
... "kalau begitu, apakah kalian tahu siapa nama ayahku?"...
Ekor matanya melihat kalau tangan neneknya sedikit gemetar, dia yakin kalau neneknya pasti tahu sesuatu, hatinya tanpa bisa di cegah merasa sangat bersemangat.
Nenek Clover membuka mulutnya,saat dia akan berbicara, kakek Clover yang dari tadi hanya berdiri membelakangi mereka batuk dengan pelan.
Nenek Clover pun seketika bungkam.
Di saat yang bersamaan...
Rumah keluarga Amy
"pa, siapa sebenarnya orang itu? kak Clover pergi ke sana dengan mereka, bahaya atau tidak?" Amy menarik lengan papanya dan bertanya padanya dengan cemas.
Ayah Amy menepuk tangan putrinya, lalu mendongak,tatapan matanya tampan sengaja bertabrakan dengan Yuta "teman kamu itu tidak di sangka, asal-usulnya ternyata sangat menakjubkan." sambil berbicara, dia tiba-tiba tersenyum, seperti sedang memikirkan sesuatu.
"kamu tenang saja, dia itu kakek kandungnya sendiri, dia tidak akan menyakitinya..."
"paman, apakah yang datang tadi itu adalah pemilik pulau kabut?" tiba-tiba suara yang rendah dan serak terdengar dari depan pintu, mereka semua berbalik dan melihat Devan masuk ke dalam.
"Devan,kamu juga mengenalnya?" ayah Amy jelas terlihat sedikit terkejut, segala urusan yang berhubungan dengan pulau kabut selama beberapa tahun belakangan ini di lakukan dengan hati-hati, hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahuinya, kalau orang biasa sangat jarang ada yang mengetahuinya.
Devan menganggukkan kepalanya, tapi setelah itu dia mengerutkan alisnya, seperti sedang memikirkan sesuatu.
__ADS_1
....
"mama, apakah aku sekarang bisa di bilang bersaudara dengan raja?" sambil berbaring di atas ranjang, tangan Momo yang kecil itu di gunakan untuk menopang setengah tubuh nya dan bertanya kepada Clover yang sedang melamun.
Clover melirik nya dan menjawab, "Momo, lain kali, kamu tidak boleh ikut pergi dengan orang asing lagi, kamu mengerti?"
"itu adalah kakek buyut, bukan orang asing mama..." Momo mengerucutkan bibirnya.
"orang yang baru pertama kali bertemu bilang dia adalah kakek buyut, kamu langsung percaya begitu saja?" Clover duduk tegak dan menatap Momo dengan tegas, anak ini selalu merasa dirinya benar, jika tidak di ajari dari sekarang,nanti takutnya akan di manfaatkan oleh orang lain.
"mama, saranghaeyo, lain kali aku tidak akan percaya lagi"
"apa? saranghaeyo? Momo, apa yang sedang kamu katakan?"
Clover seketika tidak tahu harus tertawa atau menangis.
...
Keesokan harinya, Clover dan Momo menikmati pelayanan yang sangat sempurna di sini.
Kecuali harus di temani seseorang saat ingin ke toilet....Momo, gadis kecil ini, terlihat sangat menikmatinya, sedangkan Clover, malah merasa sangat tidak nyaman, bagaimana pun juga tetap tidak terbiasa.
Dia juga baru tahu kalau ternyata kakek dan neneknya memiliki 9 orang anak, 4 orang putri, dan 5 orang putra. ibu Clover adalah anak ke empat, yang sekarang menjabat menjadi pemilik pulau yang baru adalah pamannya yang paling kecil.
__ADS_1
Mereka memiliki keluarga besar, jumlah sepupunya saja ada lebih dari 30 orang, ada yang besar dan yang kecil, ada perempuan dan juga laki-laki.Jika semuanya berkumpul bersama, kira-kira ada sekitar 40 sampai 50 orang, di tambah dengan pembantu dan lain-lain.Makan bersama saja seperti sedang mengadakan pesta.
Tetapi hari ini sudah membuat dia mempunyai konsep terhadap keluarga, karena mereka semua sangat harmonis, intrik dan permusuhan yang ada di bayangannya tentang keluarga besar, tidak akan di temui di sini.
Perilaku mereka juga sangat peduli terhadapnya dan Momo.
Hal ini membuatnya teringat pada ibunya sendiri, teringat beberapa hari sebelum dia meninggal, dia selalu memegang kotak liontin sambil melamun, dia selalu mengira kalau ibunya mungkin sedang merindukan ayahnya yang tiba-tiba pergi, saat ini dia baru mengerti, sepertinya ibunya merindukan keluarga ini....
.
.
Bersambung.....
.
.
Kalian terus nuntut Mpu untuk up.... sekarang, Mpu pun ingin nuntut untuk tekan LIKE, LOVE,KOMEN, dan Hadiahnya....heee
Ini udah 3 part lho?!!
Terimakasih.....
__ADS_1
Love Love Love😍