Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Siapa ini?


__ADS_3

Seketika,hati Devan seperti ada lubang, membuatnya sakit hingga gemetar, tubuhnya sempoyongan ke belakang.


Memegang tangan Dylan, lalu melepasnya.


Karena kedua orang tua Sherin sudah meninggal, juga tidak memiliki sanak saudara lagi, sehingga ketika jasadnya di temukan,langsung di bawa ke dinas keamanan.


Ketika Devan tiba, dia juga melihat Yuta di depan dinas keamanan.


Ekspresi wajah keduanya sangat buruk.


"aku yang memberi tahunya" Dylan yang berada di samping Devan menjelaskan.


Yuta menatap Devan dengan mata memerah, jarinya menunjuk ke arah wajah Devan, lalu dengan langkah lebar tiba-tiba menyerang Devan, sebelum dia menyadari apa yang terjadi, sebuah pukulan mendarat di wajahnya.


"Yuta,kamu tenang lah sedikit!" Dylan yang berada di samping antara keduanya segera melerainya.


Wajah Yuta sangat terlihat menakutkan, "tenang? jika dia tidak bisa membuatnya bahagia, lalu kenapa harus mengusiknya?"


Setelah mengatakan itu, dia berlari lalu masuk ke dalam dinas keamanan.

__ADS_1


...


"Devan,bibirmu berdarah"


Devan mengangkat tangan untuk membersihkan darahnya, kemudian berbalik,lalu menyusul masuk ke dalam dengan cepat.


Ketika masuk, Yuta sedang di antar masuk ke ruang jenazah oleh petugas.Melihat kedatangannya,beberapa petugas sangat terkejut, membungkuk dan memberi hormat padanya.


Setelah berjalan masuk ke dalam, dua orang di kanan dan di kiri, melihat Jenazah yang terbaring di depannya dengan tertutup kain putih, tidak ada seorang pun yang memiliki keberanian untuk membuka kain putih itu.


Seorang petugas yang mengenakan seragam, mengira mereka tidak ingin melakukannya sendiri, lalu maju ke depan untuk membuka kain putih jenazah.


Dan mata Yuta yang berdiri tidak jauh di sampingnya, sudah memerah menahan air mata.


Ketika matanya melihat ke arah telinga jenazah itu, ada rasa curiga, dia berpikir, 'kalau telinga Clover itu sangat kecil, namun telinga wanita ini berdaging, dan juga tahi lalatnya tidak ada!'


Yuta terkejut, instingnya mengatakan kalau wanita yang meninggal ini bukan Clover.Dia mendekati jasad itu, menunduk untuk melihat lebih jelas, Sherin adalah seorang wanita yang selalu berdandan tebal, melihat dari dekat, sedikit banyak akan terlihat bekas make-up di wajahnya.Namun di wajah wanita ini,bahkan foundation wajah saja tidak ada.


Setelah penemuan ini,bulu kuduknya berdiri, siapa ini? kenapa harus menyamar sebagai Sherin, dan mati di sini?

__ADS_1


Namun walau bagaimana pun,dia merasa lega, dia sudah tahu, berdasarkan sifat Clover bagaimana mungkin memilih jalan bunuh diri?


Namun,situasi di depannya membuatnya sangat marah, dia menurunkan papan nama di hadapannya lalu menaruhnya di atas jenazahnya.


Di melihat ke arah Devan dan membentaknya, "apa ini hasil yang kamu inginkan? kamu memintaku untuk jangan pernah menyentuhnya? tapi, kamu sendiri apa yang kamu lakukan?"


Namun Devan hanya berdiri mematung di sana, tidak bergeming, seolah tidak ada tanda-tanda kehidupan.


Bagaimana bisa meninggal? tidak....tidak mungkin!


Dia baru saja meninggalkan jejak yang tidak terlupakan dalam hatinya, bagaimana bisa Sherin pergi meninggalkannya begitu saja?..


Orang dari rumah duka datang, ingin membawa jenazah untuk di kremasi, namun Devan tetap berdiri di samping jenazah. Siapa pun yang datang pasti di tendang olehnya untuk menjauh.Dan setiap tendangannya juga menggunakan tenaga penuh.


Petugas di departemen keamanan merupakan orang-orang terlatih, namun menghadapi Devan mereka tidak berani melawan....


.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan like and komen....


__ADS_2