
Millie tidak datang ke tempat latihannya Rafael membawanya ke sebuah festival yang banyak menyediakan jajanan dan makanan, Rafael dan Millie sedang menikmati makanannya
"Mau tambah lagi? " tanya Rafael
"Enggak.. aku udah kenyang banget"
"Emmhh.. jadi siapa cewek tadi? " tanya Millie
"Kamu cemburu? "
"Enggak sama sekali" ucap Millie
"Kalo gitu gak usah aku jelasin, toh kamu juga gak cemburu kan? "
"Ya udah gak usah.. gak maksa juga" ketus Millie
"Kalo lagi ngambek manisnya gak ketulungan" Rafael mencubit dagu Millie
"Jangan pegang pegang" Millie mengerucutkan bibirnya menepis tangan Rafael
"Aku sama dia gak ada hubungan apapun, dia dan Roshie sudah menjadi temanku sejak lama, mereka juga udah kenal dekat sama mami"
"Roshie? "
"Ya... wanita yang menjadi kesalahpahaman diantara" jawab Rafael
"Bukan.. dia wanita yang kamu cinta, dan kamu mengatakannya dengan jelas" Rafael menggenggam tangan Millie
"Gimana kalo sekarang aku mengatakan bahwa aku mencintai kamu? "
"Kebohongan apa lagi ini? kamu sekongkol lagi sama teman teman kamu?aku gak percaya" Millie menarik kembali tangannya padahal dalam hatinya berdebar debar
"Aku gak bohong"
"Udah malem aku harus pulang, Mbak.. " Millie memanggil pedagang untuk membayar
"Biar aku aja" ucap Rafael ketika Millie mengambil uangnya
"Jadi empat puluh ribu mas" ucapnya
Rafael mencari dompetnya di saku celana depan dan belakang namun tidak di temukan hanya ada uang receh lima ribu di dalam sakunya, Rafael merangkul bahu Millie dan berbisik
"Dompet aku ketinggalan, ini uangnya kurang" bisik Rafael
"Kurang berapa? "
"Ini cuma ada lima ribu" Millie menatap Rafael dengan ekor matanya dia hanya nyengir kuda
"Sama aja bohong, ini mbak" Akhirnya Millie yang membayar makan malam mereka
__ADS_1
Millie menunggu Rafael mengambil motornya di tempat parkir, Millie berdiri di pinggir jalan sambil bermain handphone
"Itu Millie, sodara aku yang rese itu" Anggia menunjuk Millie yang sudah naik motor
"Millie? cewek itu musuh kita juga" Rendi menelpon teman temannya untuk menyerang Millie
Satu persatu anggota geng werewolf datang dan bergabung dengan Rendi, setelah banyak orang terkumpul mereka mengejar Millie dan Rafael
"Itu temen temen kamu kan? " tanya Millie ketika Sony dan teman temannya berhasil menghadang mereka
"Bukan lagi" Millie dan Rafael turun berdiri saling memunggungi mengambil ancang-ancang
"Kalian mau ngapain sih? masa leader mau di serang juga? " ucap Millie
"Leader? sekarang Rafael bukan leader kami lagi, kalian musuh kami" jawab Sony
"Ya udahlah kalo mau berantem cepetan, gue ngantuk nih" ucap Millie
Mereka menyerang bersamaan sementara Millie dan Rafael hanya berdua namun itu tidak menjadikan kesulitan bagi mereka, beberapa orang sudah terkapar masih ada beberapa orang lagi yang harus di kalahkan
Rafael mengangkat tubuh Millie dan kaki Millie pun menendang kepala merek bersamaan, setelah semua orang terkapar Millie menepuk-nepuk tangannya lalu melakukan tos dengan Rafael
Dari kejauhan Anggia dan pacarnya hanya melihat anggota gengnya kalah, Millie dan Rafael melanjutkan perjalanannya
"Sial.... dasar sialan" teriak Sony sambil memegangi rahangnya yang kena tendangan Millie
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
Sebuah motor berhenti di hadapannya membuat Arumi yang semula menutup wajahnya kini mendongakkan kepalanya, Pria itu turun dan duduk di samping Arumi
"Gak baik cewek duduk sendirian di sini" ucap Ello
"Kenapa lo sendirian disini malem malem? " tanya Ello
"Gue sedih aja, orang yang satu satunya gue percaya sekarang pergi mengejar cintanya.. gue bela belain pindah dari luar negeri kesini cuma buat dia, gue mau bantu dia tapi ternyata dia merubah keputusannya dan memilih mengejar cintanya"
"Lo lagi patah hati? " tanya Ello
"Patah hati banget, orang tua gue bercerai dan punya kehidupan Masing-masing dan kakak gue meninggal.. gue cuma punya kakak gue dan cowok ini yang peduli sama gue"
"Lo gak bisa berharap sama seseorang, hal yang menyakitkan adalah berharap pada seseorang" ucap Ello
"Apa itu alasannya lo bersikap dingin? lo gak mau dekat sama seseorang dan berharap lebih? "
"Menurut gue berharap hanya akan menyakiti diri sendiri, gue hidup untuk diri gue sendiri gak pernah gue sakit hati sedikit pun.. gue hidup dengan baik dan gue hanya mencintai orang orang yang udah jelas mencintai gue seperti keluarga misalnya"
"Tapi gue gak punya keluarga yang sayang sama gue, mereka sibuk dengan keluarganya masing masing" lirih Arumi
"Siapa yang ngasih lo uang? siapa yang membiayai sekolah lo? " tanya Rafael
__ADS_1
"Keduanya.. mereka selalu mencukupi kebutuhan gue cuma gue kurang kasih sayang aja"
"Harusnya lo bersyukur orang tua lo masih menanggung biaya hidup lo, jangan terlalu berharap orang lain sayang sama lo, yang terpenting lo harus sayang sama diri lo sendiri" ucap Ello
"Ayo bangun gue anterin pulang"
"Gue baru pertama kali liat lo ngomong dengan kosakata yang banyak" ucap Arumi
"Mungkin cuma buat malem ini aja, gue kasih nasehat buat lo" jawab Ello
"Apa di rumah lo juga gak banyak ngomong? "
"Gue selalu begini sama siapa kecuali sama adik gue Millie, dia adik kesayangan gue dan yang paling butuh perhatian karena dia sedikit nakal" ucap Ello
"Ya.. gue tau" jawab Arumi
"Lo tau? "
"Maksudnya gue tau Millie, gue kan sering belajar bareng sama Ellia jadi gue sering ketemu Millie di rumah lo"
"Dia cantik, lucu tapi jangan main main sama dia karena sikapnya gak secantik wajahnya" ucap Ello
"Apa lo mengagumimu adik lo sendiri? "
"Kalo ada cewek persis kayak Millie gue mau jadiin dia pacar, kalo udah sayang sama orang dia gak akan main main begitu pun kalo dia benci sama orang" Jawab Ello
"Seperti apa sebenarnya Millie ini? sampai-sampai kakaknya sendiri pengen cewek kayak Millie, bang Rafael juga udah tergila-gila sama dia dan melupakan kakak gue" batin Arumi
"Udah nyampe" Motor Rafael berhenti di sebuah rumah
"Lo mau mampir dulu? "
"Gue gak pernah suka bertamu ke rumah cewek apalagi gak ada orang di rumah, gue balik" Rafael melajukan kembali motornya
"Mustahil di dunia ini ada cowok yang gak suka main di rumah cewek yang lagi kosong, gue suka cara berpikirnya dia berbeda" gumam Arumi
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Millie dari mana kamu? kata guru kamu, kamu gak latihan di Dojo? " tanya Max ketika Millie baru saja pulang
"Aku.. aku.. main sama Jason da, rian dan Roy pa" jawab Millie tergagap
"Kamu gak bohong sama papa? "
"Eng.. enggak pa" Millie menggelengkan kepalanya
"Makan sana, kata mama kamu belum makan"
"Aku udah kenyang pa.. tadi makan di luar, aku mau istirahat dulu" ucap Millie
__ADS_1
"Kamu pikir bisa bohong sama papa? " gumam Max