
Devan mengepalkan kedua tangannya dan menekan kan di dahinya sambil memejamkan matanya. Di matanya semua adalah bayangan Sherin, bahkan meski sudah berlalu beberapa tahun, kenangannya tetap terbayang sangat jelas.
Dia sudah meninggal, benar, Sherin sudah meninggal, tetapi kenapa Devan merasa tidak percaya? meskipun dia sendiri sudah melihatnya di kremasi, dia tetap tidak percaya. Dia selalu merasa kalau Sherin masih hidup, jadi beberapa tahun ini dia selalu menjaga hati dan cintanya untuk Sherin. Dia selalu menanti dengan keras kepala, tahun demi tahun.
"bagaimana kalau kita melakukan tes DNA antara dia dan Simon? aku tidak percaya kalau dia adalah Sherin, tetapi jika kamu bilang kalau dia itu adalah ibu kandung Simon, aku percaya, bagaimana menurutmu?" meskipun informasinya menunjukkan kalau wanita itu bukan ibu kandung Simon, tetapi Dylan tidak percaya akan hal ini.
Devan pun menyetujuinya, "oke, kamu urus saja!"
....
"Clover, ayo ikut denganku!" saat pesta pernikahan sudah akan berakhir, tiba-tiba Yuta berlari dengan panik, dan langsung menarik tangan Clover tanpa penjelasan apa pun masuk ke dalam rumah.
Saat melewati Amy, dia memanggilnya, tetapi Yuta tidak menghiraukannya.
Yuta yang seperti ini membuat Clover takut,biar bagaimana pun Yuta bukan orang biasa, jika ada sesuatu yang membuatnya panik seperti ini,pasti adalah suatu masalah yang besar.
Hari ini adalah hari pernikahan mereka, tetapi Yuta malah pergi dengan panik sambil menggenggam tangan seorang wanita seperti ini, terlihat seperti ingin lari dari pernikahan.
Tindakan aneh mereka berdua mengejutkan tamu-tamu yang ada di sana, termasuk Devan.
__ADS_1
"Yuta,apa yang sebenarnya kamu lakukan?" Clover ingin melepaskan tangannya, tetapi yuta menggenggam nya dengan sangat erat.
Suara-suara yang membicarakan mereka di belakangnya semakin lama semakin menyebar. Hal ini membuat Clover merasa tak enak hati.
Hari ini adalah hari pernikahan Yuta, dia malah berbuat tidak jelas seperti ini dengannya, apa yang akan di pikirkan oleh Amy nanti?
"Yuta, kamu kasih tahu aku dulu, apa yang sebenarnya terjadi? apa telah terjadi sesuatu?" Clover hampir menangis karena panik.
Yuta melihat para tamu di belakang sedang melihat ke arahnya, akhirnya dia menghentikan langkahnya dengan tidak berdaya lalu berkata dengan lirih di dekat telinga Clover, "kakek mu datang untuk mencari kamu Clover!"
Siapa? kakek? Clover seketika tidak bereaksi apapun, kakek...Ini adalah kata yang tidak pernah muncul di dalam kehidupannya selama 25 tahun lebih.
Kakek, yang berarti adalah ayah dari ibunya, tidak salah kan? tetapi ibunya sudah meninggal, selain itu, di dalam ingatannya, ibunya tidak pernah mengungkit soal orang tuanya, tidak pernah sekali pun.
Terlebih lagi, mereka sedang berada di luar negeri, dari mana tiba-tiba muncul seseorang yang mengaku sebagai kakek nya ini?
Setelah itu, dia tidak memberontak lagi, malah dia mempercepat langkahnya, dan mengikuti Yuta masuk ke dalam.
Di luar lobi, beberapa orang yang memakai baju serba hitam, berdiri membentuk 2 baris, saat mereka melihat Yuta dan Clover datang ke arahnya, mereka serempak membungkukkan badan, beberapa orang di belakang yang ingin ikut melihat pun langsung di hadang oleh mereka dari luar......
__ADS_1
.
.
Bersambung....
.
.
Hari ini up nya 3 part aja ya....
.
Terimakasih....
Mohon dukungannya,
Like,Love, komen, hadiah dan vote....
__ADS_1
Love you all....