Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Ketegangan


__ADS_3

Ruang rapat Ningga Group


Devan memasang wajah datar dan mendengar presentasi manager marketing dengan serius.Dia merasa ponselnya bergetar dan ternyata Sherin mengirim pesan suara kepadanya....


Devan tersenyum dan menekan tombol merubah pesan suara menjadi teks.Setelah membaca pesan yang ada di ponselnya, ekspresi Devan berubah, dia pun langsung berdiri dari tempat duduknya.Manager marketing mengira ada sesuatu yang salah dengan presentasi nya sampai pena yang dipegangnya jatuh ke lantai.


"Dylan,segera siapkan mobil!" Devan berlari keluar dari ruang rapat.Ekspresi gugup di wajah Devan membuat semua orang di dalam ruangan merasa kaget.Meskipun usia Devan sangat muda,dia terlihat tidak pernah cemas dengan masalah sebesar apapun.Masalah apa yang membuat Direktur Devan menjadi cemas seperti ini?


Setelah melihat ke seriusan di wajah Devan, Dylan tidak berani banyak bertanya dan segera mengikuti Devan.


"Telpon ke Gabriel dan suruh sepupunya untuk datang bertemu dengan aku. sekarang!" Devan berjalan dengan tergesa sambil berkata kepada Dylan.


Pada saat ini,perusahaan Simba.

__ADS_1


Jaket Sherin sudah di lepaskan oleh manager Lupus, dan sekarang manager Lupus itu sedang memaksa untuk melepaskan baju Sherin.


Sherin masih berharap pria ini bisa sadar diri sebelumnya, tetapi setelah melihat pria ini tetap memaksa untuk melepaskan bajunya, Sherin sudah tidak merasakan harapan apa pun.


Kemudian dia memejamkan matanya dan berkata, "manager Lupus,saya adalah mama Simon.Kamu seharusnya tahu Direktur Devan itu menyukai saya.Jika kamu berani menyentuh saya, direktur Devan tidak akan melepaskan kamu" karena merasa takut, suara Sherin terdengar bergetar.Saat ini, Sherin sudah tidak peduli bagaimana orang melihatnya dan berkata tentang hubungannya bersama Devan.


Mendengar kata-kata Sherin,gerakan tangan manager Lupus yang sedang melepaskan baju Sherin pun berhenti.Tetapi setelah beberapa saat, manager Lupus seperti mengingat sesuatu, "Devan? kamu mengira dia akan merasa sakit hati untuk seorang pembantu? apakah kamu sudah lupa? Gabriel adalah sepupuku.Walaupun Devan tahu hal ini, dia juga tidak bisa berbuat apa-apa.Dia masih memiliki perjanjian pernikahan dengan sepupuku.Tetapi dia sudah bermain sama selingkuhan di luar.Apakah Devan tidak takut semua orang marah padanya?"


Alis Sherin mengerut, dia menggigit bibir bawahnya dan tidak tahu mau berkata apa.Benar, Devan masih bertunangan dengan Gabriel.


"Jika kamu berani menyentuh saya, saya pasti akan menuntut kamu dan kamu pasti akan di penjara!" ketakutan Sherin sudah mencapai puncak, tetapi dia masih tetap mempertahankan ekspresinya agar terlihat tenang.Sambil berkata, Sherin menggeser kan dirinya ke arah dinding.Tetapi Sherin belum sempat bergerak jauh, manager Lupus sudah menghentikannya.


"lebih baik kamu menuruti kata-kataku! kamu harus merasa bersyukur kalau aku masih berminat kepadamu walau kamu pernah menjadi seorang pembantu."

__ADS_1


Detik ini, Sherin merasa seluruh darah di tubuhnya mengalir di arah yang terbalik.Tangan Sherin meraba ke sana sini di lantai, dan dia melihat sebuah pengering rambut di lantai.


Pengering rambut Simba merupakan pengering rambut dengan kualitas bagus. Sherin tidak ingin melukai orang,tetapi dia lebih tidak ingin dihina oleh pria ini.


"Sherin, dengarkan kata-kataku! jangan bergerak, aku pasti akan menyayangimu." sambil berkata,manager Lupus melepaskan sabuknya dan menatap ke dada Sherin.....


....


Terimakasih....


Tinggalkan like,


jangan lupa vote yang banyak,,,

__ADS_1


komennya juga.....


__ADS_2