Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Pergi Ke Resort


__ADS_3

"Kamu mau apa?"


"membuatmu senang!"


"Mana ada orang yang membuat orang senang dengan cara seperti ini?"


Clover mendengar Devan berbisik di telinganya, "aku menyadari cara ini paling berguna untuk membuat kamu melupakan semua masalah yang tidak baik"


Setelah itu, tidak tahu setelah berapa lama, malam pun menjadi lebih gelap dan Clover berbaring di pelukan Devan dengan tubuhnya yang tak bertenaga dan sesak. Satu tangan Clover berada di pipi Devan.


"kamu....mau lagi?" suara Devan serak dan berat.


Clover langsung menggelengkan kepalanya dan berkata dengan wajah takut, "tidak mau, aku sangat capek!"


"besok pagi olahraga bersamaku, stamina mu ini tidak terlalu bagus...." Devan berkata dengan serius.


Clover membasahi bibirnya dan menunjukkan Devan tatapan kosong, memikirkan tubuhnya, kemudian memutar badannya,lalu membelakangi Devan.


Devan menarik Clover ke dalam pelukannya dengan kuat. Dari gerakan ini, bisa di lihat tenaga Devan masih banyak!


Pemikiran ini membuat Clover mengerutkan alisnya dan tidak berdaya, perbedaan tenaga keduanya benar-benar terlalu jauh.


Besok harinya adalah hari sabtu.Meskipun Devan adalah seorang bos, sejujurnya yang dia korbankan benar-benar lebih banyak dari orang biasa. Hari sabtu dan minggu baginya sangat berharga, terlihat dia sedang memakai baju rapi dan terartur.


Clover menghirup nafas dan bersuara, "aku ingin pergi melihat Gary"

__ADS_1


Tangan Devan yang sedang mengancingkan kemejanya langsung berhenti, dia berpikir sejenak sebelum berkata, "baiklah, aku akan mengaturnya. Kamu cepat bangun!"


"kemana?"


"aku mau pergi ke resort yang berada di sekitar sini untuk tanda tangan kontrak. Kamu pergi ikut bersamaku"


Clover menggelengkan kepalanya, sekarang dia masih berstatus selingkuhan. Menyuruh Clover untuk keluar masuk bersama dengan Devan secara terus terang, meskipun Gabriel tidak berpendapat apa-apa, Clover tidak mau orang lain melihat dirinya dengan tatapan aneh.


"temani aku pergi, kamu keliling dulu di sana.Pemandangan di sana lumayan bagus, nanti malam aku temani kamu belanja, gimana?" Devan merapikan bajunya,lalu menyipitkan matanya kepada Clover.


Belanja? dengan Devan? Clover jadi sedikit tertarik dengan ini.


Masalah beberapa hari ini membuat Clover benar-benar pusing, pergi jalan jalan juga bagus, kalau tidak, Clover akan benar-benar gila kalau terus berada di rumah sendirian.


Melihat pemandangan di depannya yang seperti lukisan, Clover merasa sangat takjub.


Tempat ini, dekat dengan gunung yang tinggi, sungai dan danau kecil terdapat batu dan hutan...Resort yang di katakan Devan berada di antara ini.


Kalau Devan tidak membawa dia ke sini, Clover benar-benar tidak menyangka di kota besar Ciput terdapat surga alami seperti ini.


Resort ini sangat besar....


"di belakang ini ada sumber mata air hangat, tunggu malam kita sehabis belanja, kita pergi ke sana untuk berendam air hangat" Devan berbisik kepada Clover, setelah mendengar kata kata Devan, pipi Clover memerah, Devan menyipitkan matanya, "Nona Clover, jangan katakan kepadaku kamu sedang memikirkan adegan mesum sekarang?"


Clover melihat keramaian di belakangnya dan melirik Devan dengan lekat.

__ADS_1


"aku.....aku, tidak ada.....aku...." clover hanya teringat, dia tidak membawa baju ganti, tidak lebih...


"itu, aku mau keliling dulu di sekitar sini, tunggu kamu sudah selesai, kamu telpon aku saja!" Clover merasa sangat tidak nyaman di tatap oleh orang sebanyak ini. Meskipun hatinya tidak merasa gugup, tetapi status mereka ini memang ada sedikit yang tidak sesuai.


.


.


.


Bersambung....


Maaf bila tulisan dan bahasanya kurang di mengerti๐Ÿ™


.


.


Mohon dukungannya, like komen vote nya.....


Terima kasih...


Love you all


๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2