
Saat malam hari semua orang berada di luar villa sambil menyalakan api unggun, suhu di sana sangat dingin membuat mereka semua mengelilingi api unggun tersebut
Rafael yang baru saja datang duduk di belakang Millie sambil memeluknya dan menyandarkan kepalanya di punggung Millie
"Lo ngapain sih? mau pamer kemesraan disini?" celetuk Bastian membuat Millie melepaskan pelukan Rafael
"Emang kenapa? yang lain juga nyender nyender Lo gak ribet" Rafael menunjuk beberapa pasangan yang juga duduk berdekatan sambil merangkul
Bastian diam seribu bahasa mendengar jawaban Rafael, Ayunda yang berada di samping Bastian memeluk lengan Bastian lalu menyandarkan kepalanya di bahu Bastian
"Biarin aja bas.. mereka pacaran, gue juga dingin" ucap Ayunda
"Aku mau bikin mie instan, kamu mau gak?" tanya Millie pada Rafael
"Mau.. " Millie menarik Rafael dari sana menuju dapur
Sesampainya di dapur Millie kembali menggerutu memarahi Rafael, reaksi Rafael hanya tersenyum sambil melipat tangan di dada
"Kamu.. jangan.. gitu.. lagi.. iihh" Millie mendorong Rafael yang malah mengecup bibirnya saat Millie berbicara
"Kamu lucu kalo lagi marah marah"
"Tau ah" Millie mengambil persediaan mie instan yang dia bawa di atas kitchen set
Ternyata tempat itu cukup tinggi karena saat Millie menyimpannya di sana Millie menggunakan kursi, Rafael mengangkat pinggang Millie hingga gadis itu bisa mengambil mie instan nya
"Makasih" ucap Millie
"Cuma makasih doang?"
"Terus?? " tanya Millie
Rafael mengalungkan tangan Millie di lehernya lalu memeluk dan menciumnya, Rafael bisa bisanya memasak mie instan dengan posisi seperti itu
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Mama mau kemana? kenapa bawa baju banyak banget?" tanya mami Rafael
"Sebelum Millie sama Rafael punya anak mam mau tinggal disana, mama bikinin mereka jamu setiap hari biar subur"
"Apa itu gak keterlaluan ma? mungkin aja Millie sama Rafael belum kepikiran punya anak, lagi pula Millie masih kuliah" ucap mami Rafael
"Mereka itu akan sulit mempunyai keturunan, kalo kita gak urus mau sampai kapan mereka punya anak? mama gak mau Rafael gak punya anak seumur hidupnya "
"Mama jangan memaksakan kehendak sama anak dan menantu Vivi, biarkan mereka bahagia dengan dunia mereka sendiri" mami Rafael mulai melawan saat mertuanya itu mengusik ketenangan anak anaknya
"Kamu bodoh? anak mu itu cucuku juga jadi aku berhak melakukan yang terbaik buat dia, kamu gak usah ikut.. mama mau pergi sendiri" mami Rafael menghela nafas panjangnya
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Halo Oma..." seorang wanita sedang menjawab telepon
__ADS_1
"Sayang apa kabar?" tanya Oma
"Baik Oma.. Oma sendiri kabarnya gimana? lama ya kita gak ketemu
"Oma juga baik... semenjak kamu pindah ke luar negeri jadi gak ada kabar, ini aja Oma minta nomor kamu dari mama kamu"
"Aku baru aja pulang dari luar negeri, Rafael gimana kabarnya Oma?"
"Baik... main dong kapan kapan, Oma kasih alamat rumah Rafael yang baru"
"Siap Oma.. nanti kalo aku udah selesai sama urusan aku, aku main ke sana"
"Sampai ketemu cantik... Oma jadi gak sabar ketemu kamu"
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Kenapa keluar" tanya Rafael saat tengah malam Millie keluar dari kamarnya
"Dingin banget.. aku gak bisa tidur" ucap Millie seraya memeluk Rafael
"Orang orang udah tidur?" tanya Rafael
"Kayaknya sih udah.. emang kenapa?"
Rafael tiba tiba mengangkat tubuh Millie dan mendudukkannya di pangkuannya, Rafael mencium bibir istri kecilnya
"Nanti ada orang" Millie menahan tangan Rafael yang mulai nakal
"Aku jadi gak waras kalo Deket kamu" ucap Rafael dengan nafas memburu
"Loh.. kak Rafael kemana?" gumam Jesica
Jesica sampai mencari Rafael ke dapur dan mengetuk pintu kamar mandi yang ada di dapur namun Rafael tak ada disana, setelah mengambil air Jesica hendak kembali ke kamarnya namun langkahnya terhenti saat mendengar suara dari kamar Millie
Jesica menempelkan telinganya di pintu kamar Millie, Jesica menajamkan pendengarannya
"Millie lagi ngapain? dia kepedesan deh kayaknya" gumam Jesica
Jesica kembali ke kamar sambil bergumam sendiri, Ayunda melirik Jesica sekilas lalu kembali menatap handphonenya
"Lo tau gak?" tanya Jesica
"Apa?"
"Kak Rafael kemana ya? gue cari di dapur kok gak ada" ucap Jesica
"Lo ribet banget ngurusin orang, biarin ajalah Millie aja pacarnya gak nyariin"
"Iya si Millie kayaknya malah asik makan deh di kamarnya soalnya gue denger kayak orang kepedesan gitu, tapi.... yang aneh suaranya kayak di film film dewasa gitu.. iiihh.. merinding gue" cicit Jesica
"Tunggu... Lo bilang pacar Millie gak ada di ruang tengah?" Ayunda langsung terperanjat mendengar ucapan Jesica
__ADS_1
"Iya... Lo mau kemana? Ayunda..." Jesica mengikuti Ayunda yang terburu buru keluar
Tok.. tok.. tok...
"Kenapa sih malem malem ribut banget" Bastian membuka pintu kamarnya
"Ikut gue... gue curiga Millie sama pacarnya ngelakuin hal yang gak bener"
"Apa maksud Lo?" tanya Bastian
"Rafael gak ada di ruang tengah dan Jesica denger suara suara di kamar Millie, ayo cepet" Ayunda menarik tangan Bastian menuju kamar Millie
"Astaga mereka mau ngapain ke kamar Millie?" Jesica menyusul mengikuti langkah Ayunda dan Bastian
Tok.. tok.. tok..
"Millie buka... Millie cepet buka pintunya" Ayunda mengetuk kamar Millie sambil berteriak membuat penghuni lain terbangun
"Apa sih?" Millie membuka pintu
"Lo ngapain di kamar? dimana pacar Lo?" Ayunda menyingkirkan Millie dan menerobos masuk ke dalam kamar
"Lo apaan sih? Rafael gak ada disini"
Ayunda dan Bastian masuk ke dalam kamar Millie sementara yang lain sudah berkumpul dan bertanya-tanya di luar, Ayunda memeriksa isi kamar, kamar mandi juga kolong ranjang Millie namun tak menemukan apapun
"Kalian kenapa sih? " tanya Millie
Tok.. tok.. tok...
Tiba-tiba terdengar suara pintu di ketuk dari luar, Candra pergi membuka pintu yang ternyata itu adalah Rafael
"Loh.. itu kak Rafael " ucap Jesica yang melihat Rafael baru saja masuk
"Kakak darimana?" tanya Jesica
"Abis nelpon masalah kerjaan di luar, ini ngapain rame rame?" tanya Rafael
"Tau.. mereka nuduh yang enggak-enggak, udah di bilangin kamu gak ada disini" gerutu Millie
"Mil.. sorry ya, ini semua gara-gara Ayunda sama Jesica" ucap Bastian
"Loh kok gue?" protes Jesica sambil menunjuk dirinya sendiri
"Karena Lo yang bilang suara Millie kayak di film film dewasa" jawab Ayunda
"Tapi gue gak bilang Millie masukin kak Rafael ke kamarnya"
"Udah.. udah.. bubar sana, ganggu orang tidur aja" Millie mendorong Bastian dan Ayunda keluar dari kamar
"Lo keterlaluan.. nuduh Millie yang enggak-enggak " ucap teman temannya menyalahkan Ayunda
__ADS_1
Ketika semua orang bubar Rafael mengedipkan sebelah matanya sambil flying kiss, Millie mengulum senyumnya lalu menutup pintu kamarnya
Sebenarnya Millie dan Rafael sudah mendengar keributan di luar, Rafael keluar dari jendela dan mengetuk pintu rumah seolah olah terkunci di luar