
Ada seorang pria yang tergeletak tak sadarkan diri di kakinya, wajah pria itu di warnai oleh darah hingga dia susah mengenali siapa pria itu, kemudian Devan melambaikan tangannya, "kalian datang lah ke sini! dia ada di sini"
Sherin menghela sebuah nafas yang ringan,dia merasa lega dan mulai mengerti, pria ini adalah Gary yang di cari oleh semua orang.
Komandan mendengar suara dan langsung mengumpulkan rekan-rekannya. Sherin di tarik mundur ke belakang oleh Devan.
Sang komandan melangkah ke depan dan meletakkan jarinya di hidung pria itu, "cepat, dia masih hidup. Info ke ambulan yang berada di atas!"
Kaki Sherin terasa lemah,lalu dia pun menyandar di pelukan Devan.Rasa sakit di dadanya berkurang sangat banyak setelah melihat pria itu. Sherin merasa aneh, dia tidak percaya dengan hal-hal mistis atau ghaib, tetapi masalah yang menimpanya hari ini benar-benar sangat aneh. Dia merasakan sesuatu dengan pria yang sama sekali tidak dia kenali. Hal ini membuat bibirnya bergetar,dia berputar balik badannya dan menoleh ke Devan, "ayo,kita naik ke atas!"
Devan tidak bergerak, dia mengulurkan tangannya dan memegang wajah Sherin, Devan mengangkat kepala Sherin dan menatap wajahnya. di banding dengan wajahnya yang pucat tadi, sekarang jelas terlihat berwarna dan terlihat sehat.
"katakan padaku,kamu memiliki hubungan apa dengannya?" setelah bertanya,Devan sedikit gugup. Untuk pertama kali dalam hidupnya,Devan merasa gugup.
__ADS_1
Alis Sherin terangkat, dia memiringkan kepalanya dan menghirup nafas ringan sebelum dia menjawab pertanyaannya, "aku sudah pernah bilang,aku tidak mengenalinya. Devan,aku juga tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi padaku, tetapi sejak orang itu mengalami insiden, dadaku terasa sakit, lalu seolah-olah ada suara yang memberi petunjuk padaku, aku datang ke sini, dan bisa menemukannya."
Devan hanya menatapnya sambil mendengarkan, dan Sherin terus berkata, "aku sendiri juga tidak tahu apa yang terjadi padaku.Maaf,aku juga tidak bisa berbuat apa-apa jika kamu tidak percaya padaku"
Devan menghela sebuah nafas yang ringan, dia merasa lega, tatapan wanita di depannya menjelaskan kepadanya bahwa dia tidak berbohong. Lagipula,Sherin sangat terlihat jelas seperti takut ketika dia melihat Gary tadi. itu adalah reaksi seseorang ketika berhadapan dengan orang asing.Jika dia mengenal Gary, dia akan merasa risau bukan takut.
"aku tahu tidak akan ada yang percaya dengan masalah ini. Tetapi jika kamu juga tidak percaya, aku juga...."
Sherin belum selesai berkata,Devan sudah menutup bibirnya dengan sebuah ciuman, ciuman itu membuat hati Sherin yang tengah ketakutan jadi merasa tenang.Tangannya yang berada di pinggang Devan, mengulur ke belakang dan memeluk Devan.
Sherin mendorong pelan Devan dan menatap wajahnya dengan dalam, "apa maksudmu?"
Jari Devan yang panjang itu mengelus wajah Sherin yang terluka dengan lembut. "aku tidak percaya dengan hal-hal hantu apapun. Tetapi Sherin, kita berdua tidak bisa menjelaskan mengapa kamu bisa menemukannya hanya dengan perasaanmu sendiri. Siapa pun yang bertanya kepadamu, katakan kepada mereka, bertemu dengan Gary hanya sebuah kebetulan, mengerti?" Devan berkata sambil memeluk Sherin lagi.
__ADS_1
Sherin mendorong Devan, "tetapi,tadi aku benar-benar...."Sherin ingin bilang kalau dia menemukan Gary hanya dengan perasaannya tetapi Devan menutupi mulutnya.
"sesuatu yang lebih menakutkan dari pisau tajam adalah ucapan. Sherin,lupakan hal ini!"
"kalau kamu? apa kamu tidak takut kalau aku memiliki kemampuan seperti ini?" Sherin berkata sambil tersenyum.
Sebenarnya Sherin merasa takut ketika dia menemukan Gary tadi, dia tidak percaya dia bisa menemukan pria itu hanya dengan perasaan hatinya.
Sherin bahkan berpikir apakah dirinya mempunyai kemampuan yang spesial?
"tadi aku sangat berharap, aku adalah orang yang jatuh ke bawah tebing itu" ucap Devan dramastis.
Terimakasih.
__ADS_1
Mohon dukungannya like dan komen....