Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Apa Itu Bukan Cinta?


__ADS_3

Orang yang Yuta suruh untuk menyelidiki informasi tentang Sherin berkata kalau Sherin pernah melahirkan seorang anak. Tetapi tidak bisa mencari tahu siapa anak itu.Kemudian Yuta teringat dengan Sherin yang sengaja datang ke rumah devan untuk menjadi seorang pembantu dan menjaga Simon. Yuta tidak percaya jika itu hanya sebuah kebetulan saja.


Mendengar kata-kata Yuta, badan kaku Sherin yang baru saja merasa lega menjadi terasa kaku kembali.Kecerdasan seberapa tinggi yang di miliki pria ini sehingga dia bisa berpikir hingga mengetahui semuanya?


"jika kamu tahu aku adalah orang yang melahirkan Simon, maka kamu juga tahu kalau Simon sangat mirip dengan aku.Jika aku menghapus riasan aku,Devan pasti akan mengetahui semuanya."


Seolah-olah sudah tahu Sherin akan berkata seperti itu, Yuta menjawab dengan wajah santai "bagaimana Devan bisa mengetahuinya jika di dunia ini hanya aku saja yang mengetahui kamu siapa"


Berbicara sampai di sini,Yuta tersenyum dengan puas.Yuta merasa usahanya selama bertahun-tahun tidak sia-sia ketika dia berpikir dirinya adalah satu-satunya orang di dunia ini yang bisa menyaksikan kecantikan wanita ini.


"Clover,berikan aku waktu sebentar saja.aku akan membatalkan pernikahan yang telah di tetapkan oleh keluargaku dan aku akan membawa kamu pergi ke luar negeri.Kita akan pergi ke tempat di mana tidak akan ada orang yang mengenali kita"


Memberikan waktu? Devan juga berkata seperti itu kepada Sherin.Seketika, Sherin merasa dirinya adalah orang ketiga ke mana pun dirinya pergi.Mengapa bisa begitu? apakah dirinya di takdir kan menjadi selingkuhan orang lain?


Sherin tertawa dengan dingin. "Yuta, aku sudah pernah melahirkan seorang anak. aku tidak layak di cintai oleh kamu!"


Yuta mengangguk. "tenang saja! aku tahu bagaimana kamu bisa mengandung Simon,aku tidak keberatan dengan itu"


Melihat Yuta yang masih keras kepala, Sherin merasa agak tidak berdaya. Dia ingin memberi tahu kepada Yuta bahwa dirinya dan Devan sudah pernah tidur bersama.Tetapi pada akhirnya Sherin tetap tidak sanggup dan hanya berkata "kamu seharusnya tahu kalau sepupu kamu menyukai aku"

__ADS_1


"jadi? situasi dia tidak lebih bagus dariku. Sherin,Gabriel adalah orang yang pernah menolong Devan.Meskipun hubungan di antara mereka berdua tidak memiliki rasa cinta, Gabriel sangat menyukai Devan. apakah kamu berpikir Gabriel akan menyerah begitu saja? walaupun Devan benar-benar membatalkan pernikahan dia dengan Gabriel karena kamu, apakah kamu bisa menerima fakta bahwa bayangan Gabriel selalu ada di dalam hati Devan?" jelas Yuta panjang lebar


Sherin tidak bisa mengatakan apa-apa.Karena semua yang di katakan Yuta adalah fakta yang selalu ingin dia hindari.


"Yuta,aku tidak mungkin bisa bersama dengannya....." Sherin merasa sedikit asam di dalam hatinya ketika dia berkata seperti itu.


Yuta memegang lengan Sherin dan berkata "makanya kamu mending bersama aku saja.Perjanjian pernikahan aku hanya merupakan sebuah perjanjian kecil antar keluarga.Jika aku ingin, aku bisa menolaknya dalam waktu beberapa menit."


"Yuta, pada waktu SMA itu,kita belum dewasa. perasaan waktu itu bukan perasaan cinta.Tolong berpikir lah secara logika!" Sherin berusaha ingin menjelaskan kepada Yuta.


"aku jelas mengerti apakah perasaan waktu itu merupakan perasaan cinta atau bukan.Mengapa kamu tidak bertanya alasan aku sekolah di sana karena apa?" ucap Yuta. Sherin hanya mendengar dan mengangguk.


Yuta menyandar di kursi mobil dan sudut bibirnya terangkat ke atas melengkung membentuk sebuah senyuman "tahun itu, pada saat liburan musim panas kelas 10, aku pernah berkunjung ke kampung halaman kamu untuk liburan bersama beberapa temanku.Kami berjanji akan bersama memanjat gunung dan melihat matahari terbit pada hari kedua.


Pada hari itu, kamu memakai sebuah gaun putih dan sedang memetik teh di daerah gunung.Kami tersesat dan menanyakan arah kepada kamu.Pada saat itu juga aku langsung jatuh cinta kepada kamu saat kamu bertanya apa yang terjadi,dengan sebuah senyuman yang manis di bibir kamu.Itu adalah yang pertama kali hatiku merasa tersentuh dalam kehidupanku." Yuta menceritakan awal pertemuannya dengan Clover.


Sherin tidak pernah mengira kalau ternyata Yuta sudah mengenal dirinya sebelum dia sekolah di sana. Mendengar cerita dari yuta, Sherin sepertinya memiliki kesan pada kejadian itu.Tetapi pada saat itu dia tidak terlalu memperhatikannya.


"Kemudian,aku mencari tahu tentang sekolahmu dan meminta orang tuaku untuk memindahkan aku ke sekolah kamu. Pada saat itu, ayahku hampir memutuskan hubungan keluarga dengan aku karena masalah ini. Sherin,apakah itu bukan cinta?"

__ADS_1


Yuta tidak memiliki ekspresi apa pun ketika dia mengatakan ayahnya hampir memutuskan hubungan keluarga dengannya. Tetapi Sherin mengerti bahwa hal seperti itu pasti tidak lah mudah. Sherin juga mengerti Kesulitan yang di alami Yuta ketika dia yang berasal dari keluarga kaya raya pergi ke sekolah di desa.


"jadi,kamu pergi ke hotel untuk menjadi pelayan pada saat liburan musim panas karena ayah kamu tidak mau memberikan kamu biaya hidup atau biaya sekolah?" Sherin bertanya.Yuta mengelus kepala Sherin dan tersenyum.


"ternyata kamu juga tidak bodoh.Ayahku sudah tidak mau peduli denganku sejak itu. demi bisa bertemu dengan kamu setiap hari,aku hanya bisa mencari uang sendiri"


Sherin merasa terharu.Meskipun dia tidak mencintai pria ini, dia tetap merasa tersentuh dengan usahanya.


"aku sama sekali tidak ingin menjadi ketua OSIS. Tetapi aku terpaksa harus menjadi ketua OSIS karena aku ingin bertemu dengan kamu setiap saat. aku juga tidak menyukai bermain basket, tetapi karena kamu suka menonton, aku mencoba untuk belajar bermain basket" Yuta berkata dengan nada ringan.


Mata Sherin menjadi merah.Dia ingin bertanya kepada Yuta mengapa dia bisa begitu bodoh. Sherin jga membenci takdir yang mempermainkan mereka berdua.Jika Sherin bisa bertemu dengannya lebih awal, bisa jadi Sherin juga akan jatuh cinta kepada Yuta.Tetapi sejak hari itu, hati Sherin sudah di takdir kan hanya bisa di berikan kepada seorang dan orang itu adalah Devan.


Sherin menghela sebuah nafas dan kemudian dia berkata "ayo, aku akan menemani kamu malam ini" Sherin ingin memberikan sedikit bayaran untuk usaha yang di lakukan Yuta selama bertahun-tahun.


Walaupun tidak memiliki rasa cinta terhadap Yuta, Sherin benar-benar merasa tersentuh. Seorang laki-laki yang begitu mencintai seseorang bahkan sampai laki-laki itu sudah tumbuh menjadi seorang pria, dia masih tetap mencintai seseorang yang sama.


"kamu berjanji?" Yuta tiba-tiba memeluk Sherin setelah Sherin menganggukkan kepalanya.Hari ini adalah hari yang paling bahagia dalam kehidupan yuta selama 6 tahun.


"sudah, lepaskan aku!" Sherin melihat ke sekelilingnya dan tidak ada satu orang pun di sana.

__ADS_1


"tetapi, kamu harus membantuku.Kamu tidak boleh membiarkan orang lain tahu identitas asliku!" Sherin tidak ingin mengabaikan keinginan terakhir ibunya sebelum dia benar-benar tahu alasannya.


__ADS_2