Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Menyalahkan Sherin


__ADS_3

Pada malam itu, orang rumah Gabriel menerima telpon dari kantor polisi.Ibunya Gabriel bunuh diri di dalam penjara. Ibunya Gabriel meninggalkan kata terakhirnya dan mengakui bahwa dia yang mendorong Gary.


Setelah menerima telpon dari kantor polisi,seketika ayah Gabriel pingsan di tempat.Dia di larikan ke rumah sakit dengan segera dan untungnya sekarang masih baik-baik saja. Hanya dalam waktu satu malam,ayah Gabriel seperti terlihat menua beberapa tahun.


"pa, kamu harus makan sedikit saja.Masalah pemakaman mama, masih menunggu kamu untuk mengurusnya" Gabriel menuangkan sup ayam ke mangkuk dan menyerahkan mangkuk itu kepada ayahnya. ayahnya menoleh ke Gabriel dan menatap matanya,dia mengangkat tangannya dan menyenggol mangkuk itu ke lantai.Sup ayam itu jatuh berserakan di lantai dan mengenai kaki Gabriel,tetapi Gabriel tidak berani bersuara.


"Gabriel...." Gabriel tidak tahu apa maksud ayahnya, tetapi tatapan dari ayahnya membuat Gabriel merasa bersalah dan takut.


"kamu katakan kepada papa, mengapa ibumu bisa bertengkar dengan kakakmu?!" suara ayah Gabriel masih sama seperti dulu, tetapi Gabriel dengan jelas merasakan kedinginan di nada suaranya.


Gabriel menggigit bibir bawahnya,lalu dia menundukkan kepalanya.Karena merasa gugup,bibirnya pun bergetar. "pa,semuanya salahku..."


"apa maksud kamu?"


"hari itu,Devan ingin membatalkan pernikahan bersamaku karena Sherin. Aku pulang ke rumah dan bercerita sama mama, tetapi Gary malah mengejek aku.Aku bertengkar dengannya dan Gary berkata dia akan memberi tahu Devan tentang masalah kita yang membohongi Devan.Setelah itu, mama mengikuti dia keluar. Mungkin karena mama ingin menghalangi nya, Gary sendiri tidak berhati-hati dan jatuh ke bawah tebing."


"pa,mama pasti bukan di sengaja.Dia pasti merasa bersalah karena mendengar keadaan Gary yang pasif dan koma.Pasti karena itu mama bunuh diri"

__ADS_1


Ayah Gabriel merasa ada sesuatu yang salah dari perkataan Gabriel.Tetapi dia tidak bisa mengerti di mana salahnya.


Penjelasan Gabriel sangat masuk akal, penjelasannya bisa menjelaskan mengapa ibunya Gabriel menamparnya hari itu dan bisa menjelaskan mengapa ibunya Gabriel mendorong Gary ke bawah tebing.


Gabriel merasa takut dan sengaja mengganti topik "ayah, tolong bantu aku.Kalau Devan berpisah dengan aku, keluarga kita pasti akan bermasalah."


Keluarga Gabriel berbisnis dalam bidang konstruksi.Karena dukungan dari Ningga group perusahaan Devan, beberapa tahun ini perusahaannya menjadi semakin terkenal.Ayah Gabriel sudah terbiasa dengan panggilan 'Mertua Devan' .Panggilan itu membawa kekayaan dan status untuknya.Tetapi ayah Gabriel juga berpikir tentang pengalihan saham sebesar 5 % dari Devan.


Ayah Gabriel tidak merasa Gabriel dan Devan berpisah adalah hal yang buruk.Tetapi jika bisa mengambil dua-duanya, bukan kah itu lebih baik?


"wanita yang kamu katakan itu, apa yang terjadi?"


"pa,wanita itu pernah menjadi pembantu di rumah Devan untuk menjaga Simon. Tidak tahu cara apa yang digunakannya, Simon bahkan memanggil dia mama, Simon juga terus berniat menyatukan Devan dan wanita itu.Mereka pergi makan dan belanja bersama setiap hari.Devan pasti telah di bohongi oleh wanita itu."


Alis ayah Gabriel mengerut dan tatapannya menjadi dingin. Tiba-tiba ayah Gabriel mengingat sesuatu, "apakah wanita yang bernama Sherin itu adalah wanita yang berdiri di luar ruang operasi pada hari insiden Gary terjadi?"


Gabriel mengangguk kepalanya, "benar.Pa, kamu sudah melihat dia kan? demi mencari perhatian Devan, wanita itu sengaja turun ke bawah tebing. Tebing itu begitu tinggi, Devan bahkan bisa kehilangan nyawanya demi dia." berbicara hal ini, Gabriel menjadi merasa emosi lagi.

__ADS_1


Ayah Gabriel merasa sedikit kaget. Luka wanita hari itu terjadi karena ingin mencari putranya?


Wanita itu membuat dirinya sampai begitu demi mencari seorang pria asing?


Sepertinya wanita itu bukan orang yang mudah di tangani!


Berpikir sampai di sini, ekspresi wajah ayah Gabriel berubah lagi.Setelah beberapa saat,dia menatap Gabriel dengan tenang. "kalau dia tidak tahu diri,buat dia sadar diri!"


Tatapannya menjadi dingin. Kemudian ayah Gabriel berkata lagi "oh ya,Lupus itu bukannya bekerja di perusahaan kamu? masalah gadis kecil itu kemarin dia menanganinya dengan baik."


kali ini, ekspresi Gabriel yang berubah, "Pa,maksudmu?"....


Terimakasih....


Jangan lupa like dan komennya ya?!


Aku udah up dua part nich....

__ADS_1


Kalau tidak ada halangan nanti malam up lagi


Love you all☺


__ADS_2