Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Perubahan Alur Yang Membuat Orang Terkejut


__ADS_3

Melihat wanita yang berada di sampingnya, Devan akhirnya mengerti, mau cara berbisnis atau pun cara bertingkah sebagai manusia, semua hasil tidak akan terlalu buruk jika kita mempertahankan sebuah hati nurani yang bersih dan baik, pantas saja CX kosmetik yang baru saja didirikan 2 3 tahun sudah bisa berjaya seperti ini di tangan Clover.


Karena itu, Devan mengubah kesannya terhadap Clover untuk sekali lagi.


"kalau begitu, Nona Clover, bukannya anda harus memberi sedikit penghargaan?"


"penghargaan?" Clover menoleh ke Devan, lalu memberikan sebuah ciuman di pipi Devan setelah berpikir, "sudah, apakah sekarang kamu sudah bisa katakan untuk apa kamu menyuruh aku ke sini?"


Devan mengelus tangan Clover dengan lembut, "tunggu sebentar, Simon akan datang nanti!"


"siapa, Simon? untuk apa dia datang ke sini?" Clover tidak mengerti, setahu dia, Devan tidak pernah membiarkan Simon datang ke kantor.


Karena Devan ingin menjaga identitas dan penampilan Simon.


Tanpa persetujuan Devan, tidak ada wartawan yang berani sembarang merilis foto Simon.


Karena itu, semua orang tahu kalau Devan memiliki seorang putra yang tidak memiliki ibu, tetapi tidak ada yang tahu penampilan anaknya itu seperti apa?


Tetapi hari ini kenapa?


Dalam waktu kurang dari 10 menit, Simon pun muncul di depan Clover, "pa, ma"


Hari ini Simon memakai pakaian yang sama dengan Clover, jas berwarna hitam dan celana kain, wajah Simon itu memang sudah tampan, ditambah sedikit riasan, penampilannya semakin luar biasa.


Pakaiannya ini dibeli Clover pada saat di luar negeri, tetapi Simon tidak mau memakainya, karena menurut dia baju ini terlalu formal, tetapi hari ini?


"sudah, ayo kita pergi!" Devan bersuara setelah menatap ke Clover dan Simon dari atas ke bawah.


Devan lalu berdiri dan membereskan mejanya, kemudian dia berjalan ke depan Clover dan melingkari pinggangnya dengan erat.


Clover menggigit bibirnya dan berjalan keluar dari pelukan Devan, "kamu itu sudah gila, ini di kantormu"


Devan menarik Clover kembali ke pelukannya dengan kuat, "bukannya kamu ingin balas dendam? dia kapan bisa gila kalau kamu terus begitu diam?" suara rendah berbicara kata-kata kejam terdengar di telinganya Clover.


Clover menelan air liurnya, dia tidak mengerti Devan akan berbuat apa, tetapi dia memilih untuk tidak membantah.


Jam pada saat ini adalah jam pulang kerja, Devan sengaja membawa Clover dan Simon berjalan melewati aula ketika mobilnya parkir di bawah. Dan langkah berjalannya juga sengaja diperlambat.


"Devan, kamu bicaralah dengan jujur, kamu ingin buat apa?"


"jangan berbicara, kamu akan mengerti nanti"


Dari segala arah bisa terdengar suara gosip dan kekagetannya.

__ADS_1


"kalian cepat lihatlah, sepertinya itu adalah putra direktur Devan? wah, benar-benar tampan!"


"tetapi wanita di samping direktur Devan itu siapa? dia memakai pakaian yang sama dengan putra direktur Devan, wajah mereka, juga sangat mirip.....apakah dia adalah ibu kandungnya? aku dengar bahwa ibunya sudah tiada sejak dia lahir?"


"bisa jadi"


"apakah wanita itu merupakan wanita pertama direktur Devan? berarti GM Gabriel itu orang ketiga? putra direktur Devan kan sudah lahir sebelum mereka menikah"


Sebelum itu, Clover masih tidak mengerti maksud Devan, tetapi dia sadar setelah mendengar kata-kata orang itu.


Dia melihat Devan dengan wajah tidak percaya. Dan merasa kagum dengan kecerdasan Devan yang tinggi.


Devan menggunakan usia Simon dan jarak waktu dia sama Gabriel menikah untuk memberikan semua orang ruang untuk berimajinasi. Orang-orang itu pasti akan berpikir berbagai macam jenis kisah cinta yang indah.


Seperti Clover yang dipaksa pergi setelah melahirkan anak, dan lain-lain....


Simon itu 'diasuh' oleh Gabriel. Meskipun Gabriel mengerti hubungan mereka, dia pasti juga tidak berani berkata apa-apa.


Devan menutupi mulut orang-orang dengan menggunakan usia Simon.


Untuk memberikan Clover sebuah identitas yang jelas.


Karena Clover sudah melahirkan Simon sebelum Gabriel dan Devan menikah,jadi kondisi Clover dan Gabriel akan menjadi berbeda total.


Berpikir sampai disini, Clover tidak bisa menahan diri dan terus menatap ke Devan, kecerdasannya itu memang luar biasa!!!!


.........


Besok harinya, Clover dibangunkan oleh telepon dari Yuta pada saat subuh.


"Halo, Clover yang terkenal, apakah kamu akan membawa perusahaanmu dan menaiki puncak popularitas?"


Clover mengucek matanya, "kamu itu sedang bicara apa?"


"kamu sudah terkenal, kamu cepat lihatlah ke topik utama di internet, tetapi, itu adalah ide siapa? benar-benar.....sangat cerdas!"


"terkenal apa? sudah aku matikan dulu telponnya ya?" setelah mematikan telpon, Clover langsung melihat ke berita di internet.


Foto Clover, Devan dan Simon di kantor Ningga Group semalam tersebar di mana-mana


"kekasih pertama Ningga group muncul, sang istri Gabriel di duga orang ketiga"


"kisah cinta mengejutkan antara Tuan Devan dan Direktur CX kosmetik."

__ADS_1


"Cinderella yang dipaksa untuk pergi setelah melahirkan kembali sebagai direktur CX kosmetik, cinta dan karier berjaya"


"....."


Berbagai macam jenis judul yang berbeda tetapi berpihak kepada satu pihak yang sama.


Clover menoleh ke sisi tempat tidurnya, dan melihat tempat Devan kosong.


Clover berdiri dan mulai mencari Devan, melalui tirai yang tipis dia melihat ada bayangan seseorang yang sedang bergerak di luar kaca pintu.


Clover sedang berada di kamar tidur utama lantai dua, di luar kamar tidurnya ada sebuah kolam renang, diantara dia tempat itu dipisahkan oleh pintu kaca.


Clover berjalan lebih dekat dan menggeserkan tirai, dia melihat Devan meloncat ke dalam kolam renang dalam keadaan tidak memakai baju, kemudian Devan berenang dengan gaya dan tubuh yang sangat bagus.


Clover merasa pria ini benar-benar terlalu sempurna, semua hal yang di lakukan pria itu tidak memiliki kekurangan, Clover terus menatapnya sampai dia tidak menyadari Devan sudah naik dari kolam renang.


"harus pandai kontrol diri kalau melihat pria, paham?" suara Devan yang rendah dan berat menarik Clover kembali ke realitas.


Clover ******* bibir bawahnya, "tidak paham, lalu, wawancara sebentar Tuan Devan, apakah ada hal yang tidak bisa anda lakukan?"


Pria yang di depan Clover itu berhenti tersenyum dan berpikir sejenak sebelum menjawab dengan serius, "ada!"


Clover tertawa, "katakan!"


"melahirkan anak!"


"hahahahah....." Clover tertawa dengan nyaring.siapa bisa berpikir penampilan orang seperti Devan bercanda seperti itu?


Pria itu menyeka air ditubuhnya dengan sembarang, lalu memeluk pinggang Clover sebelum memberikan sebuah ciuman kepadanya.


Clover mendorong Devan, "kamu....kamu lepaskan aku, aku, aku ada masalah serius ingin bertanya kepadamu"


"katakan!"


"apa kamu yang menyuruh mereka menulis berita seperti itu di internet?"


...........


di lanjut nanti ya,,, mpu na cangkel udah nulis 2000 kata😁


Jangan lupa kasih semangat terus mpu na,


tekan like, komen dan kasih vote nya juga 🤗

__ADS_1


Terimaksih.....


__ADS_2