
Clover pura-pura tidak mendengarnya dan memasangkan wajah tidak berekspresi.
Tetapi pelanggan itu terlihat jelas sudah tidak senang. Antara sesama wanita sering ada rasa iri hati. Seorang penata rias lebih cantik dari pelanggannya, tidak akan ada yang bisa menerima ini. Ketika Clover menata rias di perusahaan, dia akan selalu memakai masker, jadi dia belum pernah menemukan situasi seperti ini, di mana pelanggan malah iri padanya.
Berpikir sampai sini, Clover mengeluarkan masker dari tasnya, dan menutupi wajahnya yang cantik itu. dia juga memakai kacamata hitam.Setelah itu Clover mengikat rambutnya dengan sembarangan menggunakan karet. Sekarang kalau tidak di perhatikan, tidak akan ada yang bisa menyadari kecantikannya.
Pada saat itu juga, ekspresi marahnya pelanggan itu baru agak melembut"
"Ya sudah,kamu ulang lagi menata rias ku!"
Wajah wanita ini terlihat jelas seperti pernah operasi lumayan banyak sekali.Garis wajahnya terlihat kaku.
Beberapa tahun ini, Clover sering menjumpai wajah seperti ini. Tetapi Clover jarang melihat wajah yang operasi sampai sebanyak ini. Tulang hidungnya sangat sangat tipis, gerakan tangan saat merias orang ini juga harus dengan hati-hati dan lembut.
"hei, apa yang sedang kamu lakukan? kamu malah membuatku terlihat seperti hantu..." wanita itu melihat wajahnya di cermin dan mulai berteriak. Dalam waktu sejenak, semua orang melihat ke arahnya.
Clover berdiri di tempat dan menundukkan kepalanya. Wanita ini memang jelas pernah operasi berlebihan sehingga dia harus menata riasan yang sangat tebal untuk menutupinya....
Tetapi riasan seperti ini sama sekali tidak cantik dan juga bukan merupakan gaya Clover.
Jadi, ketika Clover menata riasan yang normal di wajah wanita ini, kekurangan di wajahnya muncul. Walaupun Clover sudah berusaha untuk menutupi nya tetapi tetap tidak bisa.
"kamu ulang lagi menata riasan ku!" wanita itu menunjukkan Clover dan memerintah dengan suara membentak.
__ADS_1
Clover mengambil alat rias nya dan mengulang kembali menata riasan wanita itu. tetapi, wanita itu jelas sudah tidak senang. ketika Clover sudah mengikuti permintaan dia, wanita itu malah berteriak dan mendorong Clover hingga tersungkur ke lantai. Masker di wajahnya pun terlepas, "apa yang sedang kamu lakukan? masih berani mengatakan kamu sangat pandai menata rias, teknik rias mu itu hanya bisa menata rias untuk orang mati."
....
Di sisi lain,
Di gedung lantai dua, Devan dan Dylan memegang masing-masing anggur merah di tangannya dan sedang berbicara masalah kerja.
pandangan mereka tertuju ke bawah ketika mendengar suara teriakan wanita itu.
Pada saat itu, Clover tengah berdiri dan menyimpan alat rias.
Kalau wanita itu tidak mengaku teknik alat rias Clover, Clover juga tidak ingin menerima uangnya.
Semua orang yang melihatnya merasa kaget...
Ada beberapa orang juga sudah mengenali wanita yang menampar Clover,
"bukan kah dia adalah artis terkenal itu?"
"benar. beberapa hari yang lalu ada berita dia gagal operasi plastik. Wajahnya benar-benar tidak mirip dengan manusia maupun hantu sekarang...."
"makanya, dia sendiri yang gagal operasi plastik tetapi dia malah menyalahkan orang lain"
__ADS_1
"penata rias itu juga cukup sial...."
Clover memegang wajahnya dan mengambil kaca matanya yang terjatuh di lantai.Kemudian dia memakai kacamatanya dan melirik ke wanita itu dengan dingin.Setelah itu, Clover melangkah ke depan dan membalas wanita itu dengan sebuah tamparan. Memang pelanggan selalu benar, tetapi Clover tidak akan membiarkan orang sembarangan menginjak- nginjak nya.
Wanita itu sama sekali tidak berpikir kalau Clover akan menampar dia balik.....
Pada saat ini, di lantai dua...
Dylan sangat kaget ketika dia melihat wajah Clover dengan sangat jelas. Dia menyentuh Devan yang sudah tidak lagi melihat kelantai bawah dengan sikunya dan berkata,
"Devan, cepat lihat lah. siapa dia?"
.
Bersambung....
.
.
.
Jangan lupa tinggalkan like dan komen,
__ADS_1
Terimakasih....