Wanita Bermuka Dua

Wanita Bermuka Dua
Gaun Itu Sangat Biasa......


__ADS_3

Devan mengendarai mobil ke dalam sebuah area perumahan mewah.


Setelah elevator terbuka, Devan memberikan beberapa kunci kepada Clover "lain kali kalau kamu pulang, tinggal di sini saja, tunggu kamu sudah main sampai puas, kita baru ganti satu rumah lagi"


Main sampai puas? Clover tertawa. Dia sangat mengerti maksud kata main dari Devan adalah Gabriel, lalu menerima kunci.


"ini adalah dokumen biodata tamu yang akan menghadiri acara malam ini. kamu baca dulu sekilas, kalau perlu bisa lebih banyak mendekat dengan mereka." Devan menyerahkan dokumen di tangannya kepada Clover.


Clover kaget, lalu melihat ke wajah Devan dengan tidak percaya, dalam waktu sesingkat ini, pria ini bisa membuat begitu banyak hal?


Devan menunjuk ke dalam rumah, "coba lihat. kalau ada perlu, suruh orang antar atau pergi beli sendiri. Kata sandi kartu itu adalah ulang tahun Simon" Devan kemudian memberikan sebuah kartu kepada Clover.


Clover mengangkat kepalanya dan melihat ke rumah yang ada di depannya. Rumah ini memiliki luas setidaknya 300-400 meter persegi, model lantai dengan model gaya Australia.


"apa tidak terlalu Boros? aku akan jarang-jarang pulang ke sini," membeli rumah yang begitu mewah di tempat yang strategis hanya untuk tinggal beberapa kali dalam setahun sangat lah boros....


Devan mengangkat alisnya, "jarang-jarang?"


Devan memegang dagu Clover dan memberikan sebuah ciuman di bibirnya,


"nona Clover, aku beri waktu 6 bulan, untuk memindahkan pusat perusahaan mu ke dalam negeri, kalau tidak, aku tidak akan keberatan untuk membantumu"

__ADS_1


Devan mengambil air mineral yang ada di meja dan langsung meminum airnya, rambutnya sedikit berantakan, lengan baju kemeja abu-abunya di lipat sampai siku tangannya dan dua kancing pertama sudah di bukan olehnya. Penampilan seperti ini membuat Clover tidak bisa berhenti menatapnya.


Pantas saja begitu banyak wanita jatuh cinta kepadanya meskipun pria ini saat emosinya sangat mengerikan. Wajahnya sangat tampan dan dia juga kaya. pantas di dekati oleh semua orang.


"enak di lihat?"


Clover menjawab tanpa ragu "ya, enak!"


Devan mencium pipi Clover, "Clover milikku juga enak di lihat"


Clover baru sempat bereaksi dengan wajahnya yang memerah.


Pada saat itu, terdengar suara ketukan pintu. Devan mengelus kepala Clover sebelum membuka pintu.


Di dalam kotak berisi sebuah gaun yang berwarna kuning keemasan, gaun itu tidak memiliki lengan dan tidak memiliki banyak aksesoris yang menatik mata. Panjang gaun tersebut membuat tinggi badan Clover yang setinggi 165 cm menjadi 170 cm.


Di bawah gaun juga terdapat sepasang sepatu hak tinggi.


Clover sekalian mengganti sendalnya juga.


Devan yang menyandar di sofa melihat ke arah Clover ketika dia mendengar suara. matanya di isi dengan kekagetan.

__ADS_1


Clover yang setelah menghapus riasan tetap sangat cantik, tetapi kecantikan Clover pada saat itu membuat semua orang tidak akan bisa berpaling darinya.


Melihat tatapan Devan, Clover berjalan ke arah ruang makan dan melihat ke cermin yang berada di lemari "sepertinya tidak biasa juga ya gaun ini...."


Devan memeluknya dari belakang dan memberikan sebuah ciuman di lehernya,


"gaun itu sangat biasa. Kamu saja yang terlalu menarik perhatian."


Sentuhan dan pujian dari Devan membuat wajah Clover langsung memerah.


.


.


.


Bersambung....


Mohon dukungannya like dan komen...


Terimakasih....

__ADS_1


Lover you all


💖❤💖


__ADS_2