Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Semuanya Kembali Menjadi Pertanyaan


__ADS_3

...Ayah Gabriel Bukan Ayah Clover, Jadi, Siapa Ayahnya?...


Gelas yang di pegang Clover jatuh ke lantai dan terdengar bunyi suara pecahan kaca.


Devan berlari memasuki ruangan, melihat air yang tumpah di depan Clover, Devan segera menarik tangan Clover dan bertanya, "apa kamu terkena air panasnya?"


Clover menggelengkan kepalanya dan melihat ke Devan, "Devan, ayah Gabriel bukan ayah kandungku.Aku dan Gabriel tidak memiliki ayah yang sama....." setelah itu, Clover menutupi wajahnya dan mulai tertawa.


Masalah ini membuat dia benar-benar bahagia....


Tidak peduli siapa itu orangnya, Clover akan terima asal orang itu bukan ayahnya Gabriel. Pada saat itu, Clover yang memiliki beban di hatinya dalam sekejap menghilang.


Conan melihat ke Devan kemudian menatap ke Clover. Tatapan Devan dan Conan jelas menjelaskan beberapa hal. Berpikir sampai sini, Conan menghela nafas dengan diam.


Apakah semua ini takdir?


Conan berputar balik badannya, kemudian berjalan ke arah pintu.


"dia sudah mati.....apa kamu tahu?" melihat bayangan pria itu, Clover ikut berdiri dan menanyakan tentang ibunya. Pria ini bukan ayah kandungnya, tapi kasih sayang Clover terhadapnya sangat lah tulus.


"tahu!" Conan berhenti beberapa saat, lalu lanjut berkata, "Clover, kamu adalah anak yang baik. Kamu seharusnya tidak pantas mengalami hal seperti ini"


Tubuh Clover bergetar, seharusnya tidak pantas? benar juga.Masalah generasi sebelumnya malah menjadi Clover yang bertanggung jawab pada akhirnya.


Pada saat berjalan sampai di depan pintu, Conan tiba-tiba berputar balik badannya lagi, lalu melihat ke Clover dan Devan, "Clover, kalau kamu dan Devan adalah cinta sejati, masalah apa pun yang terjadi, ingat jangan menyerah dengan mudah. Jangan terlalu keras kepala dengan masa lalu. Masalah generasi sebelumnya tidak ada hubungannya dengan kalian."


Clover melihat wajah Devan dengan tidak mengerti, "apa maksud semua ini? apakah masalah ini berhubungan dengan Devan? kamu, apa maksud kata-katamu?" Clover bisa meminta Devan untuk mencari tahu tentang Conan, tentu saja Conan juga sudah mencari tahu tentang kondisi Clover. Conan mengerti hubungan Clover dan Devan. Kalau tidak, dia juga tidak akan datang ke sini hari ini.


Conan menatap Clover sangat lama, akhirnya menggelengkan kepalanya, "lupakan saja! lebih baik kalau kamu tidak tahu terlalu banyak"


Setelah itu, Conan tidak mau menjawab lagi walaupun Clover terus bertanya kepadanya. Sebelum pergi, Conan mengeluarkan selembar kertas dari sakunya dan memberikannya kepada Clover, "papa berharap, kamu tidak akan membuka kertas ini selamanya.Anakku, mungkin kamu bisa menjadi tidak bahagia kalau kamu membaca kertas ini"


Setelah itu dia berkata, "aku tetap adalah papamu selamanya. Kalau kamu punya masalah yang tidak bisa di selesaikan, ingat aku adalah papamu!"


Setelah dia pergi, Clover duduk di sofa dengan memeluk kedua kakinya, tiba-tiba dia merasa frustasi lagi....


Clover mengira, masalah semalam sudah jelas hari ini, tapi ujung-ujungnya semua masalah masih menjadi pertanyaan.


Tetapi, kalau Clover bukan anak kandung ayah Gabriel, bagaimana cara untuk menjelaskan perasaan antar Clover terhadap Gary?


Kalau Clover tidak berhubungan dengan keluarga Gabriel, mengapa dia bisa menggantikan Gabriel untuk melahirkan Simon? mengapa ibunya Clover meminta Clover untuk menutupi penampilan aslinya?


...Semuanya kembali menjadi pertanyaan....


Suasana hati Clover sangat tidak baik. Kalau dia terus berada di ruangan Devan, dia akan menggangu pekerjaan Devan.


Akhirnya dia pulang ke rumah.


Setelah sampai rumah, Clover terus berpikir.... Pada akhirnya dia memutuskan untuk membaca kertas yang di berikan oleh Conan tadi. Dia menggunakan keberanian yang sangat besar untuk membuka kertas itu. Tulisan di atas kertas itu adalah milik ayahnya. Bisa di lihat waktu menulis kata-kata ini.


Suasana hati ayah sangat berat....


Di atas kertas hanya tertulis sebuah nama dan alamat. Clover tidak mengerti maksud Conan. Tapi Clover merasa isi dari kertas ini berhubungan dengan dirinya.

__ADS_1


Clover memfoto kertas itu dan mengirimnya ke Devan...


Devan tidak membalasnya, sepertinya dia sedang sibuk....


Pada saat menjelang siang, Devan baru menelpon Clover, "Conan memberikan kamu alamat itu?"


Tangan Clover bergetar, dan pena di tangannya pun juga jatuh di meja, "mengapa kamu tahu?"


"Lover, bisa kah kita tidak mencari tahu tentang masalah ini lagi? masalah itu sudah berlalu semua....Kamu lihat, sekarang kita sudah bersama dan kita juga memiliki Simon dan Momo, apakah itu belum cukup?"


'Lover' adalah nama panggilan yang di berikan orang tua Clover pada saat dia berusia 17 tahun.Jelas, Devan juga sudah tahu tentang informasi ini....


Tetapi, ini adalah kehidupan Clover. Dia bukan mau mencari tahu salah satu benar siapa. Dia hanya mau hidup dengan kejelasan, paling tidak Clover tidak akan merasa asal-usul dirinya adalah misteri....


Clover ingin tahu apa yang di alami ibunya pada waktu itu! Clover juga ingin tahu alasan keberadaan dirinya....


Mendengar kata-kata Devan, Clover menjadi agak sedih. Pada detik itu, Clover merasa Devan tidak mengerti dirinya!


Clover sedikit kecewa dan langsung mematikan telpon Devan.


Setelah itu, Clover terus melamun. Padahal dia berencana mau pulang ke luar negeri besok.


Tetapi melihat kondisi dirinya sekarang,Clover juga tidak bisa berbuat apa-apa. Walaupun pulang ke luar negeri.


Clover menelpon ke Wuli. Untungnya Wuli berkata kondisi kantor masih termasuk lancar. Semuanya sedang berjalan seperti biasanya. Dan Wuli juga menyuruh Clover jangan merasa risau. Masalah ini membuat hatinya sedikit agak lega.


Setelah itu, Clover menelpon ke ibunya Devan.


"Clover, jangan risau, kamu lebih baik banyak bersama Devan saja di sana, kamu tidak perlu khawatir, dua anak ini ada di rumahku. Mereka sangat baik. Aku dan suamiku sangat menikmati hari-hari bersama cucu-cucu."


Kata-kata ibu Devan membuat Clover merasa semakin lega. Setelah berbicara dengan Simon dan Momo, Clover pun mematikan telpon.


Setelah itu, Devan terus menelpon ke Clover beberapa kali, dia juga mengirimkan teks kepada Clover, tetapi Clover yang sedang marah sama sekali tidak membalasnya.


Sebenarnya Clover bukan orang yang suka marah, tetapi tidak ada yang bisa menahan hidup yang seperti bom yang bisa saja tiba-tiba muncul suatu kebenaran yang mengejutkan pada suatu hari.


Selain itu, mengapa sampai sekarang Clover masih belum mengetahui asal-usul dirinya itu....


Hal ini membuat Clover tidak bisa tenang. Dia takut kebenaran yang tidak bisa dia terima tiba-tiba muncul suatu hari.


Clover mengira Devan pasti akan memberikan dia beberapa solusi untuk maslah ini. Tetapi tidak menyangka, Devan malah menyuruh dirinya untuk menyerah.


Berpikir sampai sini, Clover merasa sangat kecewa.


Akhirnya Clover memutuskan, dia ingin mencari tahun semuanya dengan jelas. Clover langsung membeli tiket kereta api pergi ke daerah Wol pada sore hari nanti tanpa memberitahu Devan.


Kalau Clover tidak mencari tahu masalah ini dengan jelas, Clover tidak akan bisa bekerja dan melewati hari-harinya dengan tentram.......


..........


Di depan gerbang perumahan, mobil mewah yang familiar, di samping mobil berdiri sorang pria yang tampan dan tinggi. Pria itu memakai jas dan kedua tangannya berada di dalam saku celananya. Pintu mobil sedikit terbuka dan pria itu menyandar di samping mobil sambil menundukkan kepalanya. Seolah-olah sedang memikirkan sesuatu....


Meskipun hanya bisa melihat wajahnya dari samping, tetapi itu sudah cukup membuat pandangan semua orang terkunci padanya.

__ADS_1


"Clover....." Clover mendengar ada yang memanggilnya ketika dia sudah hampir sampai di gerbang perumahan......


.


.


.


Bersambung.....


Mohon Maaf bila tulisan dan bahasanya kurang di mengerti,


juga masih banyak typo🙏🤭


Maklum, ngetiknya di percepat.....


.


NB:


Dikarenakan saat ini Mpu hanya bisa mengandalkan WiFi gratis saja, jadi Mpu hanya bisa up segitu dulu, di lanjut besok ya😃


Tadinya Mpu mau libur dulu aja nulisnya sampai Mpu punya kuota sendiri, tapi teringat hari ini adalah hari senin, sekalian mau MENGINGATKAN pada kalian untuk......


Biasa lah,,,, Untuk Author remahan seperti Mpu sangat membutuh kan vote dukungan dari kalian para pembaca😁


.


.


Jangan komen berbelit-belit!


Jangan komen bertele-tele! atau...


Jangan komen berputar-putar!!!!!


Saran dari Mpu, ikuti saja alurnya!😅


Yang suka sama karya Mpu,boleh kasih tanda tekan like dan komen bawelnya,


Yang tidak suka, boleh hanya tekan gambar jempol saja😂


.


Yuk saling mendukung!!!


Biar Mpu tambah semangat nulisnya, dan kalian tambah semangat membacanya 🥰


Terimakasih....


Love you all


💖❤💖❤

__ADS_1


__ADS_2