Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Helena Bertemu Momo


__ADS_3

"Devan? Nona Clover, sepertinya kamu memanggil orang yang salah!" suara itu sangat dingin, tanpa sedikit pun kasih sayang.


"aku...." Clover agak menoleh ke samping, jarinya meremas rambutnya, merasa agak malu, tapi tidak marah, sudut bibirnya agak sedikit terangkat.


Di sini, terlihat Felice dan Helena menatapnya dengan penuh arti.


"dia baik-baik saja, kamu tidak perlu khawatir!" suara dingin itu terdengar lagi, setelah mengatakan ini, terdengar bunyi 'tutut....' dari dalam telpon.


"Devan, dia tidak tahu kalau kamu adalah Sherin. Kamu jangan marah padanya ya?!" Helena melihat ponselnya, dan mewakili putranya menjelaskannya.


Clover menggelengkan kepalanya, dia tahu bahwa Devan pasti sangat kecewa dengan tingkah lakunya.


Kemudian, sepertinya kedua orang itu takut kalau Clover akan lari, keduanya kemudian mengikutinya pulang ke tempat tinggalnya, lalu menyuruhnya mengemas semua barang-barangnya.


Ketika mereka bertiga baru saja memasuki halaman, mereka melihat Momo dengan kaki pendek itu, memegang kincir angin di tangannya dan berlari-lari di halaman, tertawa gembira, Momo mendengar suara,kemudian menolehkan kepalanya, menatap Clover, mengulurkan kedua tangan kecilnya, memanggil, "ma, kenapa kamu kembali begitu cepat?" hari ini adalah hari sabtu, sekolah Momo pun libur.


Senyumannya itu, seakan-akan bisa membuat hati Clover berubah menjadi air dalam sekejap.


Maju beberapa langkah, dia kemudian memeluk Momo dan menciumnya.


"ma....mama? Clover,anak.... ini? apakah kamu menikah dengan orang lain lagi?" tatapan Helena muncul keheranan dan juga cemas, jika Clover ini sudah menikah, terus bagaimana dengan putranya, Devan?

__ADS_1


Clover terdiam sebentar, dia baru berpikir ada Helena dan Felice, dia menoleh melihat mereka, memegang tangan Momo, dan melangkah maju, kemudian membungkukkan badannya, menunjuk Helena, dan berkata kepada Momo, "Momo, ini adalah ibu dari ayah kamu, ayo cepat panggil nenek!"


Momo menatap Helena yang ada di depannya, dia teringat, dia pernah bertemu dengannya di hari pernikahan papa Yuta, dia melihat Helena sangat baik terhadap kakaknya, hatinya terasa masam, dan kepalanya menoleh ke samping, "dia adalah nenek dari anak kecil yang tidak berperasaan itu, bukan nenek ku!"


Clover tertegun, dan tiba-tiba tersadar kembali, setelah pulang dari acara pernikahan Yuta hari itu, Momo dan dia pernah menceritakan tentang Simon. Pada saat itu, dia bilang kalau Simon itu sangat tidak punya perasaan, sama seperti dengan ayahnya, Clover sudah menjelaskan kepada Momo bahwa kata 'tidak punya perasaan' itu tidak bisa di gunakan seperti ini, tapi tidak menyangka, Momo masih begitu keras kepala.


Berhenti sebentar, Clover merasa tidak enak dengan Helena, dan tersenyum, "tante, Momo masih kecil, belum mengerti apa-apa, kamu jangan bawa sampai ke hati, coba tante lihat, dia mirip dengan siapa?"


Helena menatap dengan penuh perhatian pada anak yang bersandar di lengan Clover, anak itu memiliki mata besar, hidung mancung,bibir tipis dan terlihat agak sombong, sangat lucu....


"kakak, dia benar-benar mirip dengan Devan waktu kecil...."


"iya!" Helena juga merasa seperti itu, dia menatap Clover dengan ragu dan menelan air liurnya, "apakah ini cucu perempuan ku?"


"astaga....aku....aku mempunyai cucu lagi, kamu...kamu ini, kamu, kamu... aiyo, keluarga... keluarga kami benar-benar berhutang banyak kepadamu...."


Setelah berkata,dia langsung memeluk Clover dan menangis seperti anak kecil.


Felice yang berada di belakangnya tidak berdaya dan menggelengkan kepalanya, wajahnya juga tidak bisa menahan lagi dan mengeluarkan senyuman.


.

__ADS_1


Bersambung....


.


.


Mohon maaf bila masih banyak typo🙏


.


Jangan lupa, setelahnya klik like dan komen!!


Vote nya juga😁


.


Yang sudah ngasih vote and hadiahnya,


Mpu ucapkan....


Terimakasih....😃

__ADS_1


Love you all


💖💖💖💖💖


__ADS_2