Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Reuni SMA Yang Mengejutkan


__ADS_3

Pada detik itu, teman-teman Clover merasa mereka adalah hanya seorang badut,


Yang bereaksi duluan adalah Mimi.


Mimi menarik Clover dan menelan air liur, "Clover, kamu.....suami kamu bekerja sebagai apa? membeli restoran yang begitu besar sebagai hadiah untuk kamu?"


Jangan berkata harus seberapa mahal dulu, jika tidak ada status tinggi tertentu, tidak akan bisa membeli restoran terkenal di daerah seroja ini.


Clover berpikir akan sedikit kelewatan jika dia masih berbohong.


Clover berdiri dan berkata, "benar-benar maaf, aku.....tadi aku takut kalian tidak nyaman, makanya tidak mengatakan identitas dia yang sebenarnya, namanya adalah Devan, direktur Ningga group, kalian....pernah dengar?"


Mata Mimi membulat sempurna, dia mengeluarkan ponselnya dan langsung mencari di internet, melihat ke foto di ponselnya kemudian menoleh ke Devan, Mimi menutup mulutnya dengan kedua tangannya, "Clover, kamu.....suami kamu adalah..... Devan itu? Devan yang dijuluki sebagai suami Nasional?"


Clover tidak tahu apa itu suami nasional, tetapi Clover tahu, Devan yang bisa membuat orang lain terkejut hanya satu.


Dia mengangguk, dan menyentuh Devan dengan siku tangannya, "itu, Devan, ini adalah teman-teman SMA aku"

__ADS_1


Devan melihat ke mereka, mengangguk dan tersenyum dengan ringan.


Kemudian Devan berdiri dan merangkul pinggang Clover, "sayang, sudah saatnya kita pulang,kalau tidak putra dan putri kita sudah pasti akan mencari kita"


Hati Clover berdering, sayang? kata ini....


Devan memanggilnya menggunakan kata ini untuk pertama kali....


Setelah berpikir, Clover mengerti dan langsung berdiri "iya, kalian makan lagi, aku yang akan traktir saja hari ini, putra dan putriku masih di rumah, aku takut mereka akan mencari kami kalau kami pulang terlalu telat, maaf!"


"Clover, kamu sudah mempunyai dua anak?" wanita yang berkacamata itu menatap Clover dari atas sampai bawah, "benar-benar tidak menyangka, kamu masih terlihat seperti seorang gadis"


Setelah itu,Clover menganggukkan kepala pada teman-temannya itu, "kalau ada waktu, kita baru kumpul lagi....kami mau pergi dulu"


Devan juga menganggukkan kepala terhadap teman-teman Clover itu sebelum jalan ke arah pintu sambil merangkul pinggang Clover.


Pria yang berusia sekitar 40 tahun itu mengikuti di belakang Clover dan Devan. "Direktur Devan, Nyonya, hati-hati di jalan"

__ADS_1


Clover melihat ke Devan, "mengapa kamu membeli restoran ini dengan sembarangan? kamu.... Devan, bukannya kita sudah membahas kemarin? kamu seharusnya diskusi masalah sebesar ini dengan aku dulu!"


Setelah berkata, Clover mencubit pinggang Devan.


Devan memegang tangan Clover, "kamu memiliki minat yang besar terhadap makan, lalu daerah seroja ini adalah kampung halamanmu, jadi aku merasa hadiah ini pasti akan memiliki arti yang spesial bagimu, tentu saja aku harus membelinya, tidak peduli seberapa mahal restoran ini, tetapi, aku ada menyuruh Dylan untuk mencari tahu tentang restoran ini, reputasinya bagus dan omset nya juga lumayan, kalau bisa membuat kamu senang dan memberikan keuntungan pada waktu yang sama, kenapa tidak?"


"kamu cari alasan terus saja, kita sudah berjanji bahwa kalau masalah rumah harus mendengar kata-kataku, kamu melanggar aturan itu"


"ya aku salah, silahkan hukum aku sesukamu"


Mereka berdua ngobrol sampai turun dari tangga.


Pada saat itu, beberapa teman Clover baru sempat bereaksi,


"Tuhan, Clover menikahi pria terkenal itu"


"benar, selain itu, pria itu sepertinya lumayan baik terhadap Clover,"

__ADS_1


"lumayan baik apa, pria itu jelas sayang sama Clover sampai memanjakan Clover, apa kamu tidak melihat? tatapan pria itu ketika melihat Clover.....Berbanding dengan mereka, kata-kata kita tadi menjadi lelucon"


Beberapa teman lainnya mengangguk dengan serentak.


__ADS_2