
"Gue baru tau lo masuk rumah sakit, sorry ya jenguk nya telat" Ucap Arumi yang pagi pagi sekali sudah berada di rumah sakit
"Gak apa apa, thanks udah jagain"
"Ello dimana?" tanya Arumi
"Lagi di kamar mandi, lo kesini sendiri? "
"Iya.. gue mau ngucapin makasih sama lo karena udah mau nampung gue di rumah, kayaknya entar sore gue mau balik, gak enak juga nyusahin keluarga lo terus" ucap Arumi
"Yang penting lo lebih hati hati aja, kalo perlu tambah penjaga di rumah biar gak ada penguntit lagi"
"Ini gue bawain bubur tapi bukan gue yang bikin, gue beli" ucap Arumi
"Makasih ya"
Ello baru saja keluar dari kamar mandi dengan rambut basah yang dia acak acak dengan tangannya, Bajunya juga basah sepertinya dia baru selesai mandi
"Gak ada handuk ya? " Ello bertanya pada Irene
"Ada kok, kemaren mama bawa lo aja yang gak nanya"
"Kenapa gak bilang? jadi basah baju gue" Ello mengambil handuknya dan memberikannya pada Irene
"Apa nih? " tanya Irene
"Keringin " Ello duduk di samping Irene mencondongkan Kepalanya
"Biar gue aja, Irene lagi sakit kayak nya kesusahan"ucap Arumi
" Gak perlu gue masih bisa kok"
"Kata dokter udah boleh pulang tapi nunggu sehari lagi aja ya.. biar gue gak khawatir" Irene selesai mengeringkan rambut Ello dan menyisir rambutnya dengan tangan
"Pulang aja, gue gak betah lama lama disini" Ello mengambil tangan Irene yang masih menyisir rambutnya
"Nurut kali ini aja" ucap Ello sambil mencium tangan Irene
Arumi merasa kehadirannya tidak dianggap sama sekali, apalagi kini Ello ikut tidur disamping Irene menjadikan kaki Irene sebagai bantal sambil mengusap perut Irene
"Bangun.. gak malu apa? " Irene mendorong kepala Ello
__ADS_1
"Kenapa harus malu? gak ngapa-ngapain juga" Ello mengecup perut Irene beberapa kali
"Gue pamit ya, gue mau berangkat kuliah jangan lupa di makan buburnya"
"Iya.. makasih udah jenguk" ucap Irene sementara Ello hanya cuek saja
"Minggir dulu gue mau makan" tangan Irene terulur hendak mengambil bubur yang di bawa Arumi namun Ello mengambil tangan Irene
''Jangan makan apapun dari luar, nanti tunggu makanan rumah sakit"
"Makanan rumah sakit gak enak"
"Tapi sehat, jangan bandel deh kalo di bilangin.. ini gue aja yang makan" Ello mengambil bubur itu dan memakannya
"Setelah ini lo akan kehilangan bayi lo, gue yakin Ello cuma bertanggung jawab sama bayi itu dia gak bener-bener sayang sama lo" gumam Arumi dengan senyum smirk nya memandangi sebuah botol obat kecil di tangannya
Bubur yang di berikan pada Irene sudah di campur obat penggugur kandungan, beruntung yang memakan bubur itu adalah Ello
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Bos ada kabar baru soal Hendrawan, dia ternyata memiliki istri sebelum menikah dengan istri tuan Linggar "
"Ini semua datanya dia membuat sebuah perusahaan namun masih kecil dan hanya beberapa orang yang bergabung, bisa jadi hasil korupsi itu dia buat usaha dengan istrinya " seorang anak buah memberikan laporan pada Max tentang Hendrawan
"Baik bos"
"Anak itu gimana? " tanya Max menanyakan keadaan Sony
"Anak anak masih ngerjain dia bos''
" Buat dia kapok nanti setelah itu kirim ke pulau terpencil " titah Max
"Baik bos"
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Anda bersungguh sungguh berinvestasi sebesar ini di perusahaan saya yang kecil ini? " Hendra benar-benar senang perusahaan yang dia rintis tiba-tiba mendapat investor dengan saham besar
"Yang terpenting bagi saya adalah hasilnya, saya melihat peluang dari perusahaan anda"
"Anda tenang saja saya sudah berpengalaman.. kita tidak akan mendapatkan kerugian saya janji itu" ucap Hendra
__ADS_1
''Bagus kalau begitu, apa kita bisa tanda tangan kontrak hari ini? karena saya hari ini ada penerbangan ke luar negeri untuk seminggu ke depan"
"Baik baik tuan.... Semoga kerja sama kita lancar" Hendra menjabat tangan pria itu
Dia begitu senang sampai sampai langsung menerima tanda tangan kontrak tersebut, dia tidak tahu saja badai besar akan menerjangnya
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Aku minta maaf sudah melibatkan kak William dalam hubungan kita tapi aku gak ada hubungan apa apa sama dia, aku sengaja deketin dia biar kamu jauhin aku.. aku mohon jangan marah sama kak William dia gak punya siapa-siapa lagi disini kecuali kamu.. dia berniat menyusul orang tuanya ke luar negeri karena kamu marah sama dia"
"Yang aku omongin sama kamu semuanya adalah kebenaran kecuali tentang kak William.. aku gak pernah suka sama dia, aku cuma manfaatin dia biar bisa jauhin kamu dari hidup aku" sederet pesan yang di tulis Millie untuk Rafael, dia tidak ingin pertemanan William dan Rafael hancur hanya karena dia
"Kenapa kamu sejahat itu melibatkan orang lain dalam masalah? " Rafael membalas pesan Millie
"Ya... mungkin aku adalah orang yang jahat, tapi aku gak ada pilihan lain.. buktinya sekarang aku berhasil bikin kamu benci sama aku, jangan benci kak William jangan marah sama dia"
"Jawab aku sejujur jujurnya, apa kamu benar-benar gak ada perasaan sama aku atau semua ini karena mami? "
"Banyak faktor selain perasaan, jadi percuma berlama lama mencoba membuka hati aku buat kamu kalo keadaan di disekitar gak mengizinkan kita bersama, Hidup dengan baik, semoga kamu bahagia.. selamat tinggal.. "
Rafael meremas handphonenya berapa kali pun Millie mengatakan tidak mencintainya namun dia selalu merasa ada kebohongan di setiap ucapannya, membaca ucapan selamat tinggal Rafael mengingat kata kata William bahwa Millie akan pergi ke Korea
Rafael mencari kontak nama William dan menelponnya dia menanyakan tentang kebenaran itu
"Akhirnya lo mau hubungin gue lagi bang" ucap William saat pertama kali dia menjawab teleponnya
"Datang kesini sekarang.. gue mau ngomong sesuatu sama lo"
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
Sony baru sehari di tempat itu namun sudah di buat kewalahan, waktu istirahatnya hanya sebentar dan itu hanya digunakan untuk makan saja
Sony di perintahkan membersihkan seisi rumah, mencuci kendaraan, mencari rumput untuk hewan ternak, memandikan hewan ternak seperti kuda, sapi yang jumlahnya banyak juga membersihkan kandang kandangnya yang besar
Belum lagi dia selalu melawan dan berontak sampai di pukuli anak buah Max, Tidak ada jeda pekerjaan dia harus cepat dan melakukannya dengan benar jika tidak dia akan kena pukul
"Gue lebih milih di penjara" gumam Sony sambil membersihkan kandang
Dia tidak tahu saja penderitaannya belum cukup sampai disini, karena dia akan di kirim ke pulau terpencil yang belum terjamah masih hutan dan banyak hewan buas disanaa
Hai readers..
__ADS_1
Jika kalian memiliki ide untuk kelanjutan cerita novel othor yang sedang kalian baca atau sekedar saran dan kritik kalian bisa bergabung dalam grup, ide cerita yang menarik akan di tuangkan dalam cerita
Jangan lupa like komen vote dan bunganya ya 🌻🌻🌻🌹🌹🌷🌷💐💐 🥰🥰🥰😍😍