Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
9 Tahun Yang Lalu Aku Melahirkan Seorang Anak


__ADS_3

Kemudian,Clover berdiri di pinggir jalan, mulai menghentikan mobil...


Ternyata sangat berguna, dia melambaikan tangan, mobil pertama yang berhenti,


"Hai cantik, kamu mau pergi ke mana?" supirnya adalah sorang pria yang berkulit hitam, badannya besar dan tinggi,sepertinya mengetahui dia adalah orang china,dengan menyapa dia dengan bahasa Chinese yang pas-pasan.


Saat ini, Clover merasa takut, orang ini bertato di seluruh tubuhnya,kelihatannya seperti bukan orang yang baik, apabila Clover masuk ke dalam mobilnya, bukan hanya putri nya saja yang tidak bisa di selamatkan, mungkin saja dirinya juga tidak akan selamat.


Teringat hal ini,dia kembali memakai seragam kerjanya lagi, dan mengikat rambutnya, memakai kaca matanya yang berbingkai hitam, membungkukkan badan dan berkata,


"asma aku kambuh... aku ingin pergi ke rumah sakit, kamu..." dia berpura-pura terengah-engah seperti asma.


Dia belum selesai berkata, mobil yang tadi masih berhenti di hadapannya, kemudian kabur.


Setelah itu, tidak ada lagi mobil yang berhenti, melihat waktu sudah semakin malam, Clover semakin merasa cemas.


"Devan, kamu lihat wanita itu, apakah dia wanita yang ada di acara waktu itu?" Dylan melihat dari jauh, wanita itu melambaikan tangan dan berusaha menghentikan mobil, seiring dengan jaraknya semakin dekat, dia bisa melihat wajahnya dengan jelas.


Devan yang duduk di belakang, memejamkan mata, mendengar Dylan berkata seperti ini, seketika dia membuka matanya, melalui kaca mobil bagian depan,menatap ke bayangan wanita itu.


Terbengong,menggerakkan bibir, dengan intonasi serak Devan berkata, "tidak perlu pedulikan dia, lewati saja!"

__ADS_1


Dylan mengangguk, berhenti berkata, melalui kaca spion, dia melihat Devan memejamkan mata kembali, tidak tahu harus berkata apa, dia mulai menekan kakinya di atas pedal gas, tidak memperlambat...


Tetapi...


Sebuah bayangan hitam yang muncul bersamaan di depan mobil,


"zkiiiiit...."


Suara gesekan antara ban mobil dengan apal, suaranya sangat menusuk telinga.


Dylan menghela nafas yang panjang,lalu membuka jendela mobil dan berteriak dengan keras,


"kamu sudah tidak ingin hidup lagi ya?"


Clover sama sekali tidak menyangka, mobil yang dia cegah adalah mobil Dylan yang pastinya ada Devan juga. dengan senang dia berkata, "Tuan,bisa kah anda mengantar saya....saya minta tolong, anak saya di rumah sedang demam tinggi, menunggu saya membawanya ke rumah sakit..."


Dia belum selesai berkata, dia sudah menangis. Sudah berapa lama, dia tidak pernah menangis, karena dia tidak ingin Momo mengkhawatirkannya karena di sekelilingnya tidak ada seorang pria yang peduli padanya.


Apabila tidak ada yang peduli padanya, untuk siapa dia menangis?


Tetapi, hari ini, di hadapan Devan, kekuatan dia selama ini, menjadi ambruk dalam waktu sekejap saja.

__ADS_1


Devan yang duduk di belakang, mengerutkan keningnya, dan batuk dengan ringan.


Dylan menggelengkan kepala, bermaksud meminta maaf kepada Clover, di sini dia menyalakan mobil lagi.


Hati Clover terasa dingin, dia mengetahui maksud dari Devan yang tidak ingin mengantarnya.


Di dalam hatinya merasa senang dan juga sedih, senang karena Devan tidak tergoda dengan kecantikannya, tidak peduli bagaimana penampilan Clover?


Sedih,karena yang sedang demam tinggi itu adalah putrinya, tetapi dia tidak bisa mengatakannya.


Melihat mobil Devan mulai melaju, dia merasa cemas, kemudian memejamkan mata, lalu berkata, "aku...9 tahun yang lalu aku melahirkan seorang anak"


Mobil tiba-tiba mengerem dan berhenti lagi,


Jendela yang di belakang perlahan-lahan turun, wajah Devan muncul lagi di hadapannya, terlihat sangat sempurna seperti dulu, tidak asing lagi, tetapi terasa sangat cuek dan seperti orang asing....


.


Bersambung....


Terima kasih...

__ADS_1


Mohon dukungannya like dan komen...


Love Love Love😍


__ADS_2