Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Sekali Tepuk....


__ADS_3

Dua jam kemudian, pria itu mengancingkan kemejanya dengan rasa bahagia dan puas. Sudut bibirnya sedikit terangkat, sekali lihat langsung tahu kalau wajahnya penuh dengan kepuasan.


Tetapi yang wanita malah berbaring di atas ranjang, bahkan tenaga untuk bergerak saja sudah tidak ada.


"Devan, aku ingin pisah ranjang denganmu!" wanita itu hampir menggunakan seluruh tenaga terakhirnya dengan melempar bantal yang ada di sampingnya ke Devan.


Devan dengan sigap menangkap bantalnya lalu menaruhnya kembali ke posisi semula. Dia berlutut dengan satu kaki di atas ranjang sambil memandang wanita yang sedang melotot padanya lalu mencubit perlahan pipi wanita itu.


"masih punya tenaga untuk melempar bantal? sepertinya kali ini aku tidak berusaha sekuat tenaga, nanti malam kita lanjutkan lagi"


Clover ingin membalikkan badannya dan mengabaikan Devan, tetapi seluruh tubuhnya seperti terasa akan rontok, terasa pegal dan lemes saat di gerakkan,dia mengernyitkan alisnya, ekspresinya ini membuat Devan yang melihatnya merasa sedikit kasihan kepadanya. "kamu benar-benar sangat capek ya?"


Clover hanya menjawab dengan memutar bola matanya.


Devan menghirup nafasnya, lalu bangkit berdiri "baiklah nanti aku akan lebih menahan diriku"


Clover tersenyum..


"kamu tidur dulu sebentar, nanti siang aku akan menyuruh orang untuk mengantarkan Wuli ke rumah, jika kalian ada urusan, selesaikan di rumah saja."

__ADS_1


Clover pura-pura marah dan mengabaikan Devan, lalu dia memejamkan matanya.


Saat hampir siang, Momo datang dan membangunkan Clover, dia bilang kalau tante Wuli sudah datang, barulah setelah itu Clover bangun.


Setelah tidur sebentar, tubuhnya juga sudah terasa jauh lebih baik, dia bangkit berdiri, turun dari ranjang lalu mandi dan bersiap siap sebentar, setelah itu langsung turun ke bawah.


Saat Wuli melihat Clover turun, dia segera berdiri dari duduknya.


"direktur Clover, saya benar-benar tidak menyangka kalau hubungan anda dan Tuan Devan begitu istimewa?" Wuli bukanlah orang yang pandai bergosip, Clover menghela nafasnya, dia merasa kalau berita kali ini benar-benar sudah berhasil mencapai hasil yang diinginkan.


Clover tersenyum kepda Wuli, lalu mengangkat tangannya "duduklah!"


Tetapi dia sama sekali tidak menjelaskan tentang hubungan dirinya dan Devan, pemikiran dan pandangan setiap orang berbeda-beda, jadi lebih baik jika dia tetap diam mengenai masalahnya dan Devan.


Clover merasa terkejut, "sangat cepat sekali?"


"bisa dibilang ini kebetulan, awalnya aku menjanjikan kepada mereka kalau biaya desainnya akan diberikan terlebih dahulu, jika terpilih, maka renovasi selanjutnya juga akan diberikan kepada mereka, kebetulan, kemarin keluar berita mengenai anda,Mereka semua langsung bilang kalau biaya desain tidak perlu dibayar, bayar renovasi saja, CX bisa dibilang sudah terkenal, sehingga semua orang juga ingin mencari kesempatan untuk membuat endorsement."


Clover tertegun sejenak, tanpa sadar suasana hatinya menjadi semakin baik. dia benar-benar mendapatkan reputasi dan keuntungan!

__ADS_1


Dia menunduk dan melihat ke 4 gaya desain itu, keempatnya memiliki gaya karakteristik masing-masing, ada gaya Eropa, gaya china, gaya Korea, semuanya terlihat unik....


"bagaimana kalau kita memilih gaya China ini?" dia tersenyum dan menunjuk folder yang di tengah itu.


Wuli melihat folder yang ditunjuk oleh Clover, ada 5 kamar, didekor menjadi mirip seperti istana kaisar jaman dulu, di atas setiap pintunya tertulis istana ini istana ini, interiornya juga terlihat bagaikan kembali ke jaman dulu, dari yang besar seperti pilar sampai yang kecil seperti cangkir teh, semua detailnya digambar keluar olehnya, dapat dilihat kalau desainernya mengerjakannya dengan sungguh-sungguh.


"meskipun kita menamakannya perusahaan, tapi sebenarnya ini adalah bisnis kecil, atau bisa dibilang kantor yang besar, semua make-up artis tidak perlu berada di sini setiap hari, jika ada yang memerlukannya, buat janji terlebih dahulu, jika mereka dapat tepat waktu sampai ke tempat yang sudah di janjikan, itu sudah oke, dengan begitu tempat ini cukup untuk digunakan."


"meskipun gaya ini dan make up tidak cocok, tetapi ini menang di perbedaannya dengan tempat lain, membuat orang merasa ini menyegarkan dan tidak mudah untuk dilupakan, lumayan, kita pesan yang ini saja, kamu boleh pergi untuk mengaturnya"


Pekerjaan yang lainnya, Clover hampir tidak ikut campur sama sekali, dia sudah pernah melihat kemampuan Wuli, di bawah desakan dan pengaturannya, dekorasi yang seharusnya memakan waktu 3 bulan, dikompres menjadi 2 bulan karenanya.


Demi menyesuaikan dengan gaya dekorasinya, Clover juga mengubah nama perusahaannya menjadi, "Paviliun Make Up CX"


Sedangkan dua bulan terakhir ini, hampir semua pelanggan Simba menandatangi kontrak dengannya di belakang Simba, hal ini membuat Clover merasa sangat terkejut.


Pada awalnya dia berencana untuk menyerang Gabriel sedikit demi sedikit, tetapi tidak diduga, cara Devan membuatnya menyelesaikan semuanya dengan sekali tepuk.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2