
Pada saat yang sama,di rumah sakit yang berada di luar negeri...
Gary yang sudah dalam keadaan koma selama setahun lebih tiba-tiba memiliki reaksi...
"apa yang kamu katakan? dia sudah sadarkan diri??" wajah Gabriel tiba-tiba menjadi pucat.
"dia masih belum sadar, tetapi pagi ini tiba-tiba dia memiliki reaksi, jarinya bergerak. Bahkan dari ekspresi wajahnya terlihat seperti sangat tersiksa.Hasil pemeriksaannya tidak menunjukkan tanda-tanda dia akan sadarkan diri. Tetapi Nona Gabriel, hal ini menjelaskan bahwa Tuan Gary memiliki kemungkinan untuk sadarkan diri."
Gabriel sudah tidak bisa mendengar kata-kata dokter selanjutnya.Jika Gary sembuh, maka masalah Gabriel....
Di sisi lain...
"Yuta,kita telpon ke sepupumu saja? aku takut kalau..."
"tidak ada kalau!" Yuta melihat Amy dengan keras kepala. Dia berdiri dengan tegak, berjalan ke sisi yang berada di samping, lalu duduk di atas kursi. Tidak ada kalau, tidak ada......
"tetapi...."
"Clover tidak ingin aku memberi tahu dia!" Yuta sangat mengerti Clover dan dia tidak ingin menghancurkan pernikahan Devan hari ini.
Akhirnya pintu ruang operasi terbuka.
"keluarga pasien?" Yuta hendak berdiri,lalu terjatuh ke atas kursi lagi karena ketakutan yang di rasakan nya. Amy pun ikut merasa sakit hati,kemudian memegang lengan Yuta, "apakah kamu baik-baik saja?"
__ADS_1
"keluarga pasien atas nama Clover?" ulang seorang dokter.
Ini adalah pertama kali dalam kehidupan Yuta dia merasakan ketakutan seperti ini,
"selamat, ibu dan bayinya baik-baik saja!" Yuta merasa ini adalah suara yang paling enak di dengar selama dia hidup. Yuta tertawa seperti anak kecil dan langsung menyeka air matanya. Kemudian, Yuta memeluk Amy, "Amy,apakah kamu mendengarnya? dokter bilang ibu dan bayinya baik-baik saja..."
Amy hanya mengangguk.Pada detik itu juga, Amy merasa sangat iri terhadap Clover. Clover bisa membuat seorang pria sampai begini. Selain itu, hal ini membuat rasa cinta Amy terhadap Yuta semakin mendalam. Yuta jelas tahu kalau Clover mencintai Devan, Yuta juga tahu Clover tidak mencintai dirinya, tetapi pria ini tetap berusaha dan menjaga Clover selama bertahun-tahun....
Amy percaya pria seperti ini pasti adalah pria yang sangat baik. Amy juga percaya walaupun sekarang Yuta tidak mencintainya, dia bisa menunggu. walaupun harus menunggu bertahun-tahun.
.................
Setelah beberapa tahun kemudian,
"mama, kamu hati-hati di jalan.Ingat, lihat lampu lalu lintas, sudah merah baru jalan!" ucap Momo sambil berlari keluar dari kamarnya dan berkata pada Clover yang sedang memakai sepatu.
Alis tebal dan mata besar, alat indranya yang tajam memiliki kemiripan 80% dengan papanya.
Tuhan akhirnya juga menyayangi Clover. kalau tidak ada Momo, Clover tidak akan bisa bertahan hidup sendiri selama beberapa tahun ini.
"Momo, mama bukan anak kecil lagi!" berbeda dengan Simon yang tidak benyak bicara, Momo sangat cerewet. Di bandung dengan Simon yang memiliki IQ 190, IQ Momo juga tidak rendah, tetapi Momo sangat mahir dalam berkata kata.
.
__ADS_1
Bersambung....
.
.
Terimakasih...
Mohon dukungannya like dan komen....
....
Sekedar info ya!
Momo itu anak kedua Clover dan Devan.Adiknya Simon. namanya Monika...Nama panggilannya Momo biar singkat....
SiMo-nika...
Ya, Gabriel dan Devan sudah menikah.Tapi tenang aja...Devan bakal tetap bahagia sama Clover kok😍
...
Author, kok udah beberapa tahun aja?
__ADS_1
Ya,sengaja langsung ke sana karena sebelumnya hanya menceritakan tentang Dylan....