Youth Love

Youth Love
eps 2015


__ADS_3

Millie mencari Rafael ketika mereka hendak kembali ke villa, ternyata Rafael sedang bersama Jesica membeli minuman


"Jadi kakak belum ada penginapan?" tanya Jesica


"Ya gitu... mau cari penginapan tapi gak tau daerah sini, nanti malam tidur dimana ya?" Rafael sengaja mendekati Jesica agar dia bisa masuk ke villa


"Tinggal sama kita aja gimana? tapi udah gak ada kamar lagi.. mungkin kita bisa berbagi kamar"


"Ahaha.. gue bisa tidur di ruang tamu kok" Rafael tertawa kikuk


"Emmhh.. kalo gitu kakak boleh tinggal sama kita tapi nanti pulangnya ikut mobil kakak, gimana?" Rafael tampak sedang menimbang-nimbang


"Oke deh.. tapi gimana sama temen temen Lo yang lain?"


"Tenang aja.. aku yang urus nanti" jawab Jesica


Rafael berpikir nanti bisa meninggalkan Jesica jika waktunya pulang, Dia menyanggupinya hanya agar bisa satu atap bersama sang istri


"Ehem... " Millie keluar dengan melipat tangan di dada dari balik tembok saat mereka melintas


"Eehh Millie... gue baru aja di traktir sama kak Rafael loh" Jesica memamerkan minumannya


"Terus? " Millie menunjukkan sikap dinginnya


"Jangan cemburu" ucap Jesica pamer


"Cih.... ngapain gue harus cemburu, bye.." Millie melewati keduanya sambil menabrak bahu mereka


Millie menghampiri Bastian dan Candra yang kebetulan sedang berjalan hendak berganti baju, sebelum Millie mendekat Rafael sudah menariknya dan membawanya pergi


Jesica merasa di tinggalkan dan mengikuti mereka berdua, entah kemana Rafael membawa Millie sampai Jesica tidak bisa menemukan mereka


"Kamu ngapain mau nyamperin mereka?" tanya Rafael seraya memojokkan Millie di sebuah pohon


"Emang kenapa? kamu aja kayaknya Deket banget sama Jesica"


"Aku deketin dia biar bisa masuk ke villa kalian" ucap Rafael


"Gak usah pake rayu rayu segala"


"Siapa yang rayu dia? kamu cemburu ya?" Rafael menggoda Millie


"Tau ahh.. awas aku mau ganti baju" Millie mendorong dada Rafael namun pria itu tak bergeser sedikitpun


"Aku juga mau ganti baju.. gimana kalo gantinya bareng aja?" Rafael membuka sedikit resleting di baju Millie


"Ganti baju aja sendiri"


"Aku maunya sama kamu" Rafael mencium pipi Millie berkali kali sampai ke lehernya

__ADS_1


Jesica yang berhasil menemukan mereka melihat apa yang Rafael lakukan, mata Jesica membulat seraya menutup mulutnya


"Mereka... astaga.."


Millie yang melihat keberadaan Jesica sengaja mengalungkan tangannya di leher Rafael, seperti mendapatkan sambutan Rafael beralih mencium bibir sang istri


Jesica berlari pergi dari sana seraya menghapus air matanya, entah kenapa Jesica begitu bodoh hingga menangis melihat Millie dan Rafael bermesraan padahal dia bukan siapa siapa


"Lo kenapa?" tanya Ayunda saat melihat Jesica menangis dan memeluknya


"Millie.. Millie.."


"Lo diapain sama dia?" Ayunda sudah naik pitam melihat sahabatnya menangis menyebut nama Millie


"Dia ciuman sama kak Rafael" tiba tiba tangis Jesica semakin kencang


"Astaga..... kenapa Lo yang nangis? mereka pacaran, biarin aja" Ayunda tidak habis pikir dengan otak sahabatnya yang konslet


"Tapi... tapi gue sakit hati liatnya, baru aja tadi dia traktir gue minuman sekarang gue liat dia ciuman sama Millie" Ucap Jesica disela Isak tangisnya


"Otak Lo di taro di mana sih? emang apa artinya di traktir minuman? jangan bodoh Jesica... jelas jelas dia udah punya pacar" Ayunda sampai gregetan


"Lo kayak gak pernah ngerasain aja gimana rasanya suka sama orang, Lo juga ngejar ngejar Bastian padahal dia udah terang terangan nolak Lo"


"Sialan Lo" Ayunda melepaskan pelukannya dan mendorong Jesica menjauh


"Makan aja tuh sakit hati" lanjut Ayunda lalu pergi meninggalkan Jesica


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Setelah kepergian Jesica..


Millie menginjak kaki Rafael lalu mendorongnya, Millie juga mengelap bibir serta wajahnya yang di cium Rafael


"Kok diinjek sih yang?" Rafael mengangkat kakinya yang di injak Millie


"Rasain... aku mau ganti baju, awas" Millie pergi meninggalkan Rafael


Ketika Millie masuk ke sebuah ruangan ternyata Rafael menabrak pintu ketika Millie hendak menutupnya, Rafael mengunci pintu tersebut membuat Millie kesal


"Ngapain sih? kalo anak anak tau gimana?" gerutu Millie


"Cuma mau ganti baju doang.. ayo aku bantu bukain" Rafael meraih resleting Millie


"Jangan macem-macem.. keluar sekarang nanti ada yang masuk"


Tok.. tok.. siapa di dalem" terdengar suara seseorang mengetuk pintu


''Gawat.... " Millie segera menyembunyikan Rafael di belakang pintu

__ADS_1


"Bentar..."Millie membuka pintu ruangan tersebut


Beruntung di belakang pintu ada sebuah loker hingga Rafael bersembunyi diantara pintu dan loker tersebut, Millie tersenyum kikuk sambil membuka pintu


"Ha.. hai" ucap Millie


"Gue mau ambil tas, Lo belum ganti baju? cepetan ya bentar lagi kita balik ke villa"


"Oh.. oke oke.." jawab Millie


Millie menutup kembali pintunya sambil bersandar dia mengusap dadanya, Rafael keluar mengukung Millie yang bersandar di pintu


"Jadi gimana?" tanya Rafael dengan wajah menggoda


"Kalo mau ganti baju, ganti baju sekarang.. jangan macam macam" ucap Millie


"Aku ganti punya kamu aja, lagian aku salah ruangan.. ini ruang ganti buat cewek sementara baju aku ketinggalan di ruang yang lain"


Tanpa bicara Millie menarik tangan Rafael lalu mendorongnya keluar dari ruangan tersebut, Bastian melihat Rafael di dorong keluar oleh Millie


"Ngapain si bajingan itu masuk ruangan cewek" gumam Bastian


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Sesampainya di villa Rafael sudah berada di sana lebih dulu, Bastian menatap sengit Rafael begitu pun sebaliknya


Jesica memohon pada teman temannya agar Rafael di izinkan menginap disana selama satu hari, sementara Millie menggaruk kepalanya dia tidak menyangka Rafael akan benar benar memanfaatkan Jesica


"Dia kan punya mobil, dia bisa tidur di mobil ya" ucap Bastian


"Kasian tau... Millie Lo gak mau belain kak Rafael biar tidur disini gitu?" tanya Jesica


"Gue gak bisa berbuat apa apa, kita sewa rame rame jadi harus ada persetujuan juga dari yang lain?" jawab Millie


"Ya bas.. ayolah bas.. katanya gak apa apa kok dia tidur di ruang tamu"


"Millie aja pacarnya gak mohon mohon, kenapa Lo ribet?" ucap Bastian


"Bas... Lo suka sama Millie, kan? nanti gue bisa deketin kak Rafael dan Lo bebas deketin Millie " Jesica membisikkan sesuatu di telinga Bastian


Bastian menyunggingkan senyumnya lalu mengangguk


"Oke.. dia boleh tinggal disini, kalian gimana?" tanya Bastian


"Boleh boleh aja" jawab yang lain


Semua orang sudah setuju setelah itu mereka hendak kembali ke kamar masing masing, melihat Millie berjalan menuju kamar yang ditempatinya Rafael hendak menyusul namun Bastian menahannya


"Jangan coba macem macem, gue gak akan biarin Lo berbuat kurang ajar sama Millie" Ucap Bastian seraya menghempaskan pegangannya di lengan Rafael lalu masuk ke dalam kamarnya meninggalkan Rafael

__ADS_1


"Orang gue tiap malem berbuat kurang ajar sama dia" gumam Rafael sambil tersenyum smirk


__ADS_2