Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Sepupu


__ADS_3

Hanya saja, Sherin tidak bisa bertahan dengan teman SMA nya sendiri memanggil dirinya 'TANTE'


" Tante, sepertinya kamu sangat terkejut?" ucap Yuta.


"aku tidak membayar kamu lima ribu rupiah agar aku bisa di panggil tante oleh kamu!" Sherin tertawa dengan dingin.Mungkin karena Yuta adalah orang yang sangat dekat dengan Sherin, sifat kekanakan yang Sherin sembunyikan selama ini muncul kembali.


"Seorang MC yang terkenal mengapa lebih memilih untuk naik bus umum?" Sherin bertanya. Yuta menyimpan tas nya di kursi dan duduk di atas kursi sebelahnya. "seorang penata rias perusahaan Simba yang sangat terkenal juga lebih memilih untuk naik bus umum."


Ini adalah yang pertama kalinya bagi Sherin ada orang yang menjuluki dia sebagai penata rias Simba.Dia baru bekerja di perusahaan Simba kurang dari satu bulan.Sherin tidak menjawab ucapan Yuta dan malah menyimpan kotak alat penata rias nya di atas meja. "bisa kah kita mulai menata rias nya sekarang?"


"tidak perlu terlalu serius! muka seperti aku ini,kamu hanya perlu sembarang menggambar kan sedikit dan sudah akan ada hasil nya" Yuta memejamkan matanya.


Sherin merasa aneh.bukan kah manager Lupus berkata MC kali ini sangat lah suka memilih? apakah dia salah informasi? wajah Yuta tidak terlalu terlihat dingin seperti Devan, tidak terlihat hangat seperti Andrew juga.


Pandangan pertama yang wajah Yuta berikan kepada orang lain adalah terlihat seperti hantu.....Tiba tiba Sherin ke ingat akan Simon, mungkin Simon akan terlihat seperti Yuta ketika dia sudah menjadi dewasa nanti..

__ADS_1


Sherin sengaja menata riasan Yuta supaya terlihat lebih ringan dan aktif. Tetapi Sherin juga takut kalau Yuta tidak akan menyukai cara rias dirinya. "sudah..." Sherin berkata dengan ragu-ragu.


Yuta membuka matanya dan melihat bayangan dirinya di cermin.dia mengangguk kan kepalanya sedikit dan berkata "teknik rias tante lumayan juga ya?"


"oh ya, karena saya ingin berterima kasih kepada tante yang telah menolong saya tadi, saya mengundang tante untuk pergi melihat saya sebagai MC di acara." Sherin menjadi merasa bingung terhadap undangan Yuta. setelah berpikir, dia mengangguk kan kepalanya. Sherin ingin tahu pertumbuhan Yuta setelah 6 tahun lamanya.


"okey, tetapi jangan memanggil saya dengan sebutan tante lagi! nama saya Sherin." Sherin senyum kepada Yuta. waktu SMA, teman teman mereka sangat suka menyatukan Sherin dan Yuta. Tetapi mereka sendiri melihat dengan jelas,hubungan Sherin dan Yuta hanya lah sebagai teman akrab.


"MC Yuta, Devan bilang dia akan tiba dalam waktu 5 menit. apakah kita harus bersiap siap terlebih dahulu?" mereka baru tiba di tempat Penyiaran, seorang Direktur sudah menyambut mereka, Sherin dengar dari rekan kerja di perusahaan Simba, mereka bilang semua aktor yang terkenal juga harus menghormati Direktur Penyiaran. Sherin melihat ke arah Yuta dan mulai menebak identitas aslinya.Melihat semua karyawan yang sangat menghormat kepada Yuta,dia tidak percaya jika Yuta cuman hanya seorang MC.


"Sherin, sini. aku akan membawa kamu ke tempat yang bisa melihat ke arah panggung dengan jelas." Yuta memanggil Sherin. secara natural, Yuta memegang tangan Sherin dan membawanya ke tempat duduk penonton di bagian paling depan. tangan Sherin memang selalu terasa dingin saat musim dingin.Alis Yuta terangkat. "apakah kamu sangat kedinginan? mengapa tangan kamu begitu dingin?" tanya Yuta.


"apa yang sedang kalian berdua lakukan?" Badan Sherin bergetar ketika mendengar suara yang dingin dari bagian kanan mereka. oh ya, tadi direktur itu menyebutkan nama Devan.... Sherin merasa dirinya bodoh, mengapa dia masih mengira di daerah ciput bisa ada Devan yang ke dua? ini adalah yang pertama kali Sherin dan Devan bertemu setelah pulang dari pulau kemarin.Hati Sherin menjadi merasa kacau, dia ke ingat akan ciuman malam itu.


Sherin ingin menarik balik tangannya tetapi Yuta tidak mengizinkan dirinya melepas kan dan berkata "sebentar lagi, tangan kamu akan menjadi lebih hangat." setelah itu, Yuta melihat ke ekspresi Devan yang sulit untuk di jelaskan dan dia pun berkata "Devan, apa yang sedang kamu lakukan? apakah hanya kamu yang boleh memamerkan cintamu kepada kekasih kamu? aku juga ingin memamerkan cintaku padanya.iya kan Sherin?" Yuta memberikan sebuah ciuman di pipi Sherin.

__ADS_1


Sherin sangat terkejut hingga dia tidak bisa bergerak. dia jelas tahu bahwa dirinya dan Yuta sudah kenal sejak dulu. tetapi sekarang,Yuta tidak mengenali dirinya.Mengapa dia masih melakukan hal seperti itu? lagi pula,penampilan Sherin yang sekarang paling tidak terlihat lebih tua dari Yuta 3 atau 4 tahun.


Tidak mungkin ada pria yang bisa menyukai penampilan Sherin yang sekarang juga. apakah karena Yuta ingin membalas budi tentang Sherin yang telah menolong dia tadi? tetapi itu hanya lah masalah lima ribu rupiah.....atau dia sengaja melakukan ini semua di depan Devan? tetapi mengapa?Sherin tidak mengerti.


"kamu sudah mau menikah. menurut kamu apakah kelakuan kamu ini sesuai?" Devan bertanya kepada Yuta dengan raut wajah yang sangat dingin,tetapi tatapannya mengarah kepada Sherin.


Perempuan ini memang kuat dan hebat. Andrew baru saja pergi, di belakang dia sudah ada satu lagi yaitu Yuta. Devan pun terus berpikir.


"Nona Sherin, apakah kata kata saya benar?" Devan bertanya kepada Sherin. Sherin pun mengangkat kepalanya dan melihat ke wajah Devan dengan jelas, Devan yang memiliki ekspresi yang tidak bisa di baca oleh Sherin. " Direktur Devan?" Sherin pun menyapa nya.


"kamu mengenal sepupu aku?" Yuta bertanya dengan raut wajah yang sangat terkejut. sepupu? Sherin menjadi bingung. Devan adalah sepupu Yuta? tetapi Yuta adalah teman SMA Sherin....


"oh....,dia adalah tunangan GM Gabriel. saya tidak terlalu dekat dengan dirinya,tetapi kami pernah bertemu." satu kata tunangan memisahkan hubungan antara mereka berdua lagi.


Tidak dekat? Devan menatap kepada Sherin yang berada di depannya dengan raut wajah yang sulit di baca.

__ADS_1


"wawancara hari ini akan di tunda.Simon bilang,dia ingin bertemu dengan kamu. Terserah kamu sendiri ingin pulang bersama aku atau tidak!" Devan berkata.dia tidak menunggu Sherin menjawab pertanyaannya dan langsung berjalan keluar.


"kamu kenal dengan Simon? kamu memiliki hubungan apa dengan Devan?" Yuta bertanya kepada Sherin.Yuta menatap Sherin dengan raut wajah terkejut lagi.


__ADS_2