Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Mengantar.....


__ADS_3

Alisnya terangkat, kemudian berkata,


"Devan, apakah kamu ini begitu tidak tahu malu?"


Tatapan Devan yang mendalam, "bersama kamu, aku tidak perlu merasa malu"


Karena Devan memiliki banyak pekerjaan di perusahaan, kali ini mendadak datang ke sini, banyak hal yang tidak sempat di perintahkan, jadi pada sore hari berikutnya, dia memutuskan untuk kembali ke negaranya.


Simon masih ingin tinggal dengan Clover, jadi memilih untuk tetap tinggal.


Tifa kebetulan sejalan, jadi mengendarai mobil mengantar mereka ke bandara bersama Clover.


"tidak bisa kah kamu kembali bersamaku?"


"kamu sudah bertanya begitu beberapa kali" Clover menundukkan kepala, saling bergenggaman tangan bersamanya.


Devan menyipitkan matanya, wajahnya yang tampak di letakkan di leher Clover yang putih lembut, tangan yang kuat merangkul di pinggangnya, berbisik di telinganya, berkata, "sebelum pergi,aku sudah merindukan kamu, kehidupan seperti ini sulit untuk di jalani"


Wajah Clover memerah, secara otomatis melihat ke Tifa yang duduk di depan, telapak tangannya menepuk di bagian dada Devan, mendorongnya dan berkata, "aku akan datang dalam dua hari lagi"


"berapa hari?"


Clover memutar bola matanya ke atas, terpikir Devan yang dingin bagai salju, dan melihat lagi padanya, Clover benar-benar sulit untuk membayangkannya.

__ADS_1


"kak, orang dulu mengatakan, di jaman dahulu, seorang pria bisa mabuk, mimpi, dan mati dalam pelukan lembut wanita. Aku masih tidak percaya, aku pikir itu adalah omong kosong, dan sekarang, aku melihatmu, jadi aku berpikir itu mungkin, lihat dirimu seperti ini, kamu tidak takut kalau kakak ipar akan ketakutan dan pergi?" Tifa mengejek Devan dari depan, dan Clover sangat malu.


"ya, aku sesegera mungkin" setelah itu dia melihat ke jendela lagi dan tidak berani bertatapan dengan Devan. Matanya benar-benar sangat panas sehingga membuat wajahnya memerah.


Ada perasaan rindu dalam hati sehingga waktu berlalu dengan lambat, sebenarnya hanya beberapa hari tetapi Clover merasa sudah bertahun-tahun lamanya.


... Perusahaan Ningga group ...


"presdir Devan,resepsionis di bawah memberitahukan, anda ada janji bersama seorang wanita untuk menandatangani kontrak?"


Devan mengerutkan kening, dan berkata dengan nada suaranya yang dingin,"ada kontrak atau tidak, masa kalian tidak tahu?"


Selesai berkata, Devan menundukkan kepala untuk terus melihat dokumen.


Devan menghentikan gerakan di tangannya, menyipitkan matanya, tatapannya semakin mendalam, dan sudut bibirnya dengan jelas terangkat.


Tetapi di sini wajahnya suram, dengan dingin dia berkata, "suruh naik!" karena Clover ingin bermain peran, maka dia tidak keberatan untuk menemaninya.


Sekretaris itu tertegun sejenak, dan segera mengangguk, mundur ke belakang dan hatinya juga mengingat nama ini, Clover.


Dapat membiarkan presdir Devan berubah pikiran hanya mendengar namanya, wanita ini pasti bukan wanita sembarangan.


Terdengar suara sepatu bertumit tinggi dari luar, Devan tidak bisa menahan kegembiraan dalam hatinya.

__ADS_1


Mendorong pintu....


"Hai, presdir Devan, aku dari perusahaan kosmetik CX, akan membicarakan kerja sama dengan anda."


Rambut yang panjang itu, di bundel menjadi ekor kuda, matanya yang jernih dan cerah, alis melengkung, berkulit putih cerah, wajahnya jernih dan elegan tersenyum.


Harus mengakui bahwa dia benar-benar sangat cantik.


.


.


.


Bersambung.....


Mohon maaf bila bahasa dan tulisannya kurang di mengerti 🙏


Jangan lupa berikan Mpu dukungan, dengan cara tekan like dan komen bawelnya....😃


Terimaksih....


💖💖💖💖

__ADS_1


__ADS_2