
Wanita yang memakai cheongsam tadi berjalan masuk dari pintu, dia berdiri di jarak dua langkah dari Clover, lalu melihat Clover dari atas sampai bawah. Setelah itu dia melihat ke Devan, seolah-olah tiba-tiba menyadari sesuatu, tatapannya menjadi gelap dan dia langsung berjalan ke pria tua itu.
Kemudian wanita tua itu berbisik sesuatu kepada pria tua itu.
Setelah mendengar kata-kata istrinya, pria tua itu langsung berjalan ke depan Devan "dia adalah ibu kandung Simon?"
Devan mengerutkan alisnya dan menyipitkan matanya, kemudian dia mengangguk "iya benar!"
"pantas saja"
Clover melamun sejenak, lalu melihat ke pria tua itu dengan wajah tidak mengerti. Alis pria itu semakin mengerut.
"kalau begitu, mengapa kamu tidak mau pergi tanya papamu?! bisa jadi yang dia tahu tidak lebih sedikit daripada apa yang aku tahu!"
Kali ini yang kaget adalah Clover. Dia menoleh ke Devan dengan wajah tidak mengerti. Clover tidak lupa fakta bahwa di luar negeri, ayah Devan memberi tahu Clover bahwa dirinya tidak tahu apa-apa.
Devan memegangi jari Clover yang ramping dan menepuk punggung Clover dengan lembut, setelah itu dia melihat ke pria tua, "kakek, benar-benar tidak mau berkata apa pun? kalau begitu, pada saat rumah ini di ambil kembali, kakek juga boleh tetap diam"
__ADS_1
"dia di perkosa pada waktu itu. Kemudian orang yang memperkosanya tidak bisa di temukan lagi. Setelah itu dia hamil. Karena takut orang-orang bergosip, dia baru lari ke luar kota...." melihat Clover dan Devan yang sudah mau pergi, wanita tua itu cemas dan tanpa sadar mengatakan semuanya.
Wajah Clover langsung menjadi pucat, dia mundur beberapa langkah ke belakang.Karena dorongan Clover, kursi di belakangnya pun ikut jatuh ke lantai, suara lantai bergetar membuat hati Clover ikut menjadi sakit.
"jadi, aku merasa ibumu sendiri saja tidak tahu kamu itu anak siapa...." tatapan wanita tua itu berisi senyuman yang mengejek.
"tidak mungkin.....kamu bohong!" Clover berteriak.
"aku tidak tahu kalau aku bohong atau tidak. Tapi....Apa yang akun katakan adalah fakta. Kalau tidak, mengapa ibumu mau bersembunyi di kampung yang kuno itu ketika penampilannya begitu cantik?" kedua tangan wanita itu di lipat ke belakang dan dia melihat ke Clover dengan wajah santai.
Setiap kata-kata wanita tua itu melewati batasan yang Clover bisa terima secara mental.
Clover masih ingin bertanya, kalau apa yang di katakan wanita tua itu adalah fakta, lalu peran apa yang di mainkan oleh ibu di rumah ini? hubungan tentara itu sama keluarga ini apa? kemudian ayah Gabriel?
Clover dan Gary jelas adalah kembaran. Kalau itu benar, dan ayah Gabriel bukan lah ayah mereka, mengapa ayah Gabriel mau mengasuh Gary? selain itu, mengapa Gary bisa begitu mirip dengan ayah Gabriel?
"wajah Gary sangat mirip dengan wajah ayah Gabriel waktu muda, kita bisa mulai cari tahu dari sana..." keluar dari rumah itu, Devan memberikan saran.
__ADS_1
Clover malah menatap Devan, "kakek Gabriel bilang papamu tahu apa tadi?"....
.
.
.
Bersambung....
.
Jangan lupa kasih dukungan ya?!
tekan like dan komen bawelnya.....
Terimakasih....
__ADS_1
😍😍😍