
"Millie anak baru itu kenapa sih matanya gitu" Dita membisikkan sesuatu di telinga Millie
"Emang matanya kenapa? " tanya Millie
"Mendelik gitu, Millie punya masalah sama dia? "
"Dia itu temen masa kecilnya Rafael mungkin dia takut Rafael lupain dia" bisik Millie
"Ohh.. dia suka sama pak Rafael? " tanya Dita
"Gak tau.. "
Saat jam istirahat seperti biasa di kantin meja Millie diisi banyak kursi karena ada Jason dan dua temannya, Millie, Niko, Dita, dan Aldi, Anna bersama teman barunya di meja yang tidak jauh dari Millie
"Lihat dia.. dia punya hubungan apa sama cowok cowok itu? " Tanya Anna
"Itu yang bertiga di pojok sahabatnya, yang ganteng berkacamata itu pamannya, dan yang ganteng satu lagi itu orang yang suka sama dia" jawabnya
"Bukannya dia punya pacar? tapi kenapa dia bergabung sama cowok? "
"Udah deh mending lo gak usah kepo apalagi cari masalah sama dia bisa-bisa leher lo patah nanti" Jawab teman sebangku nya
"Cih.. emang dia bisa apa? "
"Dia jago karate gak ada yang berani ganggu dia, apalagi papanya berpengaruh banget di sekolah ini jadi jangan macem macem" ucapnya
"Sehebat apa sih dia? "
"Bokapnya yang hebat, ketahuan pacaran sama guru aja bebas Hukuman, dulu dia sering bolos, ikut tawuran tapi gak pernah di hukum kayaknya setelah pacaran sama pak Rafael dia jadi anak baik" Anna hanya mengangguk-anggukkan kepalanya
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Irene.. kamu baik baik aja? dua minggu kamu gak masuk dosen nanyain kamu loh" tanya Ellia
"Aku baik baik aja, aku kayaknya banyak pikiran akhir akhir ini" jawab Irene
"Ada apa? kamu terlihat pucat, kamu sakit? "
"Enggak kok.. aku baik baik aja, mungkin anemia dari kemarin perasaan lemes terus"
"Kamu punya masalah ya sama Ello? sejak kamu ajak dia bicara hari itu aku gak pernah liat kamu lagi" Ellia merasa ada yang aneh diantara Ello dan Irene
"Enggak kok, ehh.. Millie apa kabar?jadi kangen sama dia"
"Millie baik, dia gak nakal lagi akhir akhir ini mungkin karena pacarnya"
"Gue khawatir dia pacaran sama Rafael tapi kalo dia baik baik aja syukur deh" ucap Irene
"Dia sekarang jarang ke luar rumah karena papa juga tiap hari nyuruh pacarnya dateng "
"Ngapain? "
"Papa hampir tiap hari kerjain Rafael, katanya itu balasan dulu dia pernah jahat sama Millie" ucap Ellia
"Jahat gimana? "
"Tanya Millie aja nanti" ketika mereka sedang bicara Ello dan Arumi masuk, Arumi berjalan memeluk tangan Ello
Irene membuang wajahnya dia masih tidak berani menatap Ello, kata kata Ello selalu terngiang di telinganya membuatnya merasa enggan menatap Ello
__ADS_1
"Hai Irene.. lama gak ketemu" ucap Arumi
Irene tidak menjawab meskipun Arumi menyapanya dia marah pada Arumi bisa bisanya dia berbohong pada Ello, sebelum dosen datang Irene pergi keluar untuk menenangkan diri
"Millie kangen nih, nanti malem kita jalan bareng bisa gak? " Irene mengirim pesan pada Millie
Millie
"Bisa kak.. kakak kemana aja? aku telepon juga gak bisa"
"Sampai ketemu nanti" Irene enggak menceritakan masalahnya
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Selama aku gak bikin masalah kayaknya Millie gak akan kasih video itu sama siapapun" Anggia masih saja ketakutan keburukannya akan di sampaikan oleh Millie pada orang tuanya
Beberapa minggu yang lalu Millie mengunjungi Anggia di asramanya, Millie meminta Anggia untuk bersikap baik dan menjauhi geng werewolf
Awalnya Anggia menolak sampai akhirnya Millie mengancam dengan video itu, Anggia masih menemui Pacarnya juga memberitahunya untuk tidak mengganggu Millie sementara waktu sampai dia dapat menghapus video di HP Millie
"Jadi lo udah hapus videonya belum? " Tanya Sony
"Belum... tadinya gue mau hapus sendiri tapi susah kan gue di asrama" jawab Anggia
"Kalo lo belum hapus videonya kita gak bisa kasih pelajaran sama dia" ucap Sony
"Gimana kalo curi hpnya aja bang? ikutin dia dan saat lengah ambil aja hpnya" usul Rendi
"Gue setuju.. lo berdua pergi buntutin Millie kalo ada kesempatan curi hpnya" Sony memerintahkan dua anak buahnya
"Oke" mereka berdua pergi sesuai perintah
"Bang kita pergi dulu ya, kalo ada hasil kasih tau kita" Rendi membawa Anggia pergi
"Paling seneng seneng, apa lagi? "
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Millie.. aku tunggu di depan" Irene menelpon Millie saat sampai di depan rumahnya
"Kok gak masuk? " tanya Millie
"Aku tunggu disini aja, jangan lama "
Millie menuruni anak tangga sudah bersiap untuk pergi namun saat melewati ruang keluarga disana ada Arumi, Millie tidak pernah bicara dengan Arumi jika dia berkunjung ke rumah Millie
"Mau kemana Millie? " tanya Arumi
"Bukan urusan lo" ketus Millie
"Sayang kok gitu nak? " Allea merasa tidak enak dengan sikap Millie pada Arumi
"Ma.. aku pergi dulu" Millie mencium tangan mamanya lalu pergi bahkan tidak menyapa Ello
Millie ingat bahwa dia adalah teman Rafael yang dekat juga dengan Roshie, yang terjadi pada Ello membuatnya berpikir bahwa ini sengaja di rencanakan olehnya untuk membalas dendam
Ello mengejar Millie sampai di depan rumah nya dan menarik tangannya
"Lo mau pergi sama siapa? " tanya Ello
__ADS_1
"Kak Irene.. emang kenapa? "
"Gue gak suka lo bergaul sama dia, masuk" Ello menarik tangan Millie
"Lepas, dia gak jahat.. kenapa lo larang larang gue? lo aja gak pernah dengerin gue tentang Arumi" ucap Millie
"Dia gak ada hubungannya sama kejahatan werewolf, dia memang berteman tapi dia gak pernah terlibat.. dia akan menjadi kakak ipar lo, apa begini sikap lo sama dia? "
"Gue akan akui dia kakak ipar kalo dia bener bener gak berniat jahat, sorry gue gak bisa gampang percaya sama orang" ucap Millie lalu pergi, Millie kesal Ello percaya pada Arumi
"Kok manyun gitu? " tanya Irene saat Millie naik ke mobilnya
"Kesel aja, aku gak suka sama pacarnya kak Ello" ucap Millie
"Dia penuh kebohongan Millie, gimana caranya kasih tau dia.. gue malu kalo sampe dia tau gue udah di lecehkan, gue takut dia gak percaya dan malah jauhin gue" batin Irene
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Kamu gak pernah pake pengaman, gimana kalo aku hamil? " Anggia masih membenahi pakaiannya
"Aku akan tanggung jawab sayang, kamu tenang aja"
"Janji... aku takut kamu ninggalin aku" Rendi kembali menarik pinggang Anggia
"Janji sayang.. "
"Jangan lagi" Anggia menahan Rendi yang mulai kembali menyerangnya
"Sekali lagi" Keduanya kembali melakukan kegiatan panas mereka malam itu sebelum Rendi mengantar Anggia kembali ke asrama
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Kak kenapa? " Millie melihat Irene menutupi hidung dan mulutnya
"Aku mual cium bau makanan kamu" Millie memesan makanan seafood
"Kakak gak suka ya? "
"Iya.. dari dulu aku gak suka tapi gak pernah semual ini" Irene pergi berlari menuju toilet
"Kak.. wangi kok, aneh banget" Millie memakan makanannya
Makanan Millie sudah hampir habis tapi Irene belum juga kembali, Millie mengambil tas Irene yang tergeletak dan pergi menuju toilet untuk menyusulnya
"Kak... kak Irene" tidak ada suara Irene menjawab
"Jangan becanda kak" Millie membuka setiap pintu toilet dan saat pintu terakhir terbuka Millie melihat Irene tergeletak di lantai
"Kak Irene" Millie membangunkan tubuh Irene dan menepuk pipinya
"Kak bangun kak.. jangan becanda deh, kak.. " Irene tidak juga bangun akhirnya Millie meminta bantuan seseorang untuk membawanya pergi
Millie menunggu Irene di periksa oleh dokter sambil mondar-mandir di luar, Dokter keluar dari ruangan tersebut tetapi tidak mengatakan apapun
"Gimana keadaannya dok? " tanya Millie
"Kamu siapanya? " tanya dokter
"Saya temennya dok" ucap Millie
__ADS_1
"Panggil walinya, jika pasien sudah sadar kasih tau saya" ucap dokter lalu pergi
"Apa penyakit kak Irene serius? " batin Millie lalu masuk ke dalam ruangan rawat Irene