
Clover bersikeras menyimpan cek itu di tangan Yuta dan berkata, "ambil lah.Aku memasukkan lebih banyak sedikit ke dalamnya, anggap saja sebagai hadiah pernikahan untukmu!"
Kemudian ruangan itu menjadi hening sejenak....
"Clover, ketika kamu meninggalkannya dulu, kamu ingin memberikan kebahagiaan ini kepada Gabriel.Namun, setelah bertahun-tahun ini, aku pikir dia mungkin tidak bahagia.Tapi sepupuku dan juga Simon, kamu benar-benar...tidak peduli atau apa?" Yuta berbicara kata demi kata,dan matanya menatap wajah Clover.
Clover sedikit menggigil, 'peduli? apakah dia pikir aku tidak peduli?' Clover membatin.
Kemudian mendongak,dia menatap Yuta, bibir tipisnya terbuka ringan, "aku harus bagaimana untuk menunjukkan kepedulian ku?"
Dia ingin menarik Devan dan Simon kembali ke sisinya, tetapi bagaimana dengan Gabriel? keluarga mereka bisa di persatu kan kembali, tapi bagaimana dengan Gabriel? dia tidak akan bisa mempunyai anak lagi.Kelak dia harus bagaimana?
"tapi kalau kamu begini, bukan kah sama saja dengan membuat semuanya menderita"
Clover menundukkan kepalanya, dan meremas jari-jarinya yang rampung itu. dia tidak bisa mengatakan sepatah kata pun.Dia tahu bahwa jika dia tidak punya jalan keluar, tidak ada yang bisa membujuknya.Dalam beberapa tahun terakhir, Yuta sudah mencoba berkali-kali, dan pada akhirnya tidak bertanya lebih lanjut lagi.
Amy sangat cantik.Bagi Clover,mendadani nya adalah hal yang sangat menghemat tenaga.Setelah di rasa telah selesai, Clover pergi ke taman.
Dia menemukan sebuah bangku di sudut yang terasa sunyi di taman itu, lalu duduk di sana untuk menunggu resepsi pernikahan di mulai.
"Nona Clover...." tiba-tiba dia mendengar seseorang memanggilnya.
Dia pun menoleh, bukan kah wanita itu yang dia dandani tadi siang?
__ADS_1
Clover tentu terkejut,lalu dia berdiri dan berkata, "ya, Nyonya. Apakah anda di sini untuk pernikahan?" dia melihat waktu pada saat itu, upacara pernikahan akan di mulai dua jam lagi, para tamu juga belum banyak yang hadir, kecuali beberapa karyawan dari orang tua Amy, sisanya berasal dari kerabat. Kerabat? apakah dia...
"aku adalah tante dari mempelai pria..." wanita itu menghampiri Clover, menunjuk ke kursi di depannya dan memberi isyarat untuk duduk.
Tante? Clover menebak-nebak hubungan kerabat itu di hatinya, Tante? apakah dia itu saudara ipar ibunya Yuta?
Karena dia pernah mendengar Yuta bilang kalau Yuta hanya mempunyai satu paman, ayahnya Devan, dan yang ini....
Memikirkan hal ini, dia hanya duduk sebentar dan langsung berdiri lagi,
Wanita di depannya ini adalah ibu Devan, neneknya Simon.Dia memegang tali tasnya itu dengan erat.
Ibu Devan bingung, "Nona Clover, ini ada apa...."
Dia terlihat sangat mirip dengan Simon.Jika dia terlalu lama berada di depan ibunya Devan, sulit untuk memastikan bahwa ibunya Devan tidak akan menyadari hal tersebut.
Karena dia berjalan terburu-buru dan menundukkan kepalanya, dia tidak melihat siapa pun di depannya sampai dia menabrak lengan seseorang,
"ah, maaf..." seketika dia mendongak, dan akan terus berbicara, tetapi ketika melihat orang di depannya, di tertegun.....
.
Bersambung....
__ADS_1
......
.
Akhirnya, hari ini udah up 4 part,,,,
(jangan bertanya kenapa kadang up 1 part, kadang 3 part, dan sekarang 4 part ya?!....karena, ya karena.....
Mungkin authornya juga mempunyai kesibukan di dunia nyata, dan mungkin juga mempunyai kelenggangan waktu seperti sekarang,,,,
jadi gak papa ya??)๐๐
.
Mohon maaf bila tulisan dan bahasanya kurang di mengerti๐
Terimakasih....
.
Jangan lupa tinggalkan jejak, like dan komennya...
Love you all๐
__ADS_1