
"suamiku, apakah keluarga Gabriel melakukan sesuatunya di belakang, merencanakan sesuatu pada kita?" ucap Helena, bahkan orang yang polos seperti ini, dapat mendengar sesuatu yang tidak normal. apalagi orang lain.
Kali ini Gabriel menggunakan dia tidak bisa hamil untuk mengusir Clover pergi, di dalam hatinya sudah yakin, bahkan setelah ayah Devan tahu hal ini, masih membantu dia untuk berbohong.
Ini membuat semua orang takut dan sangat kecewa.
Dengan rahasia seperti apa, bisa membuat ayah Devan bersama dengan orang lain membohongi anaknya sendiri?
Tetapi ayah Devan kelihatannya sepertinya tidak ingin lanjut berkata lagi, dia berdiri, "Clover, masalah ini, jangan di bahas lagi, sekarang kamu bersama dengan Devan, tidak sengaja perbuatan mereka malaha membuat nasibmu lebih bahagia, biarkan lah masa lalu berlalu!"
Clover menekan air ludah,menganggukkan kepala, walaupun dia merasa kecewa karena belum mendapatkan jawaban, tetapi dia merasa segan, untuk bertanya lebih kepada ayah Devan.
Devan memegang tangannya, mengelus dengan Pelan-pelan, suhu dari telapak tangannya dengan cepat membuat Sherin merasa nyaman.
Mengetahui bahwa Clover adalah ibu kandungnya sendiri, Simon sepertinya setiap saat ingin berada di sampingnya, Momo yang melihat kakaknya begitu baik terhadap Clover. Dia tahu, dia sendiri sudah salah paham terhadap Simon, sebaliknya dia sangat menyukainya.
Jadi, tidak cemburu.
Tapi, tidak mengijinkan Devan menyentuh Clover, bahkan tidak ingin melihatnya.
Karena ini, wajah Devan menggelap.
Helena yang melihat anaknya seperti ini, Diam-diam dia mengangkat sudut bibirnya, dia sudah berpengalaman, terhadap hal ini, secara otomatis dia juga mengerti.
Setelah makan malam,Helena membujuk Simon ke kamar untuk tidur.
Simon ini sudah besar, dia sudah mengerti, sangat mudah untuk membujuknya.
Tetapi dengan Momo, sangat lah susah.....
"Momo, pergi tidur dengan bibi Su, ini sudah malam"
__ADS_1
"mama,malam ini aku ingin tidur dengan kamu"
"kenapa?"
"aku ingin melindungimu, jika tidak, akan ada orang jahat yang akan menyakiti kamu" selesai berkata, dia menoleh dan menatap Devan yang berdiri di belakang mereka.
"Momo, dia bukan orang jahat, dia adalah papa..." Clover merasa sakit kepala, awalnya dia mengira Momo hanya ngambek sesaat, tapi sekarang, tampaknya dia benar-benar memusuhi Devan.
"mama bohong, apabila dia bukan orang jahat, mengapa setiap kali ayah Yuta cerita tentang dia, kamu akan menangis?"
Hati Clover berdebar, Dengan rasa malu dia menoleh melihat Devan.
Devan menatap Momo dengan kedua tangan di dalam saku, mendongak, tatapannya tertuju pada Clover, "beberapa tahun ini, maaf telah menyakitimu"
Satu kalimat yang sangat sederhana, tetapi langsung membuat Clover mengalirkan air mata.
Momo melihat, menjadi cemas, melepaskan Clover,lalu maju ke depan dengan kedua tangan kecilnya itu, tidak berhenti memukul-mukul Devan, "kamu orang jahat, kamu membuat mamaku menangis lagi!"
Menoleh kepala,menatap Devan dan berkata, "aku akan temani dia tidur, selamat malam"
Setelah membujuk Momo tidur, Clover menggendong dia ke kamar bibi Su, Clover susah untuk tidur, ada Momo, dia lebih tidak bisa tidur.
Tiba-tiba dia teringat hp-nya masih di ruang tamu, berdiri, saat sampai di ruang tamu, melihat Devan dan Ibu Devan masih duduk di sofa, sepertinya sedang membicarakan sesuatu, setelah dia berpamitan, dia berjalan menuju ke kamarnya.
"Devan, cepat kejar lah dia!" melihat Devan masih duduk di sana melihat hp-nya, Helena melempar bantal sofa yang ada di belakangnya ke badan Devan.
Devan mengerutkan alis, membalikkan badan, melihat bayangan Clover, dengan buru-buru dia berlari menuju ke lantai atas.
Perilakunya seperti ini membuat Clover merasa lucu.
"aiyo, akhirnya aku merasa putra kita ini, sedikit memiliki rasa manusiawi" Helena melihat bayangan yang bergegas itu, menutup mulutnya dan tertawa.
__ADS_1
Tetapi ayah Devan mengerutkan keningnya.
Benarkah.....ini nasibnya?
.
.
.
Bersambung....
#####
Maaf ya, kemarin Mpu bilangnya mau kasih part bonus, tapi gak jadi🙏🥺
Niat hati ingin up lebih banyak, tapi harus tertunda karena tiba-tiba ada urusan mendesak, makanya seharian kemarin tidak bisa up dan baru bisa up sekarang.....😔
.
Maaf ya????
Jangan marah/kecewa ya, kalau marah nanti Mpu kecewa, kalau Mpu kecewa, gak semangat nulisnya....
Marah/ kecewa gak?
Jawabnya di kolom komentar saja ya!!!😅
Kalau gak marah tekan dulu like nya dong!!!!!
Terimakasih...
__ADS_1
😍😍😍😍😍