Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Mengorbankan Diri Untuk Nurani


__ADS_3

 


"Gabriel,kakakmu baru saja pergi bersamamu,kenapa dia tidak kembali?" ibu Gabriel mengetuk pintu kamar Gabriel di luar.


 


Gabriel gemeteran.Tidak,dia tidak mau masuk penjara.'Gary meninggal,dia layak mendapatkannya, dia tidak di anggap dalam keluarga ini, siapa yang suruh dia selalu ikut campur dalam urusanku' Gabriel berpikir dalam hati.Jadi Gabriel tidak mau, dia tidak mau masuk penjara untuk orang seperti itu.


Tapi....


Seorang sopir yang melihatnya pasti memanggil polisi. Apa yang harus dia lakukan?


Tiba-tiba dia berpikir sesuatu,dengan tangan gemetaran dia membuka pintu, dan kemudian berlutut di depan ibunya.


"Gabriel,kamu...apa yang kamu lakukan?" ibu Gabriel bertanya sambil menarik lengan gabriel untuk berdiri.

__ADS_1


"Ma,kamu harus menyelamatkan aku, tolong aku,kamu harus menyelamatkan aku!" suaranya tercekat dan giginya gemetaran.


Ibu Gabriel mencoba menariknya beberapa kali, tetapi tetap saja dia tidak bisa menariknya ke atas.


"bangun dulu,katakan sebenarnya apa yang terjadi?" ibu Gabriel ikut berjongkok di depan Gabriel dan memegang wajah anaknya itu. Ketika dia melihat lima sidik jari di wajah anaknya itu, matanya memancarkan rasa sakit.


Dalam beberapa tahun terakhir,karena tekanan depresi yang di deritanya,dia tidak terlalu peduli dengan dunia luar, dia juga tidak terlalu peduli pada putrinya sendiri selama bertahun-tahun.


"ma,aku....aku mendorong Gary ke dasar tebing...." Gabriel dengan sepenuhnya sadar akan musibah yang telah di perbuat nya, mulai merasa takut pada saat ini.


Ibu Gabriel perlahan memutar kepalanya menatap putranya di hadapannya, lalu menopang dirinya di lantai, setengah berlutut, dan kemudian menampar Gabriel.


"sebenarnya, apa yang telah dia lakukan padamu? kamu....Dia itu kakakmu, kamu... bagaimana kamu bisa melakukan itu? Gabriel, ah...bagaimana kamu bisa berubah menjadi seperti ini? terlebih lagi,kehidupan dan kematian kakakmu tidak di ketahui sekarang.Apa yang membuat kamu khawatirkan sekarang adalah apakah kamu akan tertangkap dan masuk penjara atau tidak? apakah kamu masih punya hati nurani?"


Ibu Gabriel berteriak dan meraung di telinga Gabriel, tetapi Gabriel tidak bisa mendengar masuk apa yang ibunya katakan.

__ADS_1


Di dalam pikirannya saat ini, dia hanya tidak ingin masuk penjara, dia melihat ibunya berjalan keluar, dia langsung menariknya dengan tergesa-gesa. "Ma,kenapa kamu pergi?"


"kenapa aku pergi? aku akan melihat kakakmu, dia tidak punya ibu sejak dia kecil,dia..."


Mata ibu Gabriel terlihat penuh dengan rasa sakit hati, kecemasan dan panik.


Jika bukan Gabriel yang mendengar ibu dan ayahnya mengatakan kalau Gary sebenarnya tidak dilahirkan oleh ibunya, dia tidak akan bisa menghubungkan reaksi ibunya dengan ibu tiri saat ini.


Meskipun ibunya menderita depresi, dan dalam beberapa tahun terakhir, dia tidak mau berkomunikasi dengan banyak orang, tetapi dia tidak pernah menyalahkan Gary dan dirinya.


Hari ini,tidak hanya memukulnya, tetapi juga memarahinya karena Gary.


"Ma,kamu tidak boleh pergi...." Gabriel meraih tangan ibunya dan berlutut di lantai,memohon,menolak untuk bangkit.


"apa yang kamu katakan? kehidupan dan kematian kakakmu tidak di ketahui sekarang, kamu memintaku untuk tidak pergi? jadi apa yang barusan terjadi, apakan kamu baru saja melihatnya mati dengan mata kepalamu sendiri tanpa berbuat apa-apa,begitu?"

__ADS_1


Setelah itu,ibunya melepaskan tangan Gabriel, dan terus berjalan keluar.


__ADS_2