
Sikap Clover yang tenang itu membuat Gabriel sangat mengaguminya, telah merebut suaminya, tapi masih saja bisa bersikap tenang seperti ini, "dua hari sebelumnya, suamiku pergi ke luar negeri, aku melihat dia bersama seorang wanita, seperti memilki hubungan gelap, kenapa aku melihat orang itu sedikit mirip dengan kamu?"
Dalam hati Clover mendengus, sedikit mirip? jarak pada hari itu begitu dekat, dan di luar rumahnya juga ada lampu, padahal dapat melihat dengan sangat jelas.... tetapi wajahnya berkata, "apa? apakah Nyonya Ningga salah melihat?"
Selesai berkata, tidak peduli Gabriel percaya atau tidak, membalikkan badan langsung pergi ke cafe di sebrang.
Gabriel, kamu hampir saja menghancurkan kehidupanku,dengan begitu, kamu jangan salahkan aku tidak lagi bersifat murah hati padamu.
Di dalam cafe pada pagi hari sangat sepi, Clover memesan secangkir kopi, menemukan tempat yang sunyi di sudut, lalu mengeluarkan buku fashion make-up di dalam tas, dan mulai membacanya.
Tidak tahu berapa lama dia membacanya, tercium sebuah aroma ke hidung, sebuah bayangan jatuh di bukunya, dia mengangkat kepalanya dan terlihat Gabriel berdiri di samping meja,dia kaget, benar-benar tidak bisa menunggu?
Kedua tangannya di letakkan di atas buku, lalu menutupi isi bukunya.
Mengangkat tangannya melihat Gabriel dan berkata, "Nyonya Ningga, apa ada urusan?"
__ADS_1
Gabriel duduk di hadapannya, "siapa kah namamu, gadis?"
Clover mengerutkan keningnya, meminum seteguk kopi, "Nyonya Ningga sepertinya salah paham, aku...sudah pernah melahirkan anak, aku memiliki seorang anak perempuan, bukan gadis lagi.Namaku Clover...." dia sengaja memperkuat kata 'anak' kemudian dia benar-benar melihat wajah Gabriel menjadi lebih suram.
"oh, benarkah? aku benar-benar tidak bisa melihatnya"
"Nyonya Ningga datang ke sini, apa ada urusan?" dia mengulangi bertanya padanya.
Pada saat ini, seorang pelayanan membawakan secangkir kopi, Gabriel mengangkat nya dan langsung meneguk nya dengan elegan, memutar tubuhnya ke samping, mengeluarkan selembar kartu nama dari dalam tas dan menyerahkan nya pada Clover. Namun dia tidak menjawab pertanyaan nya, dia malah berkata, "Nona Clover, aku membuka perusahaan model, aku melihat syaratmu sangat bagus, kalau kamu tertarik, boleh mencobanya"
Dia tertegun, lalu mengangkat bibirnya, dia pun juga mengeluarkan selembar kartu nama yang cantik dari dalam tas dan menyerahkannya pada Gabriel, lalu berkata "maaf, sepertinya saya tidak bisa mencobanya"
Gabriel mengambil kartu namanya dengan tidak peduli, menundukkan kepalanya dan melihat, wajahnya langsung berubah, dia seketika berdiri dan tanpa sengaja menumpahkan secangkir kopi, cairan berwarna cokelat, mengecat mantel kremnya menjadi warna cokelat tua.
Dia memandang wanita di hadapannya dengan tidak percaya "kamu, kamu adalah pendiri perusahaan CX kosmetik?"
__ADS_1
Awalnya dia mengira, wanita ini hanyalah sebagai vas bunga yang selalu bergantung pada pria, tetapi dia tidak berpikir dia sebenarnya adalah wanita karir yang terkenal di industri bisnis dalam beberapa tahun ini.
Clover menekuk alisnya dan wajahnya juga tersenyum, dia mengambil cangkir kopi dan meneguk nya, dia sedikit merasa beruntung, selalu bersikap rendah hati dalam beberapa tahun ini, sekarang baru lah bisa memberikan pukulan fatal pada wanita ini. dengan santai dia menjawab, "Nyonya Ningga tidak perlu terlalu kaget begitu, aku kembali ke sini kali ini, bukan untuk merebut rejekimu, tanganku terlalu pendek, tidak bisa menangani semuanya yang di dalam negeri, jadi...." dia sengaja berhenti sejenak, lalu perlahan-lahan mengangkat kepala melihat pada Gabriel, satu kata demi satu kata dia mengatakan,
"aku hanya ingin sumber daya dari perusahaan Ningga Group di luar negeri..."
Dia tampak seperti orang yang sangat percaya diri, membuat Gabriel panik tanpa alasan, dan berpikir, dia baru saja muncul di kantor Devan, wajahnya semakin suram.....
.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1
Maaf bila masih banyak typo🙏