
Felice dan Helena saling menatap....
Sambil mengerutkan kening, Felice sangat marah, "kak, aku sudah pernah bilang kepadamu, bahwa Gabriel itu adalah seseorang yang tidak bisa di percaya, kamu dan kakak ipar tidak mau percaya, kamu lihatlah sendiri, kalian berdua hampir membuat menderita Devan dan Simon seumur hidup, dia dulu memang karena dia tidak bisa mengandung, maka kakak ipar baru setuju dan mengambil ****** Devan dan pergi....sehingga membuat Sherin melahirkan Simon, tetapi dia malah menipu Devan, dan Sherin mengira kalau itu di sebabkan oleh kecelakaan mobil.Kamu lihat saja sendiri bagaimana anakmu di sakiti dalam beberapa tahun terakhir ini...."
Helena orang yang emosional, hati Helena langsung terpukul, mendengar perkataan Felice, dalam beberapa tahun terakhir, ketika Devan tumbuh dewasa, dia tidak terlalu memperhatikannya, tetapi putranya sendiri di tipu oleh orang lain dan melihat putranya yang terlihat begitu kesepian, dadanya terasa sesak dan susah untuk bernafas dengan cepat karena marah. Dia segera mengeluarkan ponsel nya dari dalam tas dan langsung menelpon Devan.
Dalam beberapa tahun terakhir ini, dia tahu kalau Gabriel mandul, karena juga memiliki Simon, jadi dia juga tidak pernah bertanya tentang hubungan Devan dan Gabriel, dia mengira putranya itu sudah tahu.
Tetapi,tidak menyangka....
"kakak, tunggu!" Felice memegang tangannya.
"tunggu apa lagi? aku ingin segera memberitahu Devan dan aku ingin wanita itu segera pergi dari rumah kami" meskipun setelah Devan dewasa, dia dan ayah Devan pergi ke luar negeri, tetapi untuk perasaan putranya, ibu Devan tidak akan melepaskannya begitu saja...
Bisa membuat Helena yang biasa tenang bisa marah sampai seperti itu, Felice tidak berdaya dan melihat ke Clover, hatinya sekarang masih merasakan perasaan sepeti apa?
__ADS_1
"kakak,kita bicarakan ini lebih dalam lagi, jika tebakan aku tidak salah, wanita yang mati itu, sepertinya juga Gabriel yang merencanakannya,melalui masalah ini, kamu dapat membayangkan seberapa dalam rencana wanita itu, dan jika kamu terburu-buru untuk memberi tahu Devan, takutnya dia akan merencanakan sesuatu lagi"
Melihat kedua orang itu terus berkata, Clover memejamkan matanya, dia menutupi semua rasa kemarahan dan kesedihannya, ternyata waktu itu yang ada di luar kamar pasien adalah Gabriel, dia sudah tahu kalau dirinya tidak bisa hamil, maka dia mencari Clover untuk melahirkan Simon.
Ini juga alasan kenapa Gabriel bisa mentolelir pria yang dicintainya mempunyai anak dari wanita lain.
Tetapi,Clover sangat penasaran, mengapa ayah Devan bisa membuat keputusan seperti itu, tentu saja dia juga bukan seseorang yang mudah di tekan dan di ancam. Tetapi, bagaimana dia bisa setuju dengan permintaan Gabriel ini? lagi pula, ini juga berkaitan dengan hubungan darah keluarga mereka.
Di tengah ini, apakah ada motif lain yang tersembunyi lagi?
Tetapi harus di katakan bahwa, pikiran Gabriel ini benar-benar sangat kejam.
Meskipun dia tahu kalau Gabriel itu bukan orang yang baik, dia selalu merasa kalau Gabriel tidak bisa hamil itu karena kesalahan dirinya, oleh karena itu, hanya karena tanggung jawab moral, dia lebih memilih melepaskan pria yang dicintainya.
.
__ADS_1
Bersambung....
.
.
Mohon maaf bila tulisan dan bahasanya kurang di mengerti🙏
.
Terimaksih....
Jangan lupa tinggalkan jejak, like dan komen...
Kalau Mpu tidak ngantuk dan ketiduran, part selanjutnya siap di tulis😃
__ADS_1
Tapi kalau tidak ada up juga, berarti Mpu ketiduran 😴
Love Love Love....