kalau bukan karena menggunakan pengering rambut itu, kehidupan Sherin pasti sudah hancur.
Berpikir sampai di sini, Sherin merasa muak kepada pria di depannya ini.
Setelah itu,ada seorang wanita yang masuk ke dalam ruangan dan memberikan sebuah cek kepada Sherin, "Nona Sherin, ini adalah biaya kerugian imateril sebesar dua ratus juta rupiah"
Sherin tidak ingin menerima cek itu, tetapi wanita itu memaksa Sherin mengambil cek itu dan membawa manager Lupus keluar.
Bersambung......
__ADS_1